
Mendengar perkataan wanita iblis atau bisa kita sebut sebagai pelayan kastil , Dei cukup terkejut karena tidak ada setengah hari mereka semua sudah kembali,kini ada dua kemungkinan dalam benak Dei.
mereka gagal atau mereka berhasil dalam melakukan beberapa pencarian terhadap suku atau pun sesuatu yang mencurigakan di wilayah nya.
dengan kecepatan berjalan Dei , kini ia telah tiba di depan aula kastil bersama dengan pelayan kastil dan untuk Mia sendiri dia menolak untuk ikut karena ia akan mengantarkan sesuatu pada temannya dan sahabat nya.
pintu besar aula kastil dibuka oleh dua orang pria iblis dan setelah pintu terbuka lebar nampak keempat orang yang sedang dalam posisi berlutut khas ksatria , sebenarnya Dei cukup bingung mengapa orang didunia ini sangat suka berlutut.
"Arioch apakah ada gangguan dalam penaklukan mu?."tanya Dei pada Arioch yang masih dalam posisi berlututnya.
__ADS_1
"Tidak ada masalah dalam penaklukan suku disekitar wilayah anda yang mulia , akan tetapi ada satu suku dengan populasi yang cukup besar cukup dekat dengan wilayah anda, tuan."jawab Arioch seraya memberikan informasi yang dia ketahui.
"apakah itu suku dari ras manusia atau dari ras lain?"tanya Dei pada Arioch ,saat ini Dei cukup penasaran dengan 'suku' yang dimaksud oleh Arioch.
"Tidak yang mulia itu merupakan suku Dwarf"Jawab Arioch.
"Berapa jumlah mereka dan dimana wilayah mereka, kita bahas dulu dan jika menurutmu kita dapat menaklukkan mereka aku akan ikut ."ucap Dei serta berpikir untuk berpartisipasi dalam perang yang mungkin akan terjadi toh dia sendiri memiliki rencana dalam benak nya.
Ras Dwarf merupakan ras yang sangat terkenal akan teknik mereka dalam menempa senjata dan juga Armor ,menurut informasi yang Dei dapatkan dari memori iblisnya ,ras Dwarf dahulu belajar menempa dari Iblis oleh karena itu Ras Dwarf menjadi salah satu bawahan iblis dan ketahanan api mereka sangat tinggi.
__ADS_1
"Menurut perhitungan hamba mereka berjumlah sekitar 2.800 orang kebanyakan dari mereka pria yang kuat dan sisanya anak-anak ,wanita dan orang tua , dan menurut pandanganku para pria Dwarf itu merupakan pejuang dan juga seorang ahli tempa yang cukup bagus belum lagi peralatan mereka yang mumpuni."
"Dan menyampingkan itu semua saya dapat menjamin bahwa suku itu tidak mempunyai bala bantuan dan semacamnya yang membuat kemungkinan kita untuk menang lebih tinggi tuan."ujar Arioch panjang lebar namun Dei tidak langsung menyetujuinya tapi berpikir terlebih dahulu.
terlalu tergesa-gesa dalam memutuskan hal yang penting itu merupakan sikap yang tidak baik bukan?.
Jika musuh yang memiliki peralatan yang bagus dan belum lagi mereka menguasai Medan sedangkan pasukan Dei yang bahkan satu pedang pun mereka tidak memilikinya, Mungkin kita harus mengubah dari penaklukan menjadi misi bunuh diri .
"Dan bagaimana dengan pemimpin mereka?."tanya Dei pada Arioch.
__ADS_1
"Yang mulia kini disuku itu sepertinya mengalami pemberontakan , menurut informasi yang didapatkan oleh mata-mata yang saya kirim beberapa orang kurang puas dengan pemimpin mereka saat ini"jawab Arioch sambil menjelaskan situasi yang terjadi di suku Dwarf.
"oh ini cukup menarik."ujar Dei dalam pikiran sudah ada banyak rencana toh menghadapi 'ikan yang busuk dari kepala' , Dei sudah sangat berpengalaman.