
“Kau kan.. badan mu penuh koreng,apa yang mau dipijit?”ejek Nacia
“ Sialan.Kau nganggap kepala ku pajangan?”mereka menertawakan lelucon Nacia
“Hiss buat apa sih kau mohon untuk cowok lembek gini”ujar Yeena kesal
“Ihh Yeenaaaa!!”Nanad memukul kepala Yeena
“Iya,iya maaf bucin”mereka membuat Yeena sebagai bahan bulan-bulanan
Tiba-tiba arena berubah lagi menjadi taman yang dipenuhi bunga sakura
“Kita masuk babak ke-2. Langsung aja ingat, Cuma sekali!”pemilik dungeon mengingatkan
“Hana no iro wa
Utsurinikerina
Itazurani
Wagamiyonifuru
Nagamesashimani. Silajkan jawab,oh,hampir lupa”lag-lagi pemilik dungeon menyandra,kali ini Nanad dan Tristan. Mereka lgi-lagi melihat temannya yang bergantian disandra.
“Tunggu,kalau salah satu dari kami berhasil jawab,apa mereka berdua selamat?”tanya Yeena memastikan
“Sure”jawab pemilik dungeon
Mereka bernafas lega mendengarnya
“Ah,lagi-lagi aku lupa. Kalau tadi vidio sekarang audio,kalian boleh nanya satu kali”pemilik dungeon memperdengarkan suara Nanad dan Tristan
“Ha,halo”suara Nanad yang gemetar
“Nanad!”bola mata Yeena bergetar
__ADS_1
“Yeena? Yeen tolong aku plis!”
Kali ini Yeena benar-benar panik
“Iya,pasti! Sekarang kau tenang dulu ya jawab pertanyaan ku. Liat didekat mu, ada apa?”
“Aku gak tau,tadi mata ku ditutup walau udah aku lepas tetap gak liat apa-apa..hiks Yeena”Nanad menangis sesegukan
“Ditutup? Kau raba-raba deh kira-kira kau dimana”
“Kayaknya dilapisin kain hiks... kayak diatas ta..”suara Nanad menghilang
“A,a cuma satu!”pemilik dungeon
Kesempatan Yeena sudah habis,kini giliran Maze yang sedari tadi mengamati Yeena,dia belum bertanya apapun pada Tristan
“Hey. Kau dengar pertanyaan ku tadi kan? Gimana kalau kau lanjutin?”Yeena berbicara pada Maze
“Kalau salah satu dari kita bisa jawab mereka selamat jadi gak masalah kalau kerja sama”tawar Yeena
“Iya Ze, aku setuju!”timpal Austin
“Aku juga”Eindelyn dan Zhai serempak menimpali
“Aku cuma kerja sama dibabak ini, dibabak selanjutnya jalan masing-masing. Tapi apapun itu caranya semuanya pasti selamat. Aku gak percaya kalau engggak ada jalan,semua yang aku mau pasti dapat”suara hati Maze dan Yeena bersamaan
“Oke. Tris, kau bisa dengan suara ku?”
“Bisa”Tristan menjawab
__ADS_1
“Kondisimu gimana?”
“Tangan ku diikat,mataku ditutup..dingin...keras terus..”omongan Tristan terputus
“Udah cukup petunjuknya. Aku datang 15 menit lagi,bye”layar itu menghilang
“Sial! Sial! Brengsek!”Maze memukul pohon
“Jadi apa yang kau dapat?tanya Yeena
“Lokasinya kayak disuatu tempat..dingin,keras. Itu pasti lantai!”
“Lantai? Kayaknya enggak deh”gumam Yeena
“Giliran mu”Maze ingin mendengar petunjuk yang didapat Yeena
“Teka-teki itu bait puisi dari Ono No Komachi, artinya’ warna bunga sakura memudar sia-sia diantara hujan panjang yang turun dimusim semi. Seperti kecantikan ku yang semakin memudar sewaktu memikirkan berbagai hal dalam cinta maupun kehidupan’ “jelas Yeena
“Arkhh masih gak ngerti!”Maze mengacak-acak rambutnya
“Gimana ini Yeen, Nanad pasti baik-baik ajakan!?”panik Kesha
“Kau bilang apa sih! Nanad bakal baik-baik aja! Dia pasti baik-baik aja!”Haru bersimpuh dengan berkaca-kaca
“Bangun gak usah nangis! Mending kau bantuin aku mikir. Jangan nambah sakit kepala”ujar Yeena berusaha menahan ucapan kasarnya
“Kau kan gak tau gimana rasanya orang yang kau cinta dalam bahaya!”Haru berteriak dengan air mata yang membasahi pipinya
“Kau pikir cuma kau aja yang khawatir sama Nanad? Kami jua! Nanad itu sahabat ku!”Yeena melototi Haru, lalu memperhatikan disekelilingnya,tapi hanya bunga sakura petunjuk yang terlihat
__ADS_1
“Kau gak ada petunjuk lain? Waktu kita cuma 5 menit lagi!”tanya Yeena pada Maze