They Are My Destination

They Are My Destination
34


__ADS_3

“Dengar-dengar Maze ngelatih kalian ya?”tanya Tristan


“Iya. Liat nih sampe merah-merah tangan ku huhuhu”Nacia mengadu


“Ututut kasian mana sini coba liat”Austin mengelus tangan Nacia


Wajah Nacia memerah


“Nama?”kata Nacia pelan


“Apa? Oh nama, Austin”ujarnya bergaya


“Au,Autis?”tanya Nacia ragu


“Austin!”jawabnya tegas karena ditertawakan Zhai


“Makannya jangan modus! Eh kita gabung latihan aja gimana?”usul Zhai


“Boleh tuh!”ujar Kesha setuju


Ditempat Maze dan Yeena


Saat itu Maze dan Yeena didalam hutan,Yeena menemukan danau yang dipenuhi kunang-kunang


“Sayang banget mereka cuma bisa hidup 5 hari”katanya melihat kunang-kunang yang hinggap dijarinya


“Kau tau darimana?”


“Mama ku”jawab Yeena


Maze berjalan ketepi danau


“Kau tau gak ingatan ikan cuma bertahan 10 detik,kadang aku mau kayak dia gak perlu ingat kenangan,masa lalu, masalah,cuma tau berenang bebas”


“Mama mu yang bilang?”tanya Yeena


“Orang tua ku udah meninggal”ujar Maze


Yeena berjalan kearah Maze


“Udah dimulai ya..pasti dia bakal bilang..”suara hati Maze

__ADS_1


“Aku...salut”kata Yeena dengan senyuman


“Iya aku tau, aku gapap, apa? Salut?!”Maze bingung sekaligus lega karena kebanyakan orang menanggapinya dengan perasaan sedih yang canggung dan menurutnya tidak berarti


“Ya iyalah, itu artinya kau baik-baik aja, liat kau sombong,kepedean,narsis berarti kau tumbuh dengan baik. Kenapa kau mau jadi ikan yang kasihan? Dia terus ngulang kesalahan karena lupa rasanya,pertumbuhannya gak normal tau”ujar Yeena bertegak pinggang


Maze menatap Yeena yang diterangi cahaya kunang-kunang dengan perasaan kagum karena Yeena tidak melontarkan kata “maaf” atau memberikan tatapan iba yang memuakkan, justru memperlihatkan senyuman yang seakan berkata “kau sudah cukup berusaha”.


“Woy. Jangan ngelamun keburu gelap banget nih. Pulang dulu deh besok baru nyari kayu lagi”Yeena membuyarkan lamunannya


“Mata ku pasti rusak sampe ngeliat kau keren. Orang burik gini!”ujar Maze mengusili Yeena dan berlari


“Bangsaattt coba bilang lagi”Yeena mengejarnya


“Burik! Yeena burik wekk”Maze mencibirnya


Dirumah Maze


“Hah...! akhirnya nyampe”Maze merobohkan dirinya ditempat tidur sambil tersenyum-senyum mengingat Yeena


“Gimana jadinya?”tanya Zhai yang muncul diatas wajah Maze


“Astaga! Kau bikin kaget”Maze terlonjak duduk


“Apanya yang gimana,orang cuma nyari kayu mana gak dapat lagi”kata Maze


“Aku gak tertarik sama itu. Ceritain gimana latihan mu sama Yeena”ucap Zhai


“Berat,tapi lumayanlah”kata Maze


“Apasih? Yang jelas dong”


“Udah kepo bawel lagi!”ketus Maze


“Makannya jangan ribet-ribet”ketus Zhai pula


“Aku bantuin dia ngelatih teman-temannya”


“Teman-temannya? Dia enggak?”


“Dia? Dia itu orang sombong lici,picik dan pintar, aku gak mau buang-buang tenaga”ujar Maze antusias

__ADS_1


“Kau sebenarnya muji atau ngatain sih?”


“Bodo lah. Eh tapi... masa ni ya dia punya senjata-senjata mahal kayak AS50”Maze mengerenyitkan dahinya


“Apa ada FN FAL,TrackingPoint Guns,AK-47,Uzi,MP40,M60?”Zhai menggebu-gebu


“Apa sih tiba-tiba..aku gak tau,tapi dia punya Desert Eadle Mark XIX oh iya, katanya itu pistol yang dia pakek”


“Pi,pistol seharga sejuta itu!? Wahh..aku harus jadi muridnya!”tekad Zhai menggebu


“Kau juga tau? Apa Cuma aku yang gak tau?”


“Padahal paman pemilik perusahaan senpi. Betul juga,darimana dia bisa dapat pistol-pistol itu?”


“Iya kan? Kayaknya kita seumuran deh masa dia punya lisensi, itukan kalau udah umur 25”


“Kenapa gak kau tanya?”Zhai menaikkan alisnya


“Mustahil! Dia aja gak nyanya gimana aku bisa tau cara make pistol. Nanti dia kegeeran lagi”ketus Maze


“Kalau kau sih gak heran,tiap hari diajarin sama paman mu. Eyy bukannya kau lagi ngejar dia?”Zhai memandang datar


“Kawan, dengerin ya aku Cuma tertarik bukan ngejar dia,kalaupun ngejar harus dengan elegan,berkarisma,berkelas,pelan-pelan kontrol dia digenggaman”ujar Maze penuh penghayatan


“Jadi kau ngejar apa enggak”seru Zhai dengan ekspresi datar


“Ap,apa itu intinya sekarang! Coba deh pikir mana ada cewek yang tau banyak tipe senjata bahkan dia bisa sebutin diameter,kaliber pokoknya bagian-bagian itu”Maze mengalihkan pembicaraan


“Buktinya dia. Cewek yang gak takut lecet,gak takut hitam,gak takut kotor,jago berantem,bisa make pistol,aneh..”


“Iya kan? Aneh kan aku juga ngerasa janggal,apa mungkin aku tertarik sama cewek yang berbahaya ya? Penjahat?pembunuh?!”ujar Maze berganti-ganti ekspresi


“Ini...memang cuma dia yang pantas jadi guru ku!”lanjut Zhai berapi-api


“Ha?”Maze terheran


“Maze! Aku udah putusin satu fraksi sama Tristan! Aku gak bakal biarin kau sama guru ku!”ucap Zhai bersungguh-sungguh


“Kau,dasar penghianat! Bahkan dia belum jadi guru mu kau udah pindah haluan ha!”Maze menjepit kepala Zhai diketiaknya


“Le,lepas! Pokoknya kau gak cocok sama guru ku, kau cabul gak boleh rusak citra guru ku!”Zhai berusaha melepas jepitan Maze

__ADS_1


“Citra apa citra! Dengar ya dia itu beruntung karna aku tertarik sama cewek bengis kayak dia!”ketus Maze


__ADS_2