
“Kenapa?”tanya Yeena terkejut
“Harus aku yang mutusin kita gak ketemu lagi. Setelah kau jadiin aku sasaran curhat kau buang gitu aja?heh jangan harap!”tegas Maze
“Yaudah sih apa bedanya. Jangan bahas-bahas itu ya, aku gak ingat tuh pernah curhat sama situ!”Yeena malu mengingat ucapannya semalam
“Tapi aku mutusin kita bakal ketemu lagi!”Maze menegaskan
“Apa?!”Yeena tercengang dengan apa yang didengarnya
“Mulai hari ini sampai seterusnya kita bakal ketemu”Maze menatap Yeena
“Alasannya?!”Yeena balas menatap Maze
“Gak ada alasan”Maze
“Jangan karna kau udah ngeliat,udah megang-megang kau jadi ketagihan, jangan seenaknya ya!”Yeena berteriak
“Kau, kau! Berapa kali aku bilang kau itu cewek jangan ngomong sembarangan, ah gila!”Maze memelankan nada bicaranya
“Makannya kau jangan banyak tingkah!”Yeena
“Banyak tingkah? Kau mau alasan kan, aku tertarik”Maze mendekatkan wajahnya
“Apa?”tanya Yeena bingung
__ADS_1
“Aku tertarik sama kau jadi jangan harap bisa bebas dari aku. Dari sekarang biasain ngeliat muka ganteng ku”Maze berbalik keluar meninggalkan Yeena yang tercengang kebingungan
“Apa? Brengsek! Kenapa aku bisa ketemu orang gila kayak dia?! Aw aw..”Yeena kesakitan karena meronta-ronta
Seperti malam-malam lainnya Yeena tidak pernah tidur tanpa berfikir,sekeras apapun dia mencoba otaknya selalu bekerja. Karena itu dia mengonsumsi obat depresan,karena obat tidur tidak berpengaruh padanya. Wajah Kesha yang ketakutan saat melihat lukanya berulang kali terlintas,perkataan kasarnya pada Nanad dan Haru juga menghantuinya. Dia terus mengganti posisi tidurnya.
“Haruskah aku minum obat ?”batinnya
“Eh,apa ini...kenapa ada muka sibrengsek difikiran ku?”
“Oke fix kita minum obat!”Yeena mengambil obat depresan dari lemarinya
“Eh tinggal satu?”gumamnya
“Kau belum tidur Yeen?”tanya Kesha yang terbangun
Kesha kembali tertidur
“Kesha ketakutan, Nanad kecewa,Haru benci. Disekian banyaknya ekspresi mereka hari ini kenapa cuma dia yang gak bisa ku baca? Pasti karna terlalu brengsek!”dalam hati Yeena
“Kenapa juga dia harus perduli cara aku ngomong? Tertarik... heh orang gila baru percaya!”Yeena memiringkan tubuhnya kesamping
“Ah bukan itu masalahnya sekarang. Kan karna Kesha ketakutan makanya aku nyuruh dia kalau enggak, fokus Yeena fokus! Haru sama Nanad pasti masih marah,yah mau gimana lagi mau gak mau aku harus lakuin itu. Semangat Yeena! Besok hari untuk rencana dan sifat baru”Perlahan Yeena menutup matanya
“Besok sibrengsek itu ada pertunjukan apa ya”Yeena terlelap
__ADS_1
Pagi itu dimeja makan
“Setelah sarapan kita latihan”ujar Yeena
“Kau masih maksa ya, ha? Kau kira aku mau disuruh-suruh sama kau!”Haru membanting sendok diatas piringnya
“Kalau kau aku gak perduli, tapi Nanad harus ikut”ujar Yeena
“Kau kira kau siapa ha!”Haru Bangkit dari kursinya
“Aku, kau mau dengar kata-kata yang sama?”Yeena mengingatkan atas ucapannya pada Haru kemarin
“Kau dengar baik-baik ya! Aku sama Nanad-“Haru menunjuk Yeena
“Aku ikut”sela Nanad
“See”Yeena menatap Haru
“Haru!”Nanad mengejar Haru yang pergi dengan amarah
“Em, Yeena.. itu...”Kesha ragu-ragu
“Kenapa kalian gak makan? Cepat bentar lagi kita latihan”alih Yeena
Usai sarapan Yeena mengantar piringnya,tetapi kakinya tersandung oleh Maze,saat hampir terjatuh Maze menangkapnya. Mata mereka bertatapan dalam dan semakin dalam ,Maze tersenyum mendapati Yeena dalam tangkapannya
__ADS_1
“Senyum mu...”ujar Yeena
“Iya?”kata Maze dengan tersenyum