They Are My Destination

They Are My Destination
4


__ADS_3


“Aduh kepala ku sakit, dingin.. tanah? Hah aku pasti udah gila karena kebanyakan minum”Yeena masih memejamkan mata, kesunyian membuat Yeena nyaman,semakin lama dia mendengar auman,jeritan,mendengar suara-suara itu dia penasaran “Harimau?orang teriak?duh mama nonton TV gak kira-kira suaranya nyampe kamar” Yeena tidak sadar kalau dia diatas tanah yang membuat badannya sakit, kemudian sorotan lampu membuatnya bangun “Ah adek lucnut hoby ngeganggu!” Yeena membuka mata dan terkejut melihat yang dihadapanya adalah...



“Haru?hah sial kok bisa aku mimpi Haru! Padahal aku udah moveon,hmm” Yeena mendekat dan memegang pipi Haru,dia masih mengira itu mimpi



“Ehh.. kok kaya nyata?” Yeena memukul-mukul wajah Haru untuk membuktikan mimpi atau nyata



“Aduh sakit Yeen” Haru menghentikan tangan Yeena. Yeena yang tersadar bingung dan terkejut



“Ko..k..kok bisa?!” mata Yeena membulat



“Kangen bilang aja, pura-pura moveon lagi” Haru melepas genggaman tangannya



“Anjir!ini nyata?demi apa?!malunya ya Tuhan”Yeena bergumam


Tiba-tiba terdengar suara seseorang yang menggema keras


“Hallo! Bangun woy sadar-sadar”


Keyra dan Haru melihat sekeliling, ternyata bukan hanya ada mereka berdua Kesha,Nacia,Nanad dan orang-orang yang asing juga disana. Melihat teman-teman yang sudah lama tidak ditemuinya Yeena berlari menghampiri.





“Key!Cia,Nad! kok kalian ada disini juga?”Tanya Yeena



“Yeena?ini beneran?ya ampun aku kangen banget!!!”Kesha memeluk Yeena diikuti Nacia



“Haru kok disini juga?” Nacia melirik Haru yang merangkul Nanad



“Gatau nih”Haru


__ADS_1


“Iss dasar gabisa liat situasi”kesal Kesha


Tiba-tiba muncul layar lebar yang menampakkan sosok laki-laki berusia sekitar 20 tahun



“Gimana udah bangun semua?oke, aku adalah pemilik dungeon ini,maksudnya pemilik dunia yang kalian injak sekarang, disini cuma hukum sama aturanku yang berlaku. Di dunia ini semua yang aku pikirkan langsung muncul,misalnya tiba-tiba kalian masuk kedalam tanah,atau tempat kalian berdiri sekarang mendadak berubah jadi kuburan,rumah sakit ya semacam itulah. Alasan kalian disini karena aku suka game jadi kupikir pasti menarik kalau manusia yang didalam game itu sendiri. Kalian bebas membunuh! Akh mikirinnya aja udah bikin bahagia”ujar laki-laki itu kegirangan



“Apa-apaan?konyol!



“Sialan pulangin kami!”



“Orang gila darimana sih ini!”suasana mulai ricuh banyak kebingungan dan protes dibenak dan mulut mereka



“Hus! Diam!” Muncul puluhan ekor harimau dihadapan mereka,orang-orang panik,begitu juga teman-teman Yeena yang menangis. Karena Haru adalah laki-laki dia menjaga harga dirinya walau sedikit gemetaran, berbeda dengan Yeena yang tidak merasakan dalam bahaya atau merasa terancam sebaliknya dia sibuk menenangkan tean-temannya.



“Hah!udahlah, kita mulai gamenya! Lihat dibelakang kalian,disana ada rumah untuk kalian tinggal,tapi..”pemilik dungeon menyeringai




“Kau gila ya! Ini diluar nalar!”



“Ada yang bia jelasin maksud dari situasi ini?”



“Idiot mana yang lari dari rumah sakit jiwa?!”



“Sinting!”



“Oke yang protes asingkan barisan kalian”mereka mengikutin perintah pemilik dungeon



“Yeena,kita juga yuk ikutan” ajak Nacia yang disetujui oleh Kesha,Nanad dan Haru


__ADS_1


“Jangan! Mencurigakan tau, dia nyulik kita kesini gamungkin mau mulangin gitu aja” Yeena mencegah teman-temannya,dan benar saja orang-orang yang tadi mengasingkan diri diterkam harimau. Semua orang yang menyaksikannya shock dan histeris,darah menyembur kemana-mana



“Gini boleh lah, sisa 300 orang lagi, tinggal bunuh 50 orang lagi, dimulai dari sekarang!”pemilik dungeon



Orang-orang yang tadinya bingung dan menolak sekarang ikut dengan terpaksa,karena menyaksikan hal mengerikan . Yang ada difikiran Yeena bagaimana caranya agar teman-temannya aman dan tidak terluka,baginya beberapa gores luka apalah artinya,tapi tidak untuk teman-temannya. Orang-orang berlarian,panik ada yang terdiam dan ada juga yang membentuk team. Semua saling membunuh,darah dimana-mana,jeritan dan mayat. Ditengah itu Yeena membawa teman-temannya bersembunyi didalam rumah.



“Yeen, aku gak mau mati! Ayo kita lari Yeen,ayo!!” Kesha menangis



“Gimana ini, aku mau pulang..pu..hiks pulang..” isak Nacia



“Atau, atau kita temuin pemilik dungeon itu! Kita mohon paasti dia mau dengerin” Nanad berlari membuka pintu



“Jangan! Kau gini bisa bikin kita semua bahaya. Nad tenang yaa,tenang aku ada disini,oke?” Haru menahan Nanad



“Udah-udah cukup, tenang ya. Aku bakal lindungin kalian!” Yeena meyakinkan mereka



“Gimana cara kau lindungin kami ha? Gimana? Ngomong doang gampang, kau itu cewek gak ada apa-apanya!” Haru berteriak pada Yeena



Mendengar kata-kata Haru,Yeena tidak terkejut . Memang sifatnya begitu suka berkata kasar ketika panik atau marah. Tetapi dia selalu menghadapi Yeena dengan emosi yang meledak-ledak tidak perduli Yeena mengusiknya atau tidak. Yeena hanya berfikir bagaimana caranya agar teman-temannya tidak melihat sisi lain dirinya yang sadis.


“Aku gak mau mereka liat aku ngebunuh orang,tapi kalau aku tinggalin mereka disini bisa bahaya gimana kalau ada yang dobrak pintunya,siapa yang bakal jagain mereka ? Haru gak bisa diandalin,sekarang aja dia nyudut ketakutan”batin Yeena



“Hmm, gini... kalian sembunyi dibawah tempat tidur”menunjuk kearah 5 ranjang didepan mereka



“Aku keluar mantau situasi , kalian disini aja jangan buka pintunya! Kalau ada yang dobrak tahan,tahan sekuat tenaga!”lanjut Yeena sambil berjalan kearah pintu



“Jangan Yeen!!” seru teman-temannya bergantian


Belum sempat Yeena membuka pintu muncul seorang laki-laki yang mendobrak,mereka panik berteriak. Laki-laki itu menyerang Yeena dengan pisau,beruntung Yeena berhasil menghindar. Serangannya semakin cepat,Yeena bisa merasakan niat membunuhnya alhasil membuat Yeena berjalan mundur untuk menghindari serangan demi serangan sampai langkahnya tertahan sebuah meja dibelakangnya. Dengan sigap Yeena mengangkat meja dan meleparnya kearah laki-laki itu dan...


__ADS_1


__ADS_2