They Are My Destination

They Are My Destination
9


__ADS_3

“Bangsattt! Ini air lemon!” cipratan air itu sedikit mengenai mulut Haru,dengan cepat dia menghadang didepan Yeena,yang lainnya juga mengikuti kecuali Kesha yang ditahan oleh Yeena. Yeena menggeliat kesakitan,dirasanya perih yang sampai ketulang rusuk,terus menjerit ,berteriak dan tidak sadar air matanya mengalir deras.



Melihat Yeena seperti itu,mereka panik dan ikut menangis,ingin menenangkan Yeena tapi mereka tau betapa perihnya terkena air lemon,lebih perih dari sayatan.



“Ka...kalo i,,in..ini kayak ditu,suk jarum..” Yeena menyunggingkan senyum dengan sudut bibir yang bergetar menahan perih luar biasa. Dia kembali menggigit bibir untuk menyamarkan sakitnya sekaligus meredam rintihannya,dia tidak ingin menambah kepanikan teman-temannya.


“Shutt... diam Yeen”Haru menyeka bibir Yeena yang berdarah kembali



“Kayaknya..aku ngantuk.. yang disini tolong urus ya,, Haru...”pandangannya mulai kabur, disekelilingnya menggelap dan perlahan kesadarannya menghilang. Dia pingsan karena sakit yang memuncak seperti daging tekoyak.



“Yeena..! Yen...bangun!”mereka menepuk-nepuk wajah Yeena,tapi dia tidak sadarkan diri



“Game over!kalian naim ke jeep”pengawal berteriak


Mendengar kata “game over” orang-orang yang bertahan itu bersorak. Akhirnya neraka ini berakhir.



“Yeena aku yang gendong, Key bukain ikatan kawatnya”Haru menggendong Yeena kedalam jeep



Sesampainya dirumah, Yeena perlahan mulai sadar.


“Ukh”Yeena mencoba duduk



“Jangan gerak Yeen,istirahat aja”Kesha



“Hmm”Yeena mengangguk



“Ini,siapa yang merban?”Yeena melihat ikatan perban berbentuk pita



“Aku! Aku, baguskan?hm?hm?”mata Kesha berbinar meminta pujian



“Duh,kau merban aku kayak kado”Yeena membuka ikatannya, Kesha yang kesal memukul tangannya agar berhenti,alhasil membuat lukanya tersintak



“Aishh! Kau, gila ya!” Yeena meringis



“Ma,maaf.. kau sih aku capek-capek ngikatnya malah dirusak”Kesha menunduk bersalah



“Anak ini... kalau kau kayak gitukan mirip anak kucing,aku mana tega. Huh udahlah masih mending bibirku gak kau giniin juga”


__ADS_1


“Hehe,gimana? Masih sakit? Atau ada yang gak nyaman? Bilang biar aku bantu”ujar Kesha khawatir



“Ada, aku gak nyaman sama pit-“




“Kalau itu jangan harap!”Kesha memotong keluhan Yeena



“Huft... yang lain kemana?”



“Oh mereka ku suruh keluar,karna...” Kesha memutar kepalanya kearah barang-barang yang berserakan seperti kapal pecah. Yeena mengikuti arah pandangannya.



“Oh.., oh my! Kalian abis ngapain sampe berantakan gini?”



“Itu, emm itu, mereka mau ikut ngobatin kau,tapi caranya agak...”Kesha mengambil gayung dilantai dan mengangkatnya



“Gayung buat apa?”



“Ahaha” Kesha tertawa canggung




“Man,mandiin? Mereka mau ngebunuh aku ya! Udah badan silang-silang gini yang ada nambah mati. Itu bros kain buat apalagi?!”mata Yeena membulat melihat itu diantara barang yang dianggapnya mengancam nyawa (sikat wc,pembersih lantai,odol,sabun mandi)



“Bu,buat bersihin tanah yang nempel di,diluka..katanya”Kesha membuang muka



“Sekalian mutilasi aja aku!”teriak Yeena shock



“Tenang Yeen... nanti lukanya kebuka” Kesha menenangkan Yeena yang membuang nafas dengan kuat






Esoknya atmosfer diantara mereka sedikit aneh.



“Yeen...”kata Nacia lemah


__ADS_1


“’Apaan? Aku yang sakit kau yang lemes” ujar Yeena yang tengah berbaring



“Aku lapaaarrrrrr...”Nacia memainkan bibirnya



“Is jorok! Emang kalian belum makan?”tanya Yeena



“Belum,dari kemarin..!”



“Ho’oh”timpal Kesha



“Seriusan? Gak dikasih makan?”mereka hanya mengangguk lemas



“Semuanya kumpul dalam 5 hitungan,aturannya masih sama” suara pemilik dungeon. Mereka bergegas memapah Yeena



“Wah ternyata banyak orang lemah. Sisa 50 orang, hmm boleh la. Karena kalian menang jadi aku beri waktu istirahat. Sayangkan kalau mainanku cepat rusak”pemilik dungeon tersenyum licik. Ditengah suasana itu seseorang tiba-tiba mengangkat tangan




“Bagaimana kalau istirahat kami dimulai dari makanan? Biar kami bertenaga, sama kayak yang kau bilang,sayangkan kalau mainan ini cepat rusak!”senyuman Yeena membuat teman-temannya bergidik ngeri sebab belum pernah mereka melihat ekspresi yang satu ini.



“Pstt, Yeen ngomong apasih!” Kesha berbisik



“Kalau mati jangan ngajak-ngajak ya!” Haru menatap sinis Yeena



“Ahaha,ini dia mainan yang sempurna! Aku menunggu kalian mengatakan ini. Tapi apa ini? Masa cewek yang berani, cowoknya malah ketakutan. Yaudah bahan masakan kalian aku sediakan tapi masak sendiri. Didepan rumah kalian ada kursi sama mejakan?kalian buat aja itu kayak kantin” Yeena puas dengan yang didapatnya



“Mati ngajak-ngajak,he?”ujar Yeena saat berjalan seiring dengan Haru



Setelah bubar Yeena mengumpulkan semua orang perihal jadwal memasak dan lainnya.


“Okey, udah semuakan? Untuk jadwal masak hari ini biar kami yang mulai, yang beresin kita masing-masing,abis itu kita..”Seseorang memotong ucapan Yeena



“Woy cewek! Gak usah sok ngatur-ngatur deh, urus aja diri masing-masing! Aku kira orang pemberani mana yang ngangkat tangan, eh ternyata bentukan kayak gini”omongan Yeena dicekal salah satu pria,dia menganggap remeh melihat keadaan Yeena dibaluti perban



“Hah! kau yakin urus masing-masing? Yaudah kau tinggal ngasingin diri aja dari kita,gampangkan?”ujar Yeena kesal



“Shit! Banyak bacot”

__ADS_1




__ADS_2