
“Heh,kita? Apa yang bisa dimanfaatin?”Nanad ikut menyambung
“Kalian ini kenapa sih! Jangan ngaco deh”ketus Kesha
Yeena tertegun mendengar ucapan teman-temannya,apakah seperti itu kesan mereka padanya,apa ia bertingkah terlalu semena-mena?
“Jawab”ujar Nacia lagi dengan sorot mata kecewa dan penuh tanda tanya
“Kalian kenapa baperan sih. Bukannya semua orang memang mau cari aman? Kalian sahabat ku makanya aku mau kalian aman ,mereka juga pasti sama pemikirannya!”Yeena menengadahkan kedua tangannya berekspresi seperti tak ada yang salah
“Nyantai ya kau ngomong! Kau ini beneran perduli apa Cuma pura-pura sih”kata Nanad lantang
“Nanad! Jangan ngaco ya! Yeena udah banyak bantuin kita!”bentak Kesha
“Hah,bantuin? Bukannya kalau mau selamat memang harus punya tim ya, liat aja dia udah kayak kapten tim kita!”Nacia menyambung dugaan yang menyudutkan Yeena
“Terserah kalian mau nuduh apa. Yang jelas aku..”Yeena mencoba meluruskan kesalah pahaman
“Waah! Kenapa kami yang kayak orang jahat”Nacia menyengal senyum
“Udah stop! Jangan ngomong apapun pas kalian emosi nanti kalian bakal nyesal!”Kesha menengahi
“Key! Jangan belain dia terus,kau gak capek apa diatur-atur”ketus Nacia,dia pergi meninggalkan rumah itu diikuti oleh Nanad
__ADS_1
Ruangan yang tadinya dipenuhi cekikikan sekarang hanya menyisakan keheningan
“Key,kau tau aku...”Yeena membuka suara
“Kau udah kelewatan Yeen! Biarpun aku bela kau didepan mereka tapi aku kecewa sama kau!”Kesha pergi meninggalkan Yeena sendirian
“Apa? Tapi,tapi aku...”Yeena berusaha menghentikan Kesha tetapi diabaikan
“Hah...kalau gini kan aku yang kelihatan jahat...”Yeena merebahkan diri diranjang lalu menutup matanya dengan lengannya sambil tersenyum hampa. Sungguh sekalipun ia tak pernah berfikiran begitu
“Hola! Mainan-mainan ku ayo sini keluar”iya,suara itu,suara pemilik dungeon si maniak,fikir Yeena
Semua orang bergegas keluar,ada yang berlari terbirit-birit bahkan sampai tersungkur
“Udah lama gak liat wajah kalian,wajah dari para mainan ku”seringai pemilik dungeon
“Waah, Yeena! Diliat beberapa kalipun kau tetap cantik,disiksa berapa kalipun kau tetap mainan yang sempurna!”ujar pemilik dungeon menatap Yeena dengan seringaian
“Cih. Dia ahlinya bikin orang jijik”batin Yeena seraya menatap tajam pemilik dungeon
“Iya,mata itu! Ah, udah lama aku gak liat mata yang penuh hasrat itu,kayak mau merobek mulut ku”katanya pemilik dungeon tersenyum miring
“Tapi,wajah mu cerah, em apa kau bahagia karna gim berhenti sesaat atau...kau lagi jatuh cinta”kata pemilik dungeon lagi
__ADS_1
“Si keparat busuk ini mau apa sih, kalau diwaktu hubungan ku sama yang lainnya lagi renggang gimana cara ku lindungin mereka? Mereka bisa salah paham lagi,situasinya bisa makin renggang!”benak Yeena
Sementara yang ada difikiran teman-temannya
“Sekarang aku udah punya kekuatan,gak perlu dilindungin sama Yeena lagi!”
“Karna kalian udah lama gak gerak,kita olahraga dulu”ucap pemilik dungeon
“Olahraga? Waahh! Tumben pemilik dungeon gak buat gim konyol lagi”kata Zhai
“Gak betul. Ada yang gak beres!”suara hati Maze dan Yeena
“Naumachia!”lanjut pemilik dungeon
“Sial! Keparat satu ini!”rahang Yeena menggeram
“Olahraga yang satu ini adalah salah satu olahraga favorit bangsa Romawi kuno. Prinsip dari olahraga satu ini sebenarnya peperangan. Olahraga ini dilalukan di koloseum yang dibanjiri air dengan menggunakan kapal dimana mereka saling menyerang. Olahraga ini hanya dapat diberhentikan dan dianggap selesai apabila salah satu dari kapal tersebut sudah ada yang mati”sambung pemilik dungeon
“Olahraga? Udah jelas ini pembantaian!”protes Nacia
“Gila kali ya! Waahh ha ha udah lama gak muncul sekalinya langsung menggila”Zhai menimpali
“Shutt! Tenang, ini olahraga loh,untuk peregangan badan kalian. Jadi sampai ketemu di koloseum”pemilik dungeon menghilang bersamaan dengan seringaiannya utu
__ADS_1
Merekapun bersiap untuk permainan mengerikan yang disebut olahraga itu. Sesampainya di koloseum semua orang tercengang bahkan ludah mereka tercekat ditenggorokan. Disekeliling mereka adalah air yang menggenang,dan dimana mereka? Ditengah-tengah air itu,diatas kapal
“A...apa? kalau situasinya kayak gini aku takut...”batin Kesha,Nacia,Nanad dan Haru bersamaan