
“Alkohol..pistol..kau jangan-jangan.. mafia?gangster?!”Nacia menuding Yeena
“Kau kenapa-“Yeena berjalan mendekat
“Stop disana!”mereka mundur bersamaan
“Apa? Kalian kenapa sih?”Yeena
“Jangankan make up,baju atau parfum bahkan daleman gak ada satupun,jangan-jangan kau..kau ninja? Atau..hah!pembunuh bayaran kayak difilm blockbuster itu!?”Kesha shock
“Aku gak heran kalau Nacia yang ngomong gitu, tapi kau?”Yeena membuat ekspresi tak menduga
“Tapi,tapi-“Kesha gelagapan
“Udah. Semua senjata ini hobi ku setahun belakangan ini”jelas Yeena
“Hobi? Bisa seaneh ini?”ujar Nacia
“Aneh apa aneh? Ini hobi mahal! Yang enah itu kau,hobi kok sama plastik”ledek Yeena
“Plastik?kau ngehina oppa ku?!”kata Nacia tak terima
“Eh udah-udah! Hobi kalian sama-sama gak normal”Kesha menengahi
“Hah yang benar aja!”ucap Yeena dan Nacia serempak
“Jadi ini semua buat apa Yeen?”tanya Nanad
“Buat kitalah. Mulai besok aku ngajarin kalian beladiri sama nembak”Yeena menegaskan
__ADS_1
“Apa??!”ucap mereka serempak
“Aku jadi yakin sama tuduhan ku tadi”kata Kesha
“Terserah,pokoknya besok kalian latihan titik”Yeena menegaskan
“Gak,gak,enggak! Luka kau aja belum sembuh mau ngajarin apa coba,meringis?”tolak Kesha
“Iya. Kita cewek pantasnya jalan melenggang sambil megang tas,bukan belajar yang kayak kau bilang,gak pantes bener deh”Nacia setuju dengan Kesha
“Harus! Kalian gak usah khawatir sama luka ku, bisa sekuat apa sih kalian. Pokoknya kalian harus”omongan Yeena terputus
“Emang kau siapa? Kau bisa apa?! Sampe maksa-maksa kami! Jangan karena kau udah nyelamatin kami kau jadi sok berkuasa”kecam Haru yang mendengar perkataan Yeena saat kembali ke rumah, saat itu Kesha dan yang lainya tidak berfikiran sama,tapi tidak terima juga dengan yang dikatan Yeena
“Aku... aku orang perduli sama teman-teman ku,aku orang yang mau lindungin teman-temanku,aku orang yang gak bisa ngeliat teman-temanku gak bisa ngelawan,sebaliknya kau...siapa?”ujar Yeena
“Aku”Maze belum sempat bicara
“Diam. Jaga mulut mu!”Haru memperingati
“Jadi bisamu apa? Nangis? Atau kau jugak gak mikirin pacar mu”lanjut Yeena
“Yeena stop! Kenapa kau ngomong kayak gitu? Apa karna kau masih marah gara-gara kejadian setahun lalu”Nanad membela Haru
“Gak ada alasan atau hubungan sama masa lalu. Aku juga gak ngerasa itu penting”ketus Yeena
“Gak penting? Padahal persahabatan kita hampir aja putus gara-gara itu”Nanad berkaca-kaca
“Tolong jangan nyimpulin sendiri, aku gak pernah berfikiran per-temanan kita putus,gatau kalau kau?”Yeena menekankan
__ADS_1
“Yeenaa! Cukup ya!”Haru menarik tangan Yeena
“Haru! Ayo pergi”Nanad bergegas keluar
“Key. Yeena agak aneh gak sih? Biasanya dia diam kalau dikatain Haru”bisik Nacia
“Kayaknya gak Cuma itu aja”ujar Kesha
Dia memandangi Yeena yang mendongakkan kepalanya. Dia tengah berfikir,Yeena yang tidak pernah berbicara tanpa memikirkan perasaan orang lain dan tidak pernah mengasari selain untuk kebaikan orang itu seperti saat permasalahannya dengan Nanad,bagaiman bisa bersikap seperti ini.
“Stt, apa mungkin dia memang gangster?”tanya Nacia
“Diam bodoh. kau baik-baik aja?”Kesha menanyakan Yeena
“Kayaknya enggak”jawab Yeena
“Ah, masalah Nanad ya.. kau memang agak keterlaluan sih tapi-“omongan Kesha dipotong oleh Yeena
“Aku belum ganti perban. Aku gak merasa omonganku salah”ujar Yeena
“Apa?”Kesha tak percaya dengan apa yang didengarnya
“Kau mau kemana Yeen?”himbau Nacia melihat Yeena beranjak pergi
“Perban,mau bantuin gak?”jawab Yeena
“O,oke. Key ayok”ajak Nacia
“Ah iya”
__ADS_1
Kesha memikirkan sikap Yeena sambil membuka balutan perban ditubuh Yeena. Dia merasa janggal dengan sikap Yeena, yang dia tahu Yeena adalah orang yang hangat dan baik hati pada siapa saja sampai Kesha sendiri tidak menyukai sifatnya yang itu. Karena sifatnya itulah Yeena sengaja membantu Maze padahal dia bis menjawab teka-teki itu sendiri,rasa perdulinya kepada orang lain terlalu tinggi. Maka dari itu Kesha tidak menyangka ada sisi lain dari Yeena.