They Are My Destination

They Are My Destination
38


__ADS_3

“Kacung”Yeena memberi isyarat agar Maze mendekat


“Cepat sana”Zhai mendorong Maze


“Tapi dia bilang kacung!”Maze menahan dorongan Zhai


“Haiss ingat, itu karna dia malu ngakuin kalau dia butuh kau,mau didekat mu!”Zhai berbisik


“Hmm,oke”Maze tersenyum puas dan mendekati Yeena


“Kau sama tim mu cari peralatan untuk buat arena manah”kata Yeena teringat bahwa Maze handal dalam memanah dan berfiki teman-temannya harus mempelajarinya juga


“Kami? Kau nyuruh seenak jidat?!”ujar Maze tak terima diperintah


“Kalian kan juga numpang latihan,kau juga kalah dari aku!”ketus Yeena


“Sst stt! Ingat Ze dia mau didekat mu”bisik Zhai dari jauh untuk menenagkan Maze


“Oke”jawab Maze senang hati


“Oke?”Yeena curiga karena Maze begitu mudah menyetujuinya


“Iya,oke!”Maze terssenyum pada Yeena


“Senyum apa sih,kayak orang idiot”Yeena pergi mengambil senjata yang akan mereka pakai untuk latihan


“Apa? Ahh cewe sinting!”Maze meneriaki Yeena


“Calm down ma bro,tenang. Maksudnya senyum mu bagus tapi dia mau ngomongnya, cewek kan emang gitu malu-malu kucing”hasut Zhai


“Gitu?”Maze memiringkan kepalanya


“Iya gitu”Zhai terkekeh karena membodohi Maze


“Yaudah kalian cari alat-alatnya”perintah Maze


“Terus kau?”

__ADS_1


“Aku? Latihan senyum biar tambah bagus”Maze berlalu sambil tersenyum-senyum


“Maze kenapa,Zhai?”tanya Austin heran


“Dia? Udah gak usah mikir otak mu gak bakal kuat”lanjut Zhai terkekeh


“Bangsattt”gerutu Austin


Mereka membagi tugas,Zhai,Eindelyn dan Tristan bertugas mencari perlengkapan sedangkan Maze dan Austin sedang melakukan tugas yang menurut mereka lebih penting.


“Yeena! Yeena!”teriak Austin memanggil


“Aduh apasih”kesal Yeena


“Maze! Maze nginjak ranjau!”kata Austin panik dan terengap-engap


“Nyusahin memang manusia satu itu”Yeena berjalan masuk kerumah


“Yeena! Nyawa Maze dalam bahaya lohh!”tegas Austin


“Aku tau”kata Yeena santai


“Terus kau mau gantiin dia?”Yeena menatap malas


“Eng,enggak”kekeh Austin canggung


“Kau disini aja,nanti kalau kau ikut malah kenak aku malas repot”


Austin mengangguk


Yeena pergi kebelakang rumahnya


“Hey kecoak!”himbau Yeena


“Kau yang kecoak”ketus Maze


“Kau tu ada dimana-mana ya! Gak capek apa buat masalah?”ujar Yeena mendengus kesal

__ADS_1


“Kau itu yang gak mati-mati kayak kecoak!”balas Maze


“Eyy, yang sekarang mau mati itu kau”Yeena terkekeh


“Bisa-bisanya kau masang ranjau disini sinting!”Maze memaki Yeena


“Ya ya ya gerak sekali lagi bum! Meledak”Yeena memperingatkan Maze


Maze pun mematung


“Aku nanam ranjau disini buat orang-orang cabul,ternyata benar kata Tristan. Kau ku suruh nyari alat buat manah bukan ngintip kamar mandi orang! Ngapain coba kau kebelakang kamar mandi ku? Berfikirlah rasional, dasar mesum!”Yeena menatap rendah Maze


“Jangan liat aku kayak gitu! Ini gara-gara Zhai tau”Maze berdalih


“Zhai?”


“Gak mungkin gara-gara mau lempar tikus kedalam kamar mandinya”gumam Maze


“Apa?”


“Gak ada, cep-cepat tolongin aku!”Maze mengelak terbata


“Tolongin gak ya. Kalau aku tolongin aku gak tahan ngeliat dia dimana-mana,tapi berguna juga buat latihan, kalau gak aku tolongin kacung ku hilang,tapi ngurangin satu rival sih jadi..”kata Yeena menimbang


“Permisi, apa bahan dilema kau itu nyawa ku? Ini nyawa manusia loh bukan kecoak, sinting!”Maze kesal setengah mati karena perlakuan Yeena


“Kau kok takut sih”ujar Yeena


“Ya takut lah gila! Manusia normal mana yang gak takut disituasi kayak gini! Jangan samain aku sama makhluk abnormal kayak kau”ketus Maze


“Yaah aku masih butuh kacung sih”ujar Yeena lagi


“Nunduk ya jangan sampe kena ledakan,aku gak suka kacung yang cacat”lanjut Yeena melempar batu ketempat ranjau yang dtanamnya,satu-persatu ranjau meledak disekitar Maze yang seperti perahu ditengah danau.


Yeena berjalan ditengah ledakan itu, tanah yang mengudara jatuh seperti bunga dengan latar debu bertebaran dibelakangnya, Yeena benar-benar terlihat keren dimata Maze yang tercengang tak berkedip


“Minggir”ujar Yeena membuyarkan lamunan Maze

__ADS_1


“Apa?”Maze tersadar


“Minggir bodoh! Biar aku yang injak”ketus Yeena


__ADS_2