They Are My Destination

They Are My Destination
45


__ADS_3

Beberpa hari berlalu semenjak kejadian itu, Maze terus mengingatnya tetapi Yeena terus menghindarinya baik saat latihan,berpapasan maupun saat makan malam


“Sebenarnya dia kenapa sih! Bukan aku yang tidurin dia tapi kenapa aku yang gak enak dihindarin kayak gini”keluh Maze


“Bisa gak kata-katamu jangan ambigu,orang bisa salah paham!”kata Zhai


“Ha iya! Dia pasti salah paham”ujar Maze


“Aku bilang orang lain. Kalau guru-ku emang seharusnya ngejauhin orang mesum kayak kau”Zhai menyengal senyum


“Dia yang tidur sembarangan,disini,dipangkuan ku yang berharga! Hiks aku yang dilecehkan disini”Maze berlagak seperti gadis


“Hiss kau bikin merinding. Jauh-jauh dari guru-ku jangan nodai reputasinya!”ketus Zhai


“Reputasi kepala mu! Kenapa kalau berurusan sama dia selalu aku yang salah? Oh bukan,cewek emang selalu benar! Sementara dia? Guru-ku,dewi-ku. Dipuji kayak orang suci! Think again, disituasi kayak gitu dia gak akan gunain logikanya tapi firasat,yang artinya dia me-mang ter-ta-rik sama aku. Like you said!”kata Maze dengan ekspresi beragam seperti pelangi

__ADS_1


“Sial! Kalau bukan karna takut gak bisa latihan sama guru-ku aku gak akan bilang gitu ke orang dungu satu ini!”batin Zhai sambil berkomat-kamit


“Ntahlah! Yang jelas apa yang dilakuin guru-ku itu 100% bagus!”ujar Zhai kesal


“Eh kenapa kau nyolot. Hah...”Maze berbaring diranjang


“Kenapa waktu itu aku sempat berharap dia bahagia? Aku pasti gila! Enggak,enggak...aku pasti kebawa suasana aja! Bukan...kalau kau berharap seseorang bahagia apa artinya suka? Gak mungkin! Aku juga berharap teman ku bahagia tapi aku gak suka tuh”Maze mencari jawaban dalam benak nya


“Tapi... kalau aku gak ketemu dia aku gelisah, kalau gak liat wajahnya aku gak bisa tidur,sekarang ditambah dia ngejauhin,rasanya aku bisa gilaa! Rasanya pengen ngikat terus mandangin Yeena siang-malam. Tuh kan...baru mikirin dia aku udah senang,baru juga nyebut namanya udah deg deg seer ni jantung. Tertarik berubah jadi cinta! Udah pastikan kalau aku...”Maze berlonjak duduk


“Apa!? Ka-kau bilang apaaa!?”ucap Zhai terbelalak


“Aku, ngejar Yeena! Kayak yang kau bilang, dia mau didekat ku, aku juga harus balas perasaannya dong!”tegas Maze bersemangat


“Enggak! Jangannn! Arkh guru-kuuu....!”dia meringkuk sambil menyeru Maze yang pergi

__ADS_1


“Dasar mulut sial!”gerutunya pada diri sendiri


Maze mengajak Yeena bertemu dipinggir danau waktu itu untuk mengungkapkan perasaannya


“Ehem, jadi aku mau bilang...kemarin”kata Maze canggung


“Anggap aja gak pernah terjadi apa-apa! Aku udah pernah bilangkan gak ada alasan buat kita ketemu lagi! Utang budi atau apapun itu gak ada lagi diantara kita! Anggap aja kita gak saling kenal!”sanggah Yeena serius


“Hah. apa? Gak saling kenal? Kalau gitu aku juga pernah bilangkan,aku mutusin kita bakal ketemu terus!”balas Maze tegas


“Itu urusan mu. Yang jelas mulai dari sekarang jangan dekat-dekat! Jalani masing-masing kayak yang seharusnya!”ketus Yeena


“Yang seharusnya tetap sama.kita bakal tetap ketemu dan aku tetap ngejar kau!”Maze mendekat satu langkah


“Kau gak tau malu ya? Aku udah nolak kau!”Yeena menatap mata Maze

__ADS_1


“Kau gak tau waktu ya? Sekarang aku bukan lagi nembak kau, tapi ngasih balasan untuk perasaanmu!”Maze balas menatap


__ADS_2