They Are My Destination

They Are My Destination
Kisah 3 cinta


__ADS_3

Tidak seperti kisah cinta Yeena dan Maze yang berawal sedikit abnormal,kisah cinta Austin dan Nacia berjalan lancar seperti pada umumnya


“Em,Cia...”Austin seperti bergumam karena terlalu kecil suara yang dikeluarkannya akibat gelisah,canggung dan malu-malu


“I,iya...?”Nacia tersenyum-senyum menanti kelanjutannya


“Gimana kalau kita...”Austin terus mengulang kalimat itu sebanyak 3 kali dengan ragu-ragu


“Pacaran!”Nacia meneruskan dengan tak sabar


“Harusnya aku yang bilang”protes Austin


“Kau lama sih. Kenapa kau yang malu-malu”cicit Nacia. Ternyata cara bicaranya tetap sama


walaupun pada orang yang dia suka


“Be-beban laki-laki berat tau! Untung kalau diterima,kalau ditolak gimana, mau ditaro dimana muka? Lah kalian enak lenggang sana lenggang sini gak ada beban”gerutu Austin


“Kan udah aku terima”ketus Nacia


“Ya kan kau yang ngajak,bukan aku!”kata Austin mengerutkan dahinya


“Aelah sama aja. Pokoknya kita udah pacaran”ketus Nacia lagi dengan melipat tangannya


“Kenapa kau yang negasin. Kalau gitu kau aja yang jadi cowonya!”omel Austin


“Oke! Mulai sekarang aku cowonya,kau cewenya”Nacia mengangguk serius


“Ee? Enggak,enggak! Aku lebih cocok jadi cowonya,aku romantis!”Austin berlagak keren


Mendapati bahwa Austin menantangnya Nacia berjalan mendekat,Asutin menatap kosong. Tiba-tiba Nacia menggeser pijakan Austin seperti yang diajarkan oleh Yeena,dan menagkapnya,mata mereka saling bertemu kemudian Nacia memberikan senyuman menawannya,mata Austin bahkan tak berkedip


“Oke...kau lebih cocok jadi cowonya! Aku pemuja mu gadis tampan,eh bukan, Romeo-ku!”Austin berkata bersungguh-sungguh seperti nada seorang gadis yang gila pada pemuda tampan


Baiklah,sepertinya kisah cinta mereka juga sedikit melenceng dari yang pada umumnya. Tidak apa, apapun dan bagaimanapun pengungkapannya akan terasa manis jika dilakukan oleh mereka yang berkesan disana,direlung hatimu.


Jagalah persis seperti bagaimana posisi mereka dihatimu. Jika dia orang baru jangan terlalu mencinta sampai berseru tetapi jika dia kekasih lama mu maka jangan biarkan berlalu


“Nad,hari ini kita kemana?”tanya Haru yang meengajak Nanad berkeliling sambil bergandengan tangan


“Kemana aja yang penting berdua”ujar Nanad bernada manis

__ADS_1


“Pinter ya! Belajar dari siapa sih”Haru mencubit hidungnya


“Dari Haru”Nanad balas menoel hidungnya dan berlari


“Eh,genit ya. Siapa sih yang ngajarin”Haru mengejarnya


“Haru kan tadi,barusan”Nanad menjulurkan lidahnya meledek Haru


“Nanad nakal ya, awas aja kalau ketangkep”


Mereka tertawa ceria bersama,kemudian Haru memeluk Nanad untuk menangkapnya,lalu mengecup dikeningnya


“Tuh kan Haru genit”Nanad mencubit pipi Haru


_________________________________________________


Dilema Maze


Karena Maze selalu gagal dalam segala cara mengejar Yeena,diapun mengumpulkan semua temannya untuk mendapatkan taktik yang sempurna


“Ok,rapat kita mulai!”kata Maze


“Kau sebenarnya mau ngapain?”tanya Tristan


“Kau masih belum nyerah? Mimpi tetap mimpi!”ketus Tristan


“Yaudah kau sana!”ketus Maze pula


Tristan tak beranjak dari sana


“Kenapa belum pergi?”kata Maze lagi


“Hah aku kepaksa! Kata Zhai perihal cinta itu berbeda”Tristan mendelik


“Enggaaak! Aku bilang gitu karna dia Cuma tertarik siapa sangka jadi beneran suka,sialan!”suara hati Zhai yang meringis


“Bagus loly!”seringai Maze


“Austin. Kau duluan”kata Maze melanjutkan rapat mereka


“Kenapa Austin? Kita kan semuanya jomblo”potong Eindelyn

__ADS_1


“Jomblo? Stroberi mangga apel,sorry gak lepel”jawab Austin angkuh


“Bangsat! Mentang-mentang baru pacaran,dasar jupaluka!”cerca Zhai


“Jupaluka? Apaan tuh?”tanya Austin


“Jumpa lobang lupa kawan whahahaha”Zhai tertawa


“Bangsatt! Karna ini makanya kau jomblo abadi”hardik Austin


“Udah deh. Ntar aja debat mesum kalian,sekarang fokus ini dulu!”sela Maze


“Ehem, sebagai orang yang udah berhasil, menurut ku kau jaga imaje dikitlah,kalau ada dia pura-pura cuek,kalau dia ngomong jawab yang cool,jangan pake cara bucin kayak anjing ngejar tulang,terus kau..”omongan Austin terpotong


“Stop! Jangan rusak citra guru-ku pakek taktik murahan ya! Udah ketinggalan jaman cuek-cuek bebek gitu. Mending gini aja, kan nanti giliran guru-ku yang masak kau bantuin biar guru-ku mikir ‘OMG ini cowok idamannn!’ tapi yaah gak bakalan sih”Zhai mengatakan sedikit tidak rela,jika bukan karena menghawatirkan gurunya dia tidak mungkin ikut mengusul


Maze berkhayal akan pujian dan ketercengangan dari Yeena


“Halah basi-basi!”Eindelyn memukul meja membuyarkan lamunan Maze


“Loly kayak kau tau apa sih”cemooh Zhai


“Emang kenapa kalau loly?!”Tristan merasa tersinggung sebagai penggemar loly


“Bu,bukan...ais kau lanjutin deh Ein!”Zhai membujuk Tristan


“Gini-gini aku juga udah nembak cewe ya sebelum kita diculik kesini, aku nembak malam itu juga”lanjut Eindelyn


“Haa seriusan? Terus terus gimana?”Tristan penasaran


“Udah jadian belum?”Asutin merapat yang menandakan dia serius mendengarkan


“Belum,belum sempat dijawab aku kebangun hahaha”Eindelyn menertawakan mereka yang berhasil dikelabuinya


Semua menatap Eindelyn dengan kecewa?


“Biarin aku nampol sekali aja woyy! Sibangsattttt!”Zhai berteriak karena ditahan Tristan dan Austin


“Weekk yang pentingkan pernah”Eindelyn mengacungkan jari tengahnya. Asik mencemooh Zhai tiba-tiba bayangan tinggi,gelap muncul dari belakangnya


“Ha ha ha ketawa, ketawa aja selagi bisa”Maze menyeringai sambil membunyikan jari-jarinya,dan terjadilah peristiwa naas itu?

__ADS_1


“Huh benjol gede ni kepala, kalian ngegeseknya kayak korek api,gilaaa!. Aww kalian perduli berarti ya sampe ngeliat aku kecewa gitu waktu tau mimpi, yakan yakan??”Eindelyn memutar-mutari Maze


Selanjutnya mereka membicarakan hal-hal yang kadang lucu kadang juga cheesy,sesekali juga membawa suasana sedih mengingat keluarga mereka dan kembali tertawa mengingat kebiasaan mereka di sekolah.


__ADS_2