They Are My Destination

They Are My Destination
Kemunculan Rio


__ADS_3

“Kok mereka kayak lagi nawarin jualan ya”bisik Kesha yang mendengar pekikan mereka


“Kan aku udah bilang, orang idiot bisa berantem kayak apa sih”kata Yeena berpangku tangan menonton pertikaian mereka


“Kalau ngeliat mereka...aku rasa sama aja kayak kita cewe-cewe berantem ,main bacotan”Nacia menimpali


“Kita?”kata Kesha melirik kearah Yeena


“Oh iya maniak yang satu itu gak terhitung cewe ya”kekeh Nacia


Yeena tak memperdulikan,hanya asik menonton cekcok mereka


“Udah ayo langsung aja! Gak usah banyak cincong!”gertak pria di team Rio


“Waaah! Mau main keroyokan nih? Ayo siapa takut!”ujar Zhai meggulung lengan bajunya keatas


“Oke. Ayo aja,sini!”kata team Rio mendukung


“Ayo sini,cupu!”Maze memainkan jarinya


Kedua team saling memanas dan memanasi


“Kalau gini kapan selesainya”kata pria tadi lagi


“Eh,bukannya dia si gay ya? Alexander,iya kan?”sela Zhai


“Eh, iya juga ya. Wah emang cocok tim mereka,satu gay satunya lagi sakit jiwa”cibir Austin yang ikut membela temannya


“Sakit jiwa?! Ayo serbuuuu!!”seru Rio menyerang team Maze


“Oke,baku hantam kita! Aku buatin juga karya seni di muka mu biar couple sama si gay”sorak Eindelyn

__ADS_1


“Eh? Ayo Tris”himbau Zhai yang melihat Tristan masih terduduk


“Enggak. Makasih. Aku cinta damai,gak cocok sama yang anti mainstream gini”elak Tristan


“Ah,udah ayo,kapan lagi kau bisa tunjukin kemampuan sama guru?!”bujuk Zhai


“Oh? Betul juga! Ayo sini,yang datang ku tendang yang mendekat aku cegat!”katanya Tristan semangat


Team Maze pun bergerak maju


Dari sisi Yeena dan yang lainnya


“Oh my! Beneran berantem! Yeena pisahin dong! Malah nontonin tawuran anak SMA!”Kesha mengguncang tubuh Yeena


“Aelah biarin aja. Aku mau liat gimana hasil latihan mereka,percuma ajakan aku latih tapi gak ada hasil”seringai Yeena


“Dasar Devil’s Red Rose! Eh bukan, maniak!”ketus Kesha


“Terimakasih”kata Yeena merasa dipuji


“Em,tapi kalau mereka kalah aku harus turun tangan”sambung Yeena


“Si maniak masih ada hati nurani juga toh”ujar Kesha


“Jelas,kalau mereka kalahkan bikin aku mali sebagai pelatih”kata Yeena lagi


“Waahh sumpah ya,sinting memang otak mu,mulai sekarang kau maniak ke-2 setelah pe,ilik dugeon!”ketus Kesha tak habis fikir


“Berisik banget sih! Gak cowok gak ceweknya,sama-sama tukang onar!”cerca Haru


“Kenapa? Gak senang? Yaudah sana!”ketus Yeena acuh

__ADS_1


“Kau aja sana pergi sama cowo sampah mu!”balas Haru sinis


“Haru! Apasih,gak boleh ngomong kayak gitu”sela Nanad


“Dia tuh,taunya berisik aja. Satu hari gak muncul didepan mata ku, kau bisa mati hah?!”dengus Haru kesal


“Satu hari aja gak usah ngomong sama aku,kau bisa bisu ya”balas Yeena


“Bangsatt!”Haru membalikkan meja makan


Prang


Suara piring yang berjatuhan pecah


“Aku kira dia letoy asli ternyata masih sisa manly nya”ucap Nacia spontan


“Mulut kalian emang gak disekolahin ya, Nad mulai sekarang gak usah dekat-dekat sama mereka”bentak Haru


“Hatimu tuh bersihin! Udah terkontaminasi kayak otak mu!”cibir Nacia


Haru yang diselimuti amarah memutuskan pergi dengan menarik Nanad


“Haru lepas! Kenapa sih larang-larang gak jelas gini!”Nanad meronta


“Aku mau Nanad punya teman-teman yang baik! Mereka itu ngerusak”kata Haru tetap menariknya pergi


“Haru! Mereka itu sa-ha-bat-ku! Mereka gak pernah ngajarin yang enggak-enggak apalagi ngerusak”bela Nanad


Tetapi Haru mengacuhkannya dan tetap memaksanya pergi


“Haduh...kasian Nanad ditarik kayak kambing. Hiii,cowok obsesif lebih seram dari psikopat”desah Nacia

__ADS_1


“ Mau nolongin tapi itu masalah hubungan mereka...Kau sih Cia,nyari gara-gara”ujar Kesha


“Apaan,orang dia yang sensi”cicit Nacia


__ADS_2