
“Wa...wahh! Yeena udah ngatur semuanya ya? Aku yang ngatur, kau yang ngalihkan sekaligus nyerang dari sisi lain! Oh my ini kombinasi yang pas!”seru Kesha kegirangan
“Iya kan? Ternyata Yeena ngajarin kita jadi pro! Gak sia-sia penyiksaan selama ini”ujar Nanad ikut girang
Sementara mereka asik dengan senjata dan pelindung mereka, Yeena tengah memamerkan skil menembaknya menggunakan Desert Eagle Mark XIX Pistol kesayangannya yang ia selundupkan dari rumah.
Di kapal Maze
“Udah berapa kapal yang mati?”tanya Maze ditengah sengitnya genjatan senjata itu
“2 kapal!”teriak Zhai
“Astaga! Kalian baik-baik aja kan?”tanya Maze lagi
“Lumayanlah”jawab mereka sama
“Gak sia-sia aku latih kalian”kata Maze
“Cih. Kami bisa kayak gini karna guru-ku! Kalau bukan dia yang langsung nentuin senjata sama posisi kami sekarang pasti kita udah mati kutu”sela Zhai
“Gak perlu bilang lagi. Sang Dewi Nana-ku sedang beraksi!”seru Tristan memandangi Yeena yang seperti menembaki papan sasaran bukan orang, secara bertubi-tubi tanpa meleset satupun
“Waaaseeh! Kalian liat piu,piu! Orang-orang itu jatuh kayak dan gugur ditiup angin!”racau Zhai tak jelas saking kagumnya
__ADS_1
“Kita liat orang itu yang gugur kayak daun yang kau bilang,atau kita yang ketembak sampe kecebur..kalian fokus dulu dong! Gila apa ya situasi kayak gini masi tenang-tenangnya!”Maze berteriak diakhir kalimatnya
Kembali ke kapal Yeena
Meskipun serangan mereka lancar dan menyingkirkan dua kapal,tetapi karena mereka mendominasi orang-orang bersekongkol menyerang mereka
“Sementara waktu kita kerjas sama buat nyingkirin kapal cewek-cewek laknat itu!”teriak salah seorang musuh pada yang lainnya
“Woy disini ada cowo!”kesal Haru
Yeena dan yang lainnya menahan tawa mereka termasuk Nanad
“Oke kita kerja sama!”teriak para musuh setuju
“Ye..Yeen kita harus gimana?”kata Kesha ciut
“Tenang,jangan panik!”Ujar Yeena
Merekapun menyerang dan bertahan sekuat tenaga,hingga mereka tersudutkan ke kapal Maze
“Kau..mau kerja sama?”tanya Yeena ragu dan malu
“Emm”Maze emnggoda Yeena dengan berpura-pura berfikir. Sebenarnya ia sudah berniat mendatangi Yeena untuk menolong,tak disangka Yeen lebih dulu menawarkan
__ADS_1
“Karna kau calon pacar ku,aku setuju!”jawab Maze mengedipkan mata
“Kalau kondisinya gak genting udah habis kau”ketus Yeena
“Hehehe. Itu ya pistol yang kau bilang?”tanya Maze
“Iya. Liat baik-baik ya!”Yeena berseringai
Merekapun bekerja sama dan berhasil menyingkirkan dua kapal yang berati hanya satu kapal tersisa. Sementara teman-teman mreka mengecoh kapal lain Yeena dan Maze menembak dengan saling menyandarkan punggung,mereka berputar posisi bergantian hingga menyisakan satu orang musuh, Yeena menembakkan peluru penutup permainan,dan dikapal mereka bersorak menang,termasuk musuh-musug yang tadinya bekerja sama
“Sayangnya punggung kita yang nyandar,coba kalau depan”Maze tersenyum nakal
“Kalau depan kau pasti udah gak hidup”kata Yeena sedikit tersenyum
Ditengah kegembiraan itu Yeena dan Maze berputar bergantian posisi,tak disangka...
DOR!
Maze tertembak
“Mazeeee!!”mereka meneriakan namanya
Ternyata dikapal terakhir itu masih ada musuh yang bersembunyi. Dengan amukan Zhai menembak serabutan. Yeena bersimpuh dengan menahan luka tembakan diperut Maze sambil terus menahan air yang menggenang disudut matanya
__ADS_1