They Are My Destination

They Are My Destination
6


__ADS_3

“Ru-“ Yeena menempelkan wajahnya dijendela dengan darah dikeningnya yang membuat Haru terkejut takut



“Kyaaaaaaaaa!!!” Haru lupa akan imagenya, teriakannya yang melengking itu mengejutkan Yeena dan yang lainnya



“Apasih idiot satu ini”gumam Yeena melihat Haru yang takut setengah mati



“Buka pintunya itu Yeena!”Kesha berlari memeluk Yeena



‘Na! Ini apa?!” Nacia menyodorkan tangannya yang terkena darah Yeena saat tidak sengaja menyentuh lukanya



“Astaga Yeena! Ini luka kenapa?!!” Kesha memutar tubuh Yeena untuk melihat lukanya



“Em..a.. itu kepeleset terus kegores batu”elak Yeena yang tidak bisa memikirkan alasan lain



“Alasanmu gak bisa lebih bodoh lagi?Aku kan udah bilang gak usah sok keluar-keluar, luka kan!”bentak Haru



“Cih! tadi aja kayak berbi ngeliat kecoa”gumam Yeena kesal



“Apa?! Kau itu ydah sok,ngeselin,ngeyel! Makannya aku gak betah-“omongan Haru terpotong



“Udah Yeen sini duduk jangan banyak gerak, kau juga stop nyalahin Yeena masih mending dia gak Cuma diam dipojokan” sindir Nacia



Mereka mendudukkan Yeena diatas tempat tidur


“Jadi kalian tadi baik-baik aja kan? Keliatannya kalian bisa saling ngejaga”Yeena menunjuk mayat didepan pintu



“Kita baik kok tapi mayat didepan bukan kita yang bunuh. Dia tadi minta tolong tapi...tapi kami takut buat nolong jadi..jadi kami biarin sampe dia...meninggal”Nanad menangis



“Udah Nad tenang, ini bukan salah siapa-siapa bukan salah kita, kondisi yang maksa kita kayak gini jadi udah benar kita gak boleh percaya siapapun” Yeena memeluk teman-temannya

__ADS_1



“Katanya kau mau mantau situasi,jadi apa yang kau dapat?jangan bilang cuma bawa pulang luka”Haru bertanya dengan dingin



“Situasinya masih kacau,lebih parah dari awalan tadi. Kita harus sembunyi disini dulu sampe keadaan diluar aman”ujar Yeena



“Gak sakit Yeen? Ini lukanya dalam loh Yeen” Kesha mengalihkan topik




“Enggak” jawab Yeena cepat



“Dia kan kulit badak” lelucon Nanad membuat mereka tertawa,selain Haru. Bukan karena lucu hanya saja mereka butuh sesuatu yang membuat mereka merasa baik-baik saja ditengah keadaan abnormal ini.



“Dibaikin malah ngelunjak ya” cicit Yeena



“Oke! semuanya game over” suara pemilik dungeon



“Tersisa 250 orang yang menuhin syarat,kalian boleh nempatin rumah manapun. Ini sebagai hadiah untuk kalian”muncul beberapa orang yang turun dari mobil,mereka mebawa kotak-kotak besar kedalam tiap rumah. Beberapa saat kemudian mereka pergi tanpa kotak tadi



“Silahkan masuk kerumah kalian, untuk game selanjutnya besok akan ku beri tau. Babay”layar didepan mereka hilang bersamaan dengan pemilik dungeon



Setelah mendapatkan rumah Yeena diobati oleh Kesha


“Sini coba liat lukanya Yeen”Kesha menepuk tempat tidur meminta Yeena untuk berbaring



“Oh my Yeena!! Ini lukanya panjang banget,dalam lagi!”



“Yaelah Key,gak sakit juga seminggu dua minggu juga sembuh”



“Seminggu apa! Sebulan juga gak sembuh ini Yeen!!”Nanad menimpali

__ADS_1



“Nih obatin”Nacia memberikan kotak obat



“Eh dapet darimana?” Yeena



“Dilaci tuh”tunjuk Nacia



“Mungkin ini yang ditaro sama orang-orang tadi,nih ada galon,sabun,baju bahkan senjata juga,ini orang mau kita tawuran ya,gila!”ujar Haru



“Astaga aku lupa ada laki-laki disini anjer,Yeen tutup bajunya!”Kesha panik karena sedari tadi Haru diam sehingga membuat mereka melupakannya.



“Cih! gak menarik juga,kasur lebih enak diliat daripada dia”Haru berbaring diranjang dan menghadapkan punggungnya pada mereka. Melihat itu mereka menganga tak percaya.



“Brengsek! Nad,bisa gak kau larang pacarmu”Kesha



“Udahlah,obatin Yeena aja,perih tuh pasti”Nacia mengalihkan perhatian Kesha



“Ahaha ...kayaknya gak usah deh”Yeena segera duduk melihat Kesha memegang botol rivanol



“Ntar infeksi Yeen! udah baring lagi”Nacia merebah paksa Yeena



“Aduh gila ya Cia! kuat banget dorongnya luka Yeena kesentak gitu”Kesha



“Ya maap”cicit Nacia



“Sini,makin lama gak bagus”Kesha menuangkan cairan rivanol pada kapas



“Stop!”Yeena menahan tangan Kesha

__ADS_1



__ADS_2