
Ditempat latihan Yeena
“Ayo,coba serang”Yeena bersiap pada posisinya
“Gi,gimana?”Nacia mengepal tinjunya kaku
“Ah salah! Pertama luruskan tangan mu, mulai tekuk ujung jari terus lipat kepalan kedalam” Yeena memberi instruksi
“Bukannya sama aja?”tanya Nacia
“Oh my. Berhenti dulu, aku jelasin sekarang biar aku gak ngulang-ngulang”ujar Yeena
“Kalian perhatiin ya. Lurusin telapak tangan kalian,mulai tekuk ujung jari terus lipat kepalan kedalam”mereka mengikuti peragaan Yeena
“Bedanya sama kepalan yang lain apa Yeen?”tanya Kesha
“Bedanya kalau kalian ngepal kayak gini itu lebih kuat, kalau ditepis juga masih bisa kita kontrol, sementara kepalan yang biasa itu lemah arahnya juga hampa karna tumpuannya lengan jadi bisa cedera kalau terlalu kuat”jelas Yeena
“Emang kalau kepalan yang kau ajarin ini titik tumpunya dimana?”tanya Kesha tertarik
“Diurat pergelangan tangan,jadi kalau ditepis tangan mu tegang gak ngebelit urat tangan”jawab Yeena
“Woaahh..! kau kok tau? Keren,keren!”Nacia bersorak
“Iya, keren kalau gak ingat frist blood...”Kesha menatap lurus dengan lemas
“Ah sial...!”Nacia berekspresi sama
“Nacia”Yeena memberi tanda agar Nacia kembali bersiap
“Doakan aku masih hidup”pintanya pada Kesha dengan ekspresi tak rela
“Ambil posisi mu!’kata Yeena
“Posisi?”Nacia bingung
__ADS_1
“Liat postur ku!”
Naciapun meniru postur tubuh Yeena
“Serang apapun yang mau kau serang”ujar Yeena
“Apapun? Kau beneran gak papa nih?l koreng mu itu loh”tanya Nacia tak yakin
“Apapun!”Yeena menahan geramnya, dan kemudian Nacia pun berteriak bersamaan dengan menyerang vital Yeena
“Woy! Aku cewek, bisa gak kau serius dikit?”Yeena menangkap kaki Nacia
“Kau bilang apapun... aku liat di tv juga biasanya gini..”cicit Nacia
“Kecuali ini! Kalau lawan mu cowok baru”Yeena memejamkan matanya menahan emosi
“Kalau kau main-main lagi malam ini kita latihan berdua”lanjutnya
“Aaaa enggak! Oke aku serius”Nacia mulai fokus, dia menyerang wajah Yeena tapi berhasil ditangkis
“Kepalanmu belum benar, kuatkan!”
“Lambat” Yeena menangkap serangannya
Nacia mengibas-ngibaskan tangannya karena sakit
“Jangan main-main!”peringatan dari Yeena
Lalu Nacia menyerang kepala Yeena tetapi Yeena menundukkan kepalanya bersamaan dengan kakinya yang menyilang kaki Nacia, dia menggeser pijakan Nacia dan berputar kebelakangnya serta mengunci tangan Nacia yang sudah terjatuh
“Aaakkhh! Sakit sakit!”eluhnya
“Terlalu lambat, kaki mu lumayan kuat,aku kira karna badan ku lemah ternyata emang kuat aku agak susah gesernya. Serangan mu bisa dibaca,banyak celah, le-mah”ujar Yeena dengan ekspresi datar
“Lepas dulu! Aa sakit, sakit!”teriak Nacia
__ADS_1
“Gila...! Aku gak berani kalau gini” Kesha menelan ludah
“I,iya aku juga”Nanad menimpali
“Kau sana. Giliran kalian. Aku kasih waktu sampe mereka berdua selesai ingat kau harus perbaiki apa yang aku bilang tadi”ujar Yeena melepaskan Nacia
“Aku gak mau!”teriak Nacia
“Ohow kayaknya kau mau bikin janji nanti malam”Yeena menaikan sebelah alisnya
Nacia berjalan lesu sambil memegang tangannya yang sakit
Sementara dipersembunyian Maze dan teman-temannya bersorak seru melihat aksi Yeena
“Waaah! Gila gila! Liat gak cara dia jatuhin lawannya tadi?!”Zhai terkagum
“Aaaaa Dewi Nana ku”teriak Tristan
“Hus diam! Nanti ketauan bodoh”Eindelyn
“Halah itu karena lawannya aja yang lemah,cobak kalau ketemu yang sebanding pasti dia yang kalah”ujar Maze tak mengakui Yeena
“Tapi dia lagi sakit loh,seimbang dong. Malahan lawannya yang untung. Ehem, kira-kira kalau kau yang jadi lawannya siapa yang menang?”Austin
“Jelas aku lah. Aku ini Maze! Tapi gak mungkin aku nindas cewek”Maze menyombongkan diri
“Oke, kita tunggu aja pasti ada saatnya, kita liat kekuatan Tuan Maze”cemooh Zhai
“Jangan harap orang mesum kayak kau bisa nyentuh Dewi Nana!”Tristan melototi Maze
“Udah pernah tuh”Maze memprovokasi Tristan
“Apa!? Kau brengsek!”Tristan menerjang Maze dan akhirnya mereka berdua berguling ditanah
“Woy loly sialan turun!”Maze berusaha mendorong Tristan
__ADS_1
“Enggak bakal!”mereka saling bergulat
“Ah sial kenapa tenaga si loly kuat banget”dalam hati Maze