
Maze mencoba usulan Zhai dengan membantu Yeena memasak
“Tapi apa nih? Aku disuruh giling cabe! Tunggu kau Zhai!”eluh Maze dalam hati
“Ahh panas anjirr”Maze mengibas-ngibaskan tangannya yang terkena cabai
Yeena tetap fokus memasak,Maze yang ingin diperhatikan Yeena mulai bertingkah konyol dengan menyenggol-nyenggol Yeena,berteriak,berteriak ditelinganya,melompat-lompat yang membuat Yeena jengkel. Yeena mematikan kompor dan menarik tangan Maze
“Apasih megang-megang, aku kasih tau ya jangan modus-modus!”Maze menarik tangannya kembali,Yeena menghembuskan kasar nafasnya dan meletakkan tangan Maze didalam wadah berisi beras.Maze yang merasa panasnya mereda menghentikan tingkah konyolnya
“Udah mendingan? Kata nenek ku kalau panas gara-gara kena cabe,direndam pake beras biar dingin”Yeena menatap lurus beras ditangannya sambil mengunyahnya. Maze yang malu mengakui memasang wajah datar,dia menjawab dengan menaikkan sebelah alisnya. Yeena hanya mendengus melihat tingkahnya dan lanjut mengunyah beras. Maze diam-diam tersenyum saat Yeena tidak melihat
Maze menatap heran Yeena yang mengunyah beras
“Jorok banget sih ni cucu nenek beras dimakanin,belum dicuci lagi”Yeena tidak ambil pusing dengan kata-kata Maze
Saat tangan Yeena mendekati mulutnya,Maze menarik tangannya
“Hmm manis”Maze memakan beras dari tangan Yeena,mata Yeena membulat karena terkejut
Blushh wajah Yeena memerah,dirasanya jantung berdebar kencang
__ADS_1
“Aduh ini ni yang bikin jantung paduan suara”dalam hati Yeena
“A-apa sih! Kalau mau ambil sendiri tu banyak!”Yeena menarik tangannya secepat kilat,dia meninggalkan Maze sambil menunduk
“Eyy mesum! Dewi Nana-ku kenapa? Wah kau mau coba macam-macam ya!?”tanya Trsitan yang berpapasan dengan Yeena
Maze hanya menaikkan bahunya dan tersenyum
“Kau ngapain sih? Tangan direndam beras”kata Tristan
“Nih coba”Maze memberikan beras
Tristan mencoba dengan ragu
“Si loly. Manis gini kok rasanya!”Maze melotot kearah Tristan
“Manis apa bajeng! Nih cobaa cobaa!”Tristan memasukkan beras secara paksa, Maze menutup rapat mulutnya tapi Trsistan terus memaksa dan akhirnya masuk dalam mulut Maze
“Bangsatttt kok pait sih? Cih cih cih”Maze meludah
“Iyakan paitkan,rasa bedak?”
__ADS_1
“Apa karna tangannya beda ya? Pasti iya,model kayak gini emang pait sih”Maze memperhatikan Tristan dari atas sampai bawah dengan mata yang sedikit menyipit
“Ap-apa? Kau mau apaaa? Walaupun Dewi Nana-ku udah seharusnya nolak kau,tapi kita ini teman ya kan? Kyaaaa si mesum pedofillll!”Tristan berteriak menutup dadannya
Maze menatapnya geli? Dan pergi
“Woy kau mau kemana?”teriak Tristan
“Nyari Zhai”balasnya
Sementara itu dirumah Yeena menceritakan tentang tubuhnya tang aneh saat bersama Maze
“Pas aku sama Maze ba...badanku jadi aneh,jantung kayak mau loncat,dari pipi sampe kebadan rasanya panas kebakar gimana gitu ahh gak ngerti! Apa aku kena penyakit jantung ya?!”Yeena memegang kepalanya frustasi
“Yeena jangan-jangan”Nacia menjeda ucapannya
“Mati. Jangan bilang kalau aku suka sama si sinting!?”risau Yeena dalam hatinya
“Jangan-jangan, kau...cabul ya?!”lanjut Nacia menyipitkan matanya pada Yeena
“Ha? Kau yang cabul! Kalian juga cabul semuaaa!”Yeena berteriak lalu pergi dengan marah meninggalkan mereka dengan tanda tanya
__ADS_1
“Ha? Jangan-jangan Yeena suka sama Maze!??”kata Nacia baru menyadari
“Oh my! Masa? Demi apaa?! Pantes aja Yeena sekarang udah bisa becanda,akhir-akhir ini juga aneh,kadang suka marah sendiri,senyum-senyum sendiri. Aku kira gara-gara latihannya terlalu berat sampe otaknya stres”seru Kesha menepuk tangannya