
. Maaf telat Up.. 🙏🏻🙏🏻
DiMohon jangan lupa Like dan komentarnya 💋
Klik Favorit juga 💋 dan kirimin Mama setangkai 🌹...
❤ Happy Reading ❤
...
Marissa turun ke lantai bawah menuju Kantin Kantor.
Marissa memesan nasi goreng seafood dan segelas jus jeruk dingin.
"heii siapa tuh?" seru salah satu karyawan wanita yang tak duduk jauh dari Marissa
"katanya sekretaris baru Tuan Alex!"
"hahhhhhhh? yang benar saja? sejak kapan selera Tuan Alex jadi seperti ini"
"betul.. sungguh merusak pemandangan !!" celutuk salah satu dari mereka.
Marissa yang mendengar mulai jengah. Namun dia tidak bisa bereaksi ataupun mengambil tindakan.
"hmmm ingattt!! Kamu sekarang Marissa gadis yang polos!!"gumamnya dalam hati mengingatkan dirinya.
drrzztt
"Nona.. mereka menuju ke arah Nona dan membawa segelas minuman" chat Maria.
Marissa hanya membacanya dan berkedip ke arah Maria yabg sekarang menyamar menjadi Office girl.
"hmm walaupun polos dan lugu tak harus lemah kan?" gumamnya lagi sambil senyum smirk.
Dengan sengaja Marissa memegang ponselnya dan mematikan layarnya.Lalu mengarahkan ke arah tiga wanita itu.
"1..2..3.." gumam Marissa, ketika wanita itu berniat menumpahkan minuman dikepala Marissa, Marissa langsung bangun dari duduknya lalu berbalik spontan ke arah mereka yang seolah-olah kaget bahunya yang terkena minuman.
Blesshhhh
Jus jeruk Marissa membasahi wajah dan baju wanita didepannya.
"Arghhh!!apa yang kamu lakukan!!"teriak wanita itu yang bernama Winni.
"Maaf.. Maaaf Bu..tidak sengaja" ucap Marissa sambil membersihkan wajah Winnie dengan tissue yang mengakibatkan Maskara dan ayelinernya berantakan.
"sudahh.. sudah.. dasarrr bodohh!! Awas kamu!!!" ketus Winni dongkol.
"Sekali lagi maaf buu.."
"bu.. ibuu..!! Emang aku ibu mu!! Panggil Nona Winni! Dengarr Hahh!" Seru Winni lagi dengan congkak.
"Ahh baikk " jawab Marissa.
Winni pergi ke toilet dan diikuti oleh ketiga temannya.
Marissa tersenyum puas..
"Yah walaupun berkorban dikit.. setidaknya hasilnya memuaskan wkwkwkkw!!" Serunya sendiri dan tertawa pelan.
__ADS_1
Maria yang melihat tingkah Nona Audie nya hanya geleng-geleng kepala dan ikut tersenyum puas.
Dan ternyata bukan hanya Maria mengawasi Marissa.
Namun pada saat kejadian tadi. Alex dan Tommy baru saja keluar dari lift.
Alex melihat dengan jelas kalau Winni dengan sengaja menumpahkan minuman ke kepala Marissa.
Namun gadis itu menghindar dengan cepat dan membalas mereka dengan menumpahkan segelas jus jeruk tepat di wajah Winni.
"Tom... pertunjukan ini sungguh terasa seperti dejavu.." seru Alex ke Tommy yang dari tadi menyaksikan tontonan gratis yang lebih seru dari pada di netflix.
"Betull Alex.. tapi itu tidak mungkin orang yang sama kann?" ujar Tom.
"hmm.. itu tidak mungkin. Pasti hanya kebetulan.." seru Alex dan kembali masuk ke dalam lift.
"Tom, Skalian makan siang ku bawa ke atas.."seru Alex santai dan langsung menutup pintu lift.
"ckckckk..dasar ..Aku harus segera mencari info tentang Audie, bisa - bisa gw yang jadi sasaran terus !" gumam Tommy dan bergegas memesan makan siang mereka.
Marissa kembali ke lantai 18 dan menuju toilet untuk membersihkan bajunya yang terkena siraman air teh tadi.
Alex yang ternyata duduk di dalam ruangannya memperhatikan Marissa.
Saat ini kaca ruangannya dia ubah menjadi kaca satu arah. Yang artinya dia bisa melihat aktifitas di luar dari ruangannya.
Marissa masuk kembali ke ruangannya dan duduk kembali melanjutkan pekerjaannya.
Entah kenapa Alex menjadi penasaran dengan sosok Marissa setelah kejadian di kantin. Dan sekarang dia seperti mata - mata yang mengamati gerak gerik Marissa.
Bipp.. Alex mengembalikkan kaca ruangannya ke mode normal ketika melihat Tommy keluar dari lift.
"minumannya??" tanya Alex tanpa rasa bersalah.
"Kompliitt Tuan Alex.. Ini silahkan Jus Jeruknya.."ucap Tommy sambil tersenyum dipaksa..
"GoodJob!!" ujar Alex.
"goodjob goodjob peyang lu..!" gumam Tommy pelan, namun masih didengar Alex.
"Tomm..."gumam Alex dan menatap tajam ke sahabatnya.
"hehehheh bercaandaa boss!!"Seru Tommy dengan memamerkan senyum pepsodentnya sambil mengangkat kedua jarinya ke atas.
*****
Bagaimana kabar David ??
Hari ini David begitu senang karena sudah mendapatkan informasi tentang Marissa yang tinggal di sebuah apartment kecil dan bekerja sebagai seorang sekretaris.
"Jadi apa rencana kamu sayang ?" tanya Kimberly ke David yang saat ini sedang duduk diatas pangkuannya.
"hmmm.. menurut kamu??"
"Bagaimana kalau kita temui dia ? Dan mengundangnya ke acara ulang tahun Karina ?" Seru Kimberly.
"Kenapa kita harus mengundangnys Kim ? Nanti dia hanya akan membuat kita malu..!"ucap David.
"Tak apa sayang.. aku sudah punya rencana.." ujar Kimberly sambil membelai lembut pipi David dan ******* bibi r nya.
__ADS_1
"hmm baiklah sayang, aku serahkan padamu..."jawab David dan kembali melu mat bi bir Istrinya.
Ingin memuaskan sang suami. Kimberly memutar badannya. Sehingga kini mereka saling berhadapan.
Kimberly kembali melu mat bi bir sang suami. Dan jarinya dengan lembut membuka satu per satu kemeja David.
David hanya diam menikmati permainan liar Kimberly.
Setelah puas dengan wajah dan bibi r David, Kimberly turun ke dada suaminya lalu me lu mat titik kecil yang ada di dada itu.
"hmmm..kamu sungguh nakal Kim!" gumam David.
"tentu saja sayang, karna itu kamu tak bisa berpaling dariku Dav.." ucap Kimberly dengan menggoda.
David hanya tersenyum menanggapi perkataan Kimberly.
Tangan Kimberly turun mengusap tonjolan bawah yang sudah menge ras.Dan membuka pembung kusnya.
Peda ng David melompat keluar.
"Happpmmhhh..." Kimberly memainkan nya di dalam mulu tnya.
"Sssttt..Kim" seru David yang tak tahan lagi untuk menye mbur-kan lahar panasnya.
Kimberly mela hapnya sampai habis.
"gimana sayang??" tanya Kimberly dan megedipkan matanya.
"kau yang terbaik Kim!! Kita lanjut sebentar malam. Aku harus meeting sekarang.." seru David dan memperbaiki pakaiannya.
"tentu sayang,,kalau gitu aku pulang.." Kimberly pun keluar dari kantor David.
"Siang Bu Kimberly.."sapa Sekretaris pribadi David.
"Hmm Siang.. Nanda.." balas Kimberly tanpa menoleh.
Setelah memastikan Kimberly naik ke mobilnya dan keluar dari area kantor.
David menekan intercom sekretarisnya. "Masuklah.."
Tok tok tok..
"Siang Pak Dav.." sapa Nanda.
"Masuklah dan jangan lupa kunci pintunya" ujar David.
"Baik Pak.." Nanda dengan patuh mengunci pintu kantor. Dia tahu aap maksud dari atasannya ini.
Karena sudah enam bulan ini dia harus melayani has rat atasannya. Tentu saja karena dia berhasil menggoda atasannya ini dengan tu buhnya.
Setelah pintu tertutup, Nanda dengan berjalan dengan gemulai sambil melepaskan pakaiannya satu per satu sambil menggoda David.
Pertama dia melepaskan atasan blazernya, kemudian melepaskan rok mininya, membuka penutup da danya, kemudian yang terakhir kain tipis yang menutup lem bahnya.
Dengan anggun dan berleng gak leng gok menggunakan high heelsnya yang menambah kesan se k si di kakinya yang jenjang dia berjalan ke arah David yang begitu ber has rat.
Dengan gemulai dia naik ke atas meja kerja David. Dan melaya ni David sampai dia menca pai pele pasan.
( Bayangin aja sendiri ya 🤣🤣😅😅 )
__ADS_1
❤❤❤❤