
☘ Bantu karya Mama untuk masuk rekomendasi dengan cara Like, Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Klik Tombol Favorit ❤
...... Happy Reading ......
.........
Ceklek...
Sontak semua mata menuju ke arah pintu.
"Nona Marissa.." seru Verrel menyapa Marissa yang masuk dengan wajah shock.
"Pak Verrel.. ? Papa David..? Kenapa kalian ada di sini..?" tukas Audie. Namun tak ada seorang pun yang menjawab.
"Cindy.. kita gak salah room kan..?" ujar Audie.
"Tidak Marissa.. kalau salah pasti kunci kita tidak berfungsi..!" jawab Cindy yang ikut membuat wajah bingung.
"Maaf Nona Marissa.. Tuan David hanya mencari Nona Karina... " ujar Verrel yang berusaha mengambil alih.
"Hai anak papa..! Kamu di sini juga Marissa ..?" seru David yang kembali ke kesadaran nya dan mulai berakting.
"Ckk.. drama started..* drama dimulai...!" gumam Marissa.
"Iya Papa David.. Aku ada janji dengan teman.." balas Audie dengan tersenyum dan melirik ke Karina.
"Karina.. sapa saudari mu Marissa..!" seru David ke Karina.
Karina memutar bola matanya risih.
"ck untuk apa aku menyapa wanita cupu seperti ini..!" batinnya dengan wajah tertekuk.
__ADS_1
"Aku tidak sudi Daddy..!!" seru Karina sombong dan hendak berlalu meninggalkan semua orang yang ada di dalam ruangan. Tai dengan sengaja dia menabrakkan dirinya ke Audie.
Bughhh... Tapi dengan ceat Audie pura-pura terjatuh karena lemah. Tapi tangannya langsung meraih rambut Karina yang tergurai.
"Aarrr...!!!" teriak Karina. "Yakkk.... Apa yang kau lakukan..!!" seru Karina kesakitan.
Nanda, Lukas, dan Cindy menahan tawa nya.
"Maafff ..." seru Audie menahan tawa nya.
Dan sekali lagi pada saat Audie ingin bangun.
"Aaaakkkk...!!!" Karina kembali menjerit kesakitan.
Audie dengan sengaja menarik rambut Karina sebagia tumpuan.
"Maaaff Karina.. rambutmu nyangkut di jariku.." ucap Audie dengan wajah innoncent nya.
"ehmm...ehmm...! Marissa kamu ingin makan malam bersama ?" tanya David.
"Mungkin lain kali Papa David, Saya ada janji dengan teman kerja.." jawab Audie sambil tersenyum.
"Baiklah...Kalau begitu Papa duluan ..!" ucap David dengan wibawa.
"iya.." jawab Audie singkat.
"Aku ingin sekali memeluknya.. Sidney.. Anakmu sangat cantik..!" batin Nanda.
Tapi Nanda berusaha menahan diri. Hanya melewati Audie begitu saja.
Sedangkan Audie sangat penasaran sosok yang menjadi informan dan pada saat mata Audie bertenu dengan Nanda. Nanda sekilas mengedipkan mata untuk Audie.
__ADS_1
"Apakah itu dia..?!" batin Audie.
"Ada apa Nanda..?" seru David tiba-tiba. Nanda langsung berbisik.
"Aku hanya menyuruh pria tidak berguna itu untuk segera pergi Tuan.."
"Hmm..ok..!" balas David singkat.
Dan setelah David, Verrel dan Nanda tidak terlihat.
Audie pun berbicara kepada Lukas dan Cindy.
"Apakah dia ada di sini..?" ucap Audie.
Lukas dan Cindy pun saling melirik. Dan mengangguk kecil.
Audie pun terduduk lemas.. "Siapa dia..? Kenapa dia rela berkorban untuk misi ini..?" cercah Audie merasa iba kepada Nanda.
"Kalau untuk itu Nona.. Hanya dia yang berhak untuk mengatakan nya.. Saya dan Cindy hanya menjalankan tugas atas perintahnya.." balas Lukas dengan sopan.
Sungguh berbeda pada saat tadi menjadi pria brengsek di depan David.
"Terima kasih untuk hari ini..!" ucap Audie tulus kepada Lukas dan Cindy.
"Sama-sama Nona..."
☘☘☘☘☘
#hahahaha... pura-pura gak lihat ahh 😂😂
Terimakasih untuk selalu support Kisah Audie dan Alex 😍
__ADS_1
Mohon untuk selalu Like, Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Klik tombol favorit 💋