
...Selamat Membaca...
"Baiklah Karina. Karena Tuan Alex ada di ruangannya. Saya akan mengantar mu langsung untuk bertemu dengannya..!!" Ucap Marissa dengan wajah lugu.
"Dasarrrr bodohhhh...!! Emang kalau culun gampang banget dipengaruhi..!!"gumam Karina dalam hati.
Setelah Alex mendengar perkatan Audie. Alex segera mengganti mode kacanya dan duduk kembali ke kursinya.
Tak lama Kemudian..
Tok Tok tok...
"Permisi Tuan Alex.." Sapa Audie di balik pintu.
"Iyah Nona Marissa, silahkan masuk.." Ucap Alex ikut memainkan perannya.
Audie pun masuk bersama Karina.
Karina berjalan lenggak lenggok dengan dress orens ketatnya diatas paha.
"Hai Tuan Alex.. perkenalkan nama saya Karina..." sapa Karina dengan nada menggoda.
"Ada perlu ada Dia datang ke ruanganku Nona Marissa..?" Seru Alex yang tidak membalas sapaan Karina. Malah berbicara ke Audie.
"Hmm.. Begini Tuan Alex.. Nona Karina adalah anak dari Ayah saya. Dia ingin mengundang Tuan Alex ke acara ulang tahun nya yang ke 23" ucap Audie menjelaskan maksud ke datangan Karina.
Yang sebenarnya sudah Alex tahu.
"Betul Tuan Alex.. Saya akan sangat senang apabila Tuan Alex meluangkan waktunya untuk datang ke party saya.." seru Karina yang kini sudah duduk di depan Alex dan menyilangkan kakinya.
Audie yang berdiri di samping Karina hanya menatap Alex dengan senyuman yang tertahan.
"Saya akan pergi apabila Nona Marissa ada di acara tersebut..!" Seru Alex.
"Tentu saja Tuan Alex.. Saudari ku pasti akan datang..!"
"Benarkan saudari ku Marissa...!!" Lanjut Karina dan memegang tangan Marissa dan menariknya untuk mengikuti kemauannya.
"Iya Karina, saya akan datang..!" ucap Audie.
"Lihat lah Tuan Alex, Marissa akan datang.. Aku menunggu kedatanganmu Tuan Alex...!" Ucap Karina dan maju ke samping Alex dan ingin mengecup pipi Alex.
Namun dengan cepat Alex menghindar dengan berdiri dari duduknya.
"Baik Karina. Sampai Jumpa..!" Ucap Alex.
Karina terlihat kesel karena Alex menghindari kecupannya.
"Tunggu saja kamu Alex.. kamu akan bertekuk lutut dihadapanku..!!" gumam Karina dalam hati.
Karina pun bergegas keluar dari ruang meninggalkan Audie dan Alex.
Setelah melihat pintu telah tertutup rapat.
Alex menghampiri Audie.
"Kenapa kamu sangat jahil Nona Audie..!!" seru Alex sambil melipat tangan di dadanya.
__ADS_1
"hmmm...??" Audie menjawab seolah tak mengerti maksud Alex.
Alex hanya menggelengkan kepalanya.
"Sini...!" Ajak Alex mendudukkan Audie di sofa dan ikut duduk disamping Audie.
"Ada apa Tuan Alex...??" Tanya Audie santai.
"Audiee....!! Alex kalau hanya kita berdua..!" Seru Alex tak senang.
"Tapi kita di kantor dan kamu atasanku..!" ujar Audie.
"Kamu pacar ku.. calon istriku..!" seru Alex tak mau kalah.
"Sejak kapan aku menyetujuinya..?" seloroh Audie yang sudah merona akibat kata-kata Alex.
"Sejak usiamu lima tahun Nona Audie..!" bisik nya di telinga Audie.
blusshhhh
"ehmm ehmmm..! Itu karena kita masih kecil, jadi tidak terhitung..!!" alasan Audie.
"Jadi...tadi siapa yang mengatakan "Akulah Wanitamu Tuan Alex..!!" Ujar Alex sambil menyontohkan yang tadi Audie katakan kepada dirinya.
"Ehhmmm ehmmmm..!" Audie menjadi gugup dan memalingkan wajahnya
Alex mendekatkan wajahnya dan membuka kacamata Audie.
"Dan siapa yang tadi menikmati ciu manku..?" bisiknya menggoda Audie.
Audie memalingkan wajahnya ingin marah. Namun yang terjadi bi bir mereka jadi bersentuhan.
Audie membeku dan ingin menarik wajahnya. Belum sempat Audie bergerak. Alex menahan kepala belakang Audie.
Audie membeku mendapatkan ci uman dari Alex. Darah di dalam tubuhnya serasa mengalir begitu deras.
Apalagi pada saat Alex memiringkan kepalanya. Dan memaksa memasukkan li dahnya ke dalam mulutnya.
"Ini terasa sangat aneh... !" gumam Audie dalam hati.
Karena hampir kehabisan nafas. Audie menepuk-nepuk bahu Alex.
Alex melepaskan lu matannya dan menatap wajah wanita di depannya.
"Kau tahu.. aku sangat merindukanmu..!" gumam Alex lembut. Dengan tatapan yang begitu lembut.
Audie seperti tersihir. Dan dia tak sadar kalau saat ini Alex kembali menyatukan bi bir mereka.
"Balas sayang.." ucap Alex di sela ci uman mereka.
Audie dengan patuh mem balas ci uman Alex. Perlahan Audie mem buka mu lutnya membiarkan Alex menjelajahi dirinya.
Setelah ci uman yang cukup panjang. Alex melepaskan ci u mannya.
"I love you..and thank you Audie..!" bisiknya tepat di atas bi bir Audie.
Alex memeluk erat tubuh Audie.
Audie yang masih bingung dengan perasaannya tidak dapt menjawab pernyataan cinta Alex.
__ADS_1
Dia tahu kalau memang mereka sudah kenal dan tunangan sejak kecil. Namun berpisah selama delapan belas tahun tanpa ingatan sedikitpun tentang Alex membuatnya harus kembali mengenal Alex kembali.
Yang saat ini membuat Audie bingung. Kenapa ingatannya tentang Alex pada saat mereka bersama itu hilang. Sebesar apa trauma yang dia alami.
Alex yang paham atas perasaan Audie pun melepaskan pelukannya.
"Audie..apakah kamu benar-benar tidak mengingat ku ??" tanya Alex penasaran. Karena Alex merasa seperti orang asing di dekat Audie.
"Maaf Alex.." hanya itu yang bisa Audie ucapkan.
Alex hanya tersenyum dan mengusap puncak kepala Audie
"aku akan membuatmu kembali mencintaiku..dan mulai sekarang aku yang akan menghampirimu..jadi.. jangan pernah menolakku.. ok..?" ucap Alex.
Audie hanya tersenyum dan mengangguk mengiyakan.
"Jadi apa rencana kamu di acara Karina ?" tanya Alex.
"Hmmm tidak ada..!" jawab Audie santai.
"Seriusss...?!"
"Iyahh.. aku hanya mengikuti alur permainan mereka.." lanjut Audie.
"hmm baiklah.. aku akan ikuti permainanmu sayang..! Tapi ingat !!! Aku tak mau berada di dekat ulat keket orens tadi..!!" seru Alex merinding mengingat Karina.
"Hahahahhaha.... Tentu saja.. aku tak akan membiarkan seorang pun menyentuh priaku..!!" jawab Audie spontan.
"Ehmmm maksudkuu.. menyentuh kamu Alex..!" ralat Audie ketika sadar apa yang dia ucapkan barusan.
Alex tersenyum mendengar ucapan Audie. "Kenapa kau selalu bertingkah begitu menggemaskan Audie..!!" Gumam Alex dalam hati.
🌼🌼🌼🌼
Karina yang sudah ada di mobilya menghubungi Kimberly.
"Mom... aku berhasil mengundang Tuan Alex...!" Seru Karina bangga.
"Hahahaha tentu saja sayang..!" Balas Kimberly
"Dia begitu tampan Mom..!! Aku akan mendapatkannya..!! Dia pasti sangat hebat saat di ranjang..!!" ujar Karina.
"Hahahahah... Oh iya.. bagaimana dengan Marissa..?" tanya Kimberly penasaran
"Ohhh My Mom...!! Dia sangat culun dan buruk rupa..!" seloroh Karina.
"Dan satu lagi.. sangat bodoh..!!hahahahha" lanjut Karina dan tertawa senang karena berhasil menipu Marissa.
"Baguslah sayang.. mari kita perkenalkan dia pada saat pesta ulang tahun mu..!" Ide Kimberly.
"Noooo Mom..!!! Dia akan mempermalukan diriku..!!" protes Karina.
"Hahahaha.... itulah tujuan Mommy.. mempermalukan dia...!! Bayangkan bagaimana kata-kata rekan bisnis Daddymu dan teman-temanmu saat lihat Marissa..!!" seru Kimberly dengan semangat
"Kau akan bersinar sayang dengan berada disamping Marissa..!!" lanjut Kimberly.
"Tapi Mom..!!" sela Karina.
"Ingat Karina.. kita harus bisa mengambil semuanya dari Marissa..!!" lanjut Kimberly.
__ADS_1
"Hmmm baiklah Mom..!" ujar Karina mengikuti rencana Kimberly.
...JANGAN LUPA LIKE, KOMENTAR DAN ❤...