
#Yuhuuuu Last Part Untuk Tommi Maria 🥰
Ingat untuk selalu support denga Like dan Komentar 💋
Happy Reading ~~
"Sayang..aku..!" leng ki ngan Maria merasa seperti mau pi pis lagi.
"Ah..ah..ah...akuu...! ahh..!" seru Maria kembali men dapatkan pun cak nya yang ke empat.
"Akuu juga sayang... !!" seru Tommy yang merasa sudah di pe ng hu jung batas.
"Ahhh Mariaa....!!!" teriak Tommy begitu timun nya me nyem prot kan mi lik nya di dalam ra him Maria.
"Ahh..!!" Tommy kembali me ng rang hingga semua tum pah tiada si sa.
Tommy melepaskan perlahan tangan Maria dan me le paskan tau tan mereka. Maria am bruk di atas kasur.
Tommy tersenyum melihat Maria yang masih mengambil nafas. Tu buhnya di penuhi keringat dan sisa pr cin ta an milik mereka ber dua.
"Huff huff..!" suara nafas Maria.
"Sayang...Terima kasih banyak..! I love you my wife..!" ucap Tommy dan me nge cup bahu mulus Maria.
Diri nya pun ber baring di sisi Maria dan menarik tu buh istrinya itu ke dalam de ka pan nya.
"Sekarang kau milik ku se utuh nya..!" goda Tommy. Dan di sambut senyuman hangat dari istrinya.
"Dan... kamu hanya milik ku..!" balas Maria membalas pe lu kan suaminya dan meng hi rup dalam aroma maskulin dari tu buh pria yang sangat di cintainya itu.
"I love you to my husband..suamiku sayang...!"
__ADS_1
Mereka berdua pun terlelap dalam de kapan dan ber ba lut selimut hangat.
"Uhm.." gumam Maria di dalam tidurnya. Dia merasa bi birnya begitu basah. Dan da2 nya sakit seperti ada yang me ra mas nya.
Tu buhnya be re aksi aneh. Hingga membuat nya harus terpaksa mem buka mata. Dan betapa terkejutnya ketika dirinya membuka mata.
"pmmmhh...Tom..?" ucap Maria tidak jelas karena sang suami tengah me lu mat bi bir nya.
Tommy tersenyum dan melepaskan ci u mannya.
"Sudah bangun sayang..?" ujar Tommy santai tapi tangannya masih berada di atas da2 Maria.
Dan hanya di beri kan anggukan kecil oleh Maria.
"Ngapain yank..?" tanya Maria lagi.
"Bangunin istri ku untuk makan malam..!" jawab Tommy dan mengangkat tu buh istri nya itu untuk bersandar di Headboard ranjang.
Cup.. kecupan singkat di kening Maria.
Tommy berjalan ke arah meja hanya dengan menggunakan boxer dan mengambil nampan yang berisi full makanan, buah dan jus yangbtadi di antarkan oleh pelayan resorts.
Tommy meletakkan nampan di atas kasur. Lalu duduk berhadapan dengan sang istri.
Dengan telaten, Tommy mengangkat gelas dan memberikan kepada Maria.
"Aaa...! minum dulu sayang.." ujar Tommy sambil mengarahkan sedotan ke bi bir Maria.
Maria tersenyum dan mem buka sedikit mu lutnya.
__ADS_1
"Thank you sayang..!" ucap Maria lembut.
Tommy mengusap ujung bi bir Maria dengan ibu jarinya. Membersihkan sisa minuman tadi.
"Sama-sama sayang..." balas Tommy tak kalah mesranya.
Tommy mengambil alat makan, lalu memotong Roti Lapis Daging. "Aaa...!" ucap nya lagi.
"Aku bisa sendiri sayang..!" ujar Maria merasa tidak enak di layani seperti ini. Walaupun kini hatinya penuh dengan bunga.
"Tidak ada penolakan..!!" tukas Tommy sambil meletakkan garpu yang lengkap dengan roti isian.
Mau tidak mau, Maria membuka mu lut nya dan melahap suapan Tommy yang membuat sang suami tersenyum.
"Ternyata sifat pe mak sanya dari Mama Nola..!!" gumam Maria pelan. Mengingat bagaimana dirinya di paksa ikut ke butiknya pada saat pertama kali Dirinya bertemu dengan seorang wanita paruh baya. Yang tidak di sangka kini menjadi Mama Mertua nya.
Tanpa sadar Maria tersenyum dan tertawa kecil.
"Ada yang lucu sayang..?" tanya Tommy penasaran.
"Hmm ada..!" seru Maria pelan.
"Apa..?"
"Takdir...!" jawab Maria santai dan tersenyum hangat.
☘☘☘☘☘
Thank You ~~~
Next mulai masuk di part konfliknya bebz 😊
__ADS_1