
#Lanjuttt Terusss ya 😍😍
Selamat Membaca ❤
....
"Iya ..? Ada apa sayang..?? Ada yang sakit..??" tanya David khawatir. Bukannya menjawab pertanyaan David. Nanda menghamburkan dirinya ke dalam pelukan David.
"Maaf..." lirih Nanda dengan pelan membuat David tidak bisa mendengar apa yang Nanda ucapkan.
"Sayang..?" panggil David dengan lembut.
"Maaf aku hanya ingin memeluk mu.." jawab Nanda seadanya.
"Hmm... kamu bisa memeluk ku sayang.. " balas David lembut, kemudian memeluk Nanda dengan erat. Nanda yang tidak mengenakan pakaian membuat David harus menahan bi*rahi yang tiba-tiba terbangun akibat sentu han dari Nanda.
"Kita ke dokter.." ucap David berusaha tenang. Saat ini lebih penting kesehatan Nanda. Dia tidak ingin kehilangan wanita yang dia cintai untuk kedua kalinya.
Nanda mengangguk pelan. "Tapi tas ku ada di ruangan kerjamu sayang..semalam aku lupa mengambilnya.." ucap Nanda manja.
"Iya sayang.. nanti aku ambilkan..hmm..?? Sekarang pakai dulu dress ini..!?" ujar David sambil memasukkan dress ke kepala Nanda. Dengan sabar dan telaten David membantu Nanda memakai dressnya. Setelah selesai, di sempatkan nya mengecup lembut bibir Nanda dan keningnya cukup lama.
"Please jangan sakit sayang.." gumam David lembut.
Nanda tersenyum dan menciumi David dengan lembut.
"Tunggu di sini, aku ke ruangan kerja sebentar dan mengambilkan tas kamu hmm..?" ujar David dan di berikan anggukan kecil oleh Nanda.
__ADS_1
Nanda yang masih duduk di atas ranjang hanya menatap punggung David meninggalkan ruangan.
"Sedikit lagi...." gumam Nanda lirih.
David yang menuju ruang kantor melihat sekilas Kim yang baru saja masuk ke kamar nya.
David terus berjalan menuju mejanya ketika melihat tas Nanda. Namun mata nya tertuju dengan map coklat yang berada di atas mejanya.
"Map apa ini..?" gumam David sambil mengernyitkan alisnya.
David melihat sesaat jam tangannya kemudian dia memutuskan untuk melihat isi map coklat tersebut.
David membaca tabel yang tidak asing. Ketika flashback masa lalu berputar di kepalanya.
Kemudian mata nya tertuju di tinta merah yang bertuliskan 99,99% adalah ayah dan anak kandung.
David merobohkan dirinya di atas kursi nya. Kepala nya tiba-tiba begitu sakit melihat kenyataan yang ada di depan matanya saat ini.
"Apa maksud semua ini..??!!" gumam David sambil memijit kecil kepalanya yang terasa begitu sakit.
Begitu banyak masa lalu terlintas di pikiran nya. Bagaimana dia begitu membenci Marissa, yang selama ini dia anggap anak haram. Bagaimana dia melukai Sidney tanpa bertanya kejadian yang sebenarnya. Mata dan hatinya seolah tertutup.
"Sidney... apa yang sudah aku lakukan sayang...!!!" lirih David menarik rambutnya dengan kasar.
"Sayang....??" suara Nanda mengejutkan David.
__ADS_1
"Nanda....sayang....!! Apa yang harus aku lakukan..??!!" seru David dengan mata yang begitu merah.
"Ada apa sayang..??" tanya Nanda pura-pura panik dan menghampiri David.
"Lihatlah...mana yang harus aku percaya sayang..? Bukti masa lalu atau saat ini...?" seru David sambil memperlihatkan hasil test DNA ke Nanda.
"Astagaa sayang... !" shock Nanda sambil berpura-ura membaca kertas tersebut. Nanda melihat hasil rekaman suara yang belum di sentuh David yang dia letakkan tept di sebelah map.
"Ini apa sayang..??" seru Nanda menunjuk ke benda kecil berwarna hitam.
David melihat apa yang di tunjuk Nanda dan mengambilnya.
"Alat perekam suara..??" gumam David.-
☘☘☘☘☘
#Misteri semakin terkuak...!!! Pegangan yang erat ya !!
#Kita Crazy Up Hari ini Bestie sampai jempol Mama kriboan 😍😂🤣
Jangan lupa Like, Komentar dan Segelas Kopi buat Mama 😍😍
Ini Visual untuk Papa David 😍
__ADS_1
Cocok gak nih..?? 😍