
#Happy Reading beb 💋💋
....
"Turun kau pe*l cur...!!!" Teriak Kimberly.
Nanda yang tidak menyangka kalau Kimberly akan bersuara langsung saja mengganti mode permainan nya.
"Nyonyaaa...!" seru Nanda terkejut.
Begitu pun dengan David yang bangun dari rebahannya. Tapi bukannya takut karena ketahuan. David menjadi geram karena Kimberly audah membantah perkataan nya.
"Sayangg..." gugup Nanda dan langsung sembunyi di belakang David memasang wajah ketakutannya.
"Siapa yang menyuruhmu masuk...?!" geram David kepada Kimberly.
Bukannya menjawab pertanyaan David. Kimberly malah memaki Nanda. "Dasar perempuan licik...!! David..!! Sedari tadi dia ....!"
"Sayanggg... hiksss...aku ... aku...!" Nanda memeluk pinggang David dengan erat memotong ucapan Kimberly.
Melihat Nanda yang ketakutan membuat David begitu geram.
Tanpa mengenakan celana, David berjalan menghampiri Kimberly. "KELUAR..!!" seru David.
"Pe* l cur itu yang harusnya keluar David..!!!" teriak Kimberly tidak mau mengalah.
Plaakkk....
"Ahhhh!!" rin tih Kimberly kesakitan.
__ADS_1
David menampar Kimberly untuk pertama kali dalam hidupnya.
"Kamuu... menamparku ?? Hanya untuk perempuan itu..!!" geram Kimberly tidak terima.
"Jangan berteriak pe*l cur ke wanita ku..!!" geram David. "Kau lah pe*l cur yang sebenarnya saat ini Kim..!! Jadi keluarlah...!!"
"Davviiiddd...!" lirih Kimberly begitu terluka dengan ucapan David.
"Keluarr..!!!" teriak David dengan murkanya.
Nanda yang menyaksikan tontonan di depannya ingin sekali tertawa. Namun saat ini dia harus tetap menangis. Menangis karena bahagia untuk dirinya. Namun David yang mendengarnya seperti menangis seorang gadis yang ketakutan.
Kimberly dengan perasaan campur aduk keluar dari ruangan meninggalkan David.
Blammm....
Suara dentuman pintu yang keras dibbanting oleh Kimberly.
David segera menghampiri Nanda dan memeluknya. "Stop menangis sayang..!" seru David.
"Tapii... itu salahku.. aku tidak perhatikan arah pintu karena terlalu fokus kepadamu..! hikss...!" ucap Nanda, kembali bermain kata dengan David.
David yang mendengar ucapan Nanda langsung saja tersenyum. "Kalau begitu.. kamu harus kembali fokus..!" seru David yang langsung mendorong tu buh Nanda dengan lembut hingga berbaring di sofa.
Wajah Nanda yang basah akibat air mata buaya nya. Membuat dirinya menjadi begitu sek si. David langsung saja kembali me lu mat bi bir Nanda. "Ahh David...!" gumam Nanda ketika David mulai me re mas dan bermain di sekitar pu-tting miliknya.
Nanda menatap David dengan tatapan menggoda dan mem balas lu matan David tak kalah panas.
David mengusap wajah Nanda yang basah dan berbisik. "Sekarang kamu memiliki hak atas rumah ini.. Nyonya David..!" bisik David.
__ADS_1
Nanda membelalakkan mata terkejut. Benar-benar tidak menduga kalau ternyata secepat ini.
"Sayang..?" David berseru melihat Nanda yang membisu dengan mata bulatnya yang begitu menggemaskan.
"ahh...iya..maaf.. aku hanya terkejut sayang..."ucap Nanda terbata-bata.
"Kamu tidak mau menjadi Nyonya David..?" ujar David sambil membelai pipi Nanda penuh cinta.
"Tentu saja aku mau sayang... itu adalah kebahagian ku.. Tapi bagaimana dengan Nyonya..?" jawab Nanda dengan wajah sendu.
"Itu menjadi urusan ku...! jawab David santai dan di berikan anggukan kecil oleh Nanda.
"Mulai sekarang kamu tinggal di sini... Aku akan menyiapkan kamar untukmu..!" lanjut David.
"Aku tidak mau..!!
☘☘☘☘
#support Karya ini Dengan Like, Tulis Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Klik tombol Favorit ❤
Terimakasih untuk selalu support Kisah Audie dan Alex 😍
Teman-teman yang mau mampir di Karya MamaZan yang lainnya. Bisa ketik judul
<>
Kisah Romantis, Komedi, yang di kemas dengan begitu simple. No drama-drama.
Rate 21
__ADS_1
SUDAH TAMAT