Tuan Alex Akulah Wanitamu

Tuan Alex Akulah Wanitamu
James Brengsek


__ADS_3

#Mohon untuk selalu tinggalkan Like dan Komentar setelah membaca ya say 🥰😘


...


....


"Apa kamu tahu sayang siapa ayah kandung Marissa..?"


"James adalah ayah dari Marissa..!" seru David dengan dingin.


Degg....


"James..?" gumam Nanda tanpa sadar.


David menaikkan satu alisnya. "Apa kau mengenal James..??" tanya David penuh selidik.


Nanda terkejut dengan pertanyaan David. Otaknya berpikir dengan cepat." Belum waktunya Nanda..!!" batin Nanda.


"Ehhmm sepertinya aku pernah mendengar namanya sayang...!" kilah Nanda mencoba berpikir.


"Jangan bilang yang kamu maksud James yang tadi aku sebutkan ?? Salah satu pemegang saham di Lashon Grup..??" seru Nanda dengan ekspresi shock. Kemudian berdiri dan mengambil kertas di atas meja David. Lalu kembali ke sisi David.


David hanya mengikuti gerakan Nanda. Dan tersenyum kecut, karena sempat berpikiran yang tidak-tidak terhadap Nanda.


"Iya sayang..!" jawab David.


"Oh...My... God...!!!" shock Nanda sambil menutup mulutnya.

__ADS_1


"hmmm.." gumam David dan tersenyum melihat ekspresi Nanda.


"Maaf aku tidak tahu sayang, dan tadi semapt marah tidak jelas kepadamu..!" ucap Nanda dengan manja dan merangkul lengan David lalu menyandarkan kepalanya di dada David.


"Its ok sayang..! Aku juga minta maaf..hmm..?" balas David dengan lembut. Kemudian mengecup kening Nanda dan berpindah ke bibir ranum Nanda. Mereka berciuman cukup lama hingga suara ketukan pintu terdengar.


Tok..tok..tok..


"Tuan...Kita harus pergi.." ucap Verrel.


David langsung berdiri. Begitu pun dengan Nanda yang mengikuti David.


Di dalam mobil Nanda berpikir dengan keras bagaimana cara menghubungi James saat ini juga. Otaknya berpikir dengan cepat agar bisa berpisah dengan David walau hanya sesaat.


Nanda merebahkan kepalanya ke pundak David sambil memijit keningnya.


"Ada apa sayang..?" tanya David khawatir.


"Sini..." ucap Davud lembut sambil merebahkan kepala Nanda di atas pahanya. David dengan lembut memijit kepala Nanda.


"Ohh.. God... Sebenarnya yang mana kepribadian aslimu David..!!! Dan kau Nanda.. Fokus terhadap misi mu..!!" batin Nanda kembali berkecamuk. Bukan satu dua kali hati Nanda bertengkar akibat perlakuan David terhadapnya.


Nanda menutup matanya dan memeluk pinggang David.


David tersenyum melihat sikap manja Nanda.


"Setiba di Hotel, kamu istirahat saja di kamar..?" bisik David. Membuat Nanda membuka matanya.

__ADS_1


"Tapi bagaimana dengan meeting nya sayang..?"


"Ada Verrel..! Kamu tidak usah khawatir..hmm..??" balas David sambil mengusap kepala Nanda.


Nanda tersenyum dan mengangguk. "Terima kasih sayang, Maaf aku hanya menyusahkan..!" ucap Nanda dengan nada sedih.


"Sstttt...Don't say like that..( jangan katakan seperti itu)..!" seru David dan menutup mulut Nanda dengan telunjuknya. Dan hanya di jawab anggukan kecil oleh Nanda.


Setelah tiba di Hotel. David menyempatkan memesan kamar untuk Nanda beristirahat.


"Mau aku antar..?" ucap David khawatir.


"It's ok sayang.. aku bisa sendiri..!" tolak Nanda halus.


"Kamu fokus dengan meeting hari ini..ok..?!" lanjut Nanda menyemangati David. Padahal Nanda tahu. Kalau yang nanti David temui adalah orang suruhan Alex untuk berinvestasi di Perusahaan David yang kini berdiri sendiri. Akibat di tendang secara paksa dari Lashon Grup.


"Siap Nyonya David..Tunggu aku...hmm..?" bisik David di telinga Nanda.


"Dengan senang hati sayang... cepatlah kembali..!" balas Nanda dengan nada menggoda. Kemudian masuk ke dalam lift.


Setelah masuk di dalam kamar hotel. Nanda segera menuju kamar mandi. Tempat teraman dari kamera cctv.


Langsung saja Nanda mengambil ponsel nya. Dan menghubungi James. Di deringan ketiga, James mengangkat panggilan telponnya.


"Brengsek kamu James..!!!


☘☘☘☘

__ADS_1


#Apa benar kalau Marissa anak James ?? Kalau benar seperti itu.. Jadi dalangnya adalah..??


#Lanjuttt beb..!!


__ADS_2