
Malam minggu kita begadang ya 😍😍
Tapi ingat amunisi untuk Mama dengan segelas Kopi pahit atau mawar 😘😘
Happy Reading sayy ~~
"Nathan, kamu sebaiknya segera mengurus apa yang Alex katakan..!" Sela Tommy sebelum Nathan berbicara panjang lebar dan menatap tajam ke Nathan.
"Baik Kak..!"
Nathan pun dengan segera bangkit dari duduknya dan keluar ruangan untuk memberikan titahnya kepada bawahannya.
Setelah semua selesai, Nathan kembali ke ruangannya agar bisa kembali bertemu dengan Kakak Sepupunya dan Alex yang sudah dia anggap seperti kakaknya sendiri.
Nathan dan Tommy adalah sepupu satu kali. Ayah Nathan dan Ayah Tommy adalah saudara kandung. Namun pada saat Nathan berusia sembilan tahun, Kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Akhirnya Kedua orang tua Tommy memutuskan untuk menjadikan Nathan anak angkat mereka. Kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tua Tommy sama rata kasih sayang yang mereka berikan kepada Nathan.
Tommy yang seharusnya menjadi Direktur Utama di stasiun TV Nipko menolak karena ingin kerja bersama Alex. Dengan alasan masih ingin belajar padahal dia tidak ingin terikat ketika menjadi Direktur utama serta menghindari perjodohan oleh kedua orang tuanya.
Akhirnya dengan segala keputusan dan titah dari Tommy, Kakak yang sangat dia sayangi Nathan mengemban menjadi Direktur Utama di Nipko TV. Dengan iming-iming oleh Tommy hanya sebentar.
"Kak...semua sudah beereess....!"
kriiikkk kriikkkk krikkkk
Nathan yang membuka pintu ruangannya tidak menemukan siapapun di dalam.
__ADS_1
Nathan menutup rapat pintu nya dan berteriak.."Dasarrrr Kakak-kakak Luckknatttt...!!!!" dengan sangat kesal.
"Sayang gak apa-apa tuh kita tinggal gitu aja si Nathan..?"
"Iya tenang aja..!"
"Kenapa Nathan akrab banget sama kamu dan Tommy.. Kalian perlakukan dia seperti anak kecil..!" seru Audie mengingat bagaimana Alex dan Tommy mengganggu dan memerintah Nathan seorang Direktur Utama Nipko TV.
Alex hanya mengusap puncak kepala Audie dan mengecup keningnya.
"Nathan itu adik kecil ku dan Tommy..!" seru Alex.
"Maksudnya..?"
"Hmm..seperti itu..!" jawab Alex seadanya yang sebenarnya tidak ingin berbohong ke istrinya walau hal kecil. Tap demi Tommy dia terpaksa berbohong.
"Hmm nanti pada saat berdua saja aku ceritakan ke Audie" gumam Alex.
Namun Tommy tidak sadar kalau gerak-geriknya di perhatikan oleh Maria.
"Pasti ada yang dia tutup-tutupi..!!" Gumam Maria.
"Yang bikin penasaran siap informan Uncle James yang akurat 100% seperti itu dan yang paling utama dia mengetahui pada saat yang tepat..?!" gumam Audie.
"Aku sudah tanyakan ke Uncle James. Tapi Uncle juga menutupi siapa informan yang sangat dia percayai itu..!" jawab Alex.
__ADS_1
"Apa uncle menyimpan mata-mata disisi David..?" asumsi Tommy.
"Bisa jadi, Tapi kalau sampai seperti itu. Posisi mata-mata itu pasti sangat berbahaya dan dia harus berhati-hati.." tukas Alex.
Sedangkan David saat ini sedang bersama Nanda di Hotel S.
"Tuan... kemarilah..!" seru Nanda yang sudah memakai baju tidur yang kekurangan bahan menunggu David.
"Tentu saja sayang..!" seru David yang sudah membuka pakaiannya dan memegang sesuatu di tangannya.
Nanda melayani ke bru talan David dalam ber cin ta. Sebuah mainan yang menyerupai ti mun pria dia ma sukkan ke dalan li yang Nanda.
Nanda tak berhenti men des sah dan menje rit.
"Ughh Tuan..!"
"Apa kau suka sayang..?"
"Uhmm ini sangat nik mat Tuan..!"
🧐🧐🧐🧐
#Menurut kalian siapa ya mata-matanya..?"
Ingat untuk Selalu LIKE, KOMENTAR dan Klik Tombol FAVORIT
__ADS_1