
#Haii... Buat yang marathon jangan lupa klik tombol like dan komentar yang banyak ya 😍
#Mama juga dengan senang hati menerima bungan dan kopi dari kalian 💋
...........
Kini David sudah di pindahkan ke kamar VVIP yang sudah di siapkan oleh Alex.
"Sayang,, kamu istirahat di sini dulu...! Nanti aku bangunin begitu Papa David siuman..." ucap Alex lembut ke istrinya. Alex membantu Audie meluruskan badan nya di atas kasur.
Alex dengan sengaja meminta ranjang yang nyaman untuk sang istri beristirahat. Walaupun badan nya juga sudah sangat kelelahan karena kejadian tadi. Tidak menurunkan perhatin nya kepada sang istri.
"Alex... Uncle titip urusan di sini. Kalau ada masalah hubugi Uncle secepatnya...!" seru James yang ingin segera menuju ke Kantor Kepolisian setelah mendapatkan pesan singkat dari Ferdinand.
"Baik Uncle..!" jawab Alex.
"Tom...aku ada siapkan satu kamar di sebelah.. istirahatlah dengan Maria..."ucap Alex ke Tommy yang sedang duduk bersama Maria di sudut sofa. Maria tengah terlihat sibuk mendengar kabar terbaru dari para anggota nya.
"Ok Al...Tapi setelah kamu mendengar berita yang Maria dapatkan...!" seru Tommy.
"Orang ku baru saja mengabarkan kalau Kimberly sudah di bawa ke Kantor Kepolisian oleh Daddy Ferdinand..."ucap Maria yang memang sudah di angkat anak oleh Ferdinand dan Lily.
"Dan semua bukti sudah di serahkan ke kantor Polisi. Saat ini Kakak Laki-laki yang di duga bekerja sama dengan Kimberly masih sementara dalam pencarian..." lanjut Maria.
"Hmm... Thank you... Dan sekarang semua itu bisa kamu serahkan ke Daddy...Kalian berdua beristirahatlah..." seru Alex.
Audie yang di kira sedang tertidur karena membelakangi mereka bertiga ternyata mendengar semua ucapan Maria.
Ada perasaan lega yang bersemayam di relung hatinya. Dia bersyukur ternyata selama ini sosok Ayah yang dia benci juga sudah di bohongi.
Setelah mendengar Tommy dan Maria keluar. Audie berbalik dan melihat punggung suaminya yang sedang duduk di tepi ranjang.
Audie memeluk pinggang Alex dan mengecupnya.
Mendapatkan pelukan tiba-tiba Alex menoleh dan melihat sang istri sedang tersenyum kepada nya.
"Sudah bangun sayang..?" gumam Alex sambil mengelus pipi Audie yang hanya mengangguk kecil.
puk puk puk
Audie menepuk ranjang, meminta agar Alex ikut naik ke atas kasur bersamanya.
Alex tersenyum dan ikut berbaring dan memasukkan tubuh mungil istrinya ke dalam pelukannya.
"Semuanya sudah berakhir sayang..." bisik Alex dengan lembut dan mengecup kening Audie cukup lama.
"Terima kasih sayang..." balas Audie yang tambah erat memeluk suaminya.
Sudah satu jam berlalu, Audie yang sudah selesai mandi dan berganti baju. Yang di bawakan oleh Pak Supri, supir Mommy Lily.
__ADS_1
"Gantian sayang ya sayang.. kamu jagain Papa David dulu. Aku mau mandi..." ucap Alex menghampiri istrinya.
"Iya sayang.." balas Audie yang membalas kecupan suaminya sebelum masuk ke kamar mandi.
Audie duduk di kursi yang ada di sisi ranjang David. Perlahan Audie memegang tangan David dan mengusapnya dengan lembut.
"Pa... Audie mohon... Cepat bangun... Hmm... Audie sudah maafin Papa..." lirih Audie.
Audie menutup matanya mengingat setiap kejadian tadi. Begitu jelas terekam bagaimana David menahan peluru dengan tubuhnga untuk menyelamatkan dirinya.
Tidak terasa bulir air mata kembali jatuh ke pipi nya. Tiba-tiba ada sentuhan tangan hangat yang mengusap pipinya dengan lembut.
"Terima kasih Marissa...Putri papa..."
Audie membuka matanya melihat David yang sudah membuka matanya dan melihat nya sambil tersenyum.
"Pa...." suara serak Audie yang tidak dapat membendung air matanya.
"Hiks...hiks..." tangis Audie dengan tubuh terguncang.
Alex yang mendengar dari balik pintu ikut tersenyum bahagia.
Sebenarnya David sudah siuman dari dua puluh menit yang lalu. Pada saat Audie masuk ke kamar mandi.
Alex sudah menceritakan ke David kalau Audie sudah mengetahui kejadian sebenarnya dan istrinya itu tidak pernah meninggalkan David untuk siuman.
David tersenyum bahagia. Ternyata anaknya mmeiliki hati yang begitu tulus. Sifat yang sama dengan mendiang istrinya, Sidney.
David pun menyetujui ide dari Alex. Tanpa dia sangka, dirinya dapat mendengar sendiri penuturan kata yang sangat ingin dia dengar. Putri nya sudah memaafkan dirinya.
Padahal sudah begitu banyak kesalah yang sudah dia perbuat kepada Mendiang istri nya dan putri semata wayang nya ini.
David berusaha untuk bangun. Namun langsung di tahan oleh Audie.
"Papa mau ngapain...??!" seru Audie spontan menyebut kata Papa tanpa canggung ke David ketika melihat David kesakitan karena berusaha untuk duduk.
David tersenyum bahagia."Papa hanya ingin duduk sayang..." jawab David.
"Ck...!! Papa mau apa ..?? Tinggal bilang...! Biar Audie yang kerjakan..Papa masih tahap pemulihan..OK..??!" cerocos Audie.
"Hahhaha.... Sifat galakmu sama seperti Mommy mu ...!" gumam David bahagia.
Blush...
Seketika Audie sadar. Dia tidak canggung di depan David. Apakah karena mereka masing-masing menyimpan perasaan rindu yang tertahan.
Ceklek
Alex keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar dan sudah berpakaian rapi.
"Tapi aku yakin.. Audie jauh lebih galak dari pada Mommy Sidney..!" celutuk David dari belakang.
"Sayang....!!!!" seru Audie malu.
__ADS_1
"Tidak mungkin Alex... Istriku pasti lebih galak...!!" seru David tidak mau kalah.
"Apa Mommy Sidney pernah menghajar enam orang sekaligus....?" tanya Alex ke David membuat David terkejut menatap Audie dan menggelengkan kepala nya.
"Berarti istriku memang yang paling galak Pa...!!!" seru Alex penuh kemenangan.
"Ya... Putri Papa memang yang paling galak...!!" sambung David. Yang membuat Audie mengerucutkan bibirnya.
"Apa kalian saling memamerkan kegalakan istri ...??" celutuk Audie kesal.
"Ya....!!" jawab David dan Alex bersamaan.
"Ck..!! Aku tidak tahu kalau kalian sekompak itu...!!!" seru Audie cemberut dan sedetik kemudian tersenyum bahagia.
Mereka bertiga pun tertawa bahagia bersama.
"Hmm... Pa... Istri Papa.. Nyonya Kim.. Sudah di tangkap oleh Kepolisian..." ucap Audie ragu sambil menyuapi David dengan bubur jamur.
David hanya mengangguk kecil.
"Papa tidak masalah..?" tanya Audie ragu.
David tersenyum. "Kenapa sayang..?"
"Pasti Papa akan terluka melihat wanita Papa di bawa ke Sel Tahanan... " ujar Audie.
"Dia pantas sayang... Dia yang sudah memisahkan kamu dari Papa...Dan dia yang sudah membunuh Mommy mu..." balas David tegas, tidak ada kebohongan di sorot matanya.
"Dan dari awal wanita yang Papa cintai hanya Mommy kamu...Papa dan Kim adalah sebuah kesalahan..."jawab David tersenyum.
Audie pun sangat lega mendengar ucapan David.
"Hmmm... Bagaimana dengan Aunty Nanda...?" tanya Audie ragu.
Alex pun langsung melihat ke arah sang istri.
Sebenarnya tadi setelah berbincang cukup lama dengan Nanda. Akhirnya Audie sadar kalau wanita yang sekilas bertemu dengan nya di Hotel Queen waktu itu adalah Nanda.
Audie tidak ingin bertanya apapun soal itu. Karena Audie langsung bisa menarik kesimpulan kalau selama ini yang sudah berjuang di belakang layar dan menempati peran berbahaya adalah Nanda
Dan yang satu lagi Audie sadari. Audie dpat melihat sorot mata Nanda yang sangat khawatir menunggu keadaan David. Dan setelah Nanda tahu kalau operasi David berhasil. Nanda terlihat begitu lega dan tersenyum bahagia.
David seketika sadar dia saat ini melupakan Nanda dan begitu banyak hal yang ingin dia bicarakan dengan Nanda.
"Di mana Nanda..?!"
☘☘☘☘
#part mengandung bawang :(
#nanda kamu di mana...??? Di cariin papa David...
#maaf kalau gak ada konflik berat antara pertemuan David dan Audie pertama kali ya...>,< Karena mama gak mau buat yang terlalu ngeDrama .. heheheheh (ngelesss bangett nih mama)
__ADS_1