
...Happy Reading...
...........
"Lalu di mana Tommy..? Daddy lihat mobilnya masih ada di halaman..?" seru Ferdinand mencari Tommy.
"Sepertinya antar Maria ke Paviliun, Tapi belum kembali... nyasar mungkin pa...!" jawab Alex asal membuat semua orang tertawa.
Dan yang sedang di bicarakan lagi ngapain ya..? 😂
"Thank you Tom..!" ucap Maria di depan pintu setelah mereka tiba.
Tommy menaikkan satu alisnya.
"Kamu tidak mengundangku masuk ..?" seru Tommy.
"Hmm..?" gumam Maria.
"Aku ingin segelas cappucinno...!!" ucap Tommy dan langsung menerobos masuk ke dalam paviliun.
Maria menahan tawanya.
"Dasar bocah tua..!!" gumam Maria melihat sikap Tommy yang seperti ABG alias Anak Baru Gede sambil menutup pintu.
__ADS_1
Dan benar saja, ketika Maria masuk ke dalam. Tommy sudah duduk manis membuka jasnya. Lengan kemejanya sudah di gulung naik sampai se siku. Kancing atas kemejanya sudah di buka. Membuatnya sangat tampan.
"Indahnya ciptaan Tuhan..!" gumam Maria dalam hati.
Maria pun membuka blazer yang di pakai nya dan menuju dapur membuat cappucino untuk Tommy.
"Hai sayang...!" seru Tommy tiba-tiba memeluk Maria dari belakang dan menaruh dagu nya di bahu Maria.
"Hai sayang...!" balas Maria sambil mengaduk segelas capucino di cangkir.
Tommy terus saja menghirup aroma tu buh Maria membuat Maria ke gelian dan tertawa.
"Tommy.. geliii .. iih...!" gumam Maria dengan manja. Sosok yang sungguh berbeda ketika dirinya yang tadi siang.
Pasalnya tadi siang. Belum sempat Tommy menyelesaikan pekerjaan nya. Maria harus keluar untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan.
Akhirnya begini lah dirinya saat ini. Menjadi anak kucing manja di depan pemiliknya.
"Janji apa sayang..?" tanya Maria yang pura-pura lupa.
Tommy menatap Maria denga tatapan ingin memangsa dirinya.
Dengan cepat Tommy mendaratkan bibirnya di bibir Maria. Di lu mat nya dengan begitu lembut. Maria yang telah terjebak. mengalungkan kedua tangan nya di pinggang Tommy.
__ADS_1
Ci u man yang semakin dalam tiada henti. Hanya gerakan kepala ke kiri dan ke kanan. Atau di lepas sesekali untuk mengatur nafas mereka. Namun lu ma tan itu terus berlangsung. Li dah mereka saling me li lit dan bertukar sa liva. Tangan mereka terus saling menyentuh tu buh bagian sensitif.
Tommy melepas pagu tannya dan merapatkan keningnya di kening Maria.
"Mari berhenti sayang...Aku takut tidak bisa mengontrol diri jika lebih dari ini..!" bisik Tommy dengan suara beratnya.
Maria hanya tersenyum. Baginya Tommy sungguh luar biasa bisa menahan diri seperti ini. Padahal dirinya tidak keberatan sama sekali apabila dia melakukan hal lebih dengan Tommy.
Dua orang dewasa dalam satu ruangan kosong. Dan terletak di sudut danau yang sepi. Walaupun mereka bercinta dengan panasnya. Tidak akan ada seorang pun yang mendengarnya.
"Terimakasih sayang..." balas Maria dan menge cup sekilas bibir Tommy dan memeluknya dengan erat.
Namun naas nya Maria bisa merasakan sesuatu yang mengeras di bawah sana. Kemudian mendongakkan kepalanya menatap Tommy.
"Jangan bergerak..hmmm...?? diam saja seperti ini.." bisik Tommy dan Maria hanya mengangguk kecil kembali keposisinya dan tidak melakukan gerakan apapun.
☘☘☘☘
#hahahahah... Tommy yang sabar yaa 😂😂🤣
#Kita Cut dulu sampai menuju halal yakk..😆
#Perkuat Imun Booster nya say 🥰 Dengan Like, Tulis Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Klik tombol Favorit ❤
__ADS_1
Terimakasih untuk selalu support Kisah Audie dan Alex 😍