
#Mohon untuk selalu tinggalkan Like dan komentar setelah membaca ya say 🥰😘
...
....
"Sebenarnya Marissa itu bukan anak kandung ku... Dan gara-gara dia, istriku yang pertama meninggal...Wanita yang sangat aku cintai... Namanya Sidney...!"
Sontak membuat Nanda terkejut. Ini adalah informasi baru yang dia tahu. Dan apa maksud perkataan David dengan Mencintai Sidney. Karena sepengetahuannya. David hanya memanfaatkan Sidney untuk mengambil harta Sidney.
Raut wajah shock Nanda di salah artikan oleh David. "Kamu tenang saja sayang, itu hanya masa lalu. Dan ketika aku tahu telah di khianati. Rasa cinta itu berubah menjadi perasaan benci teramat dalam.." ucap David sambil menatap wajah Nanda.
"Maksud kamu..?" ucap Nanda kelu. Tubuh nya bergetar hebat.
"Sayang...kamu kenapa...?" seru David panik merasa tubuh Nanda bergetar hebat.
Deg...
"Ahh.. tidak sayang.. mungkin aku hanya kecapean.." kilah Nanda sambil mencoba menetralkan perasaan nya.
Saat ini, dia harus menggali informasi dari David. Nanda mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres. Dan dia juga ingin menghubungi James ketika mendapatkan informasi dari David.
"Boleh aku berbaring di pelukan mu sayang..?" ucap Nanda dengan manja.
David dengan cepat mendekap tubuh Nanda, menyandarkan kepala Nanda di dadanya.
Nanda dan David terdiam beberapa saat. Larut dalam pikiran mereka masing-masing.
__ADS_1
"Sayang.." gumam Nanda lembut.
"Iya..?" balas David dan melihat wajah Nanda.
"Boleh aku mendengar masa lalu mu..?" pancing Nanda.
David terdiam tampak berpikir.
"Kalau kamu keberatan, tidak perlu kamu ceritakan sayang.." potong Nanda dan kembali memeluk pinggang David dan menyandarkan kepalanya.
David menghembuskan nafasnya kemudian mengecup puncak kepala Nanda cukup lama.
"Aku hanya tidak ingin melukaimu dengan masa lalu ku.." lirih David.
"Dan cerita ini pasti sangat panjang.." lanjut David mencoba mengenang masa lalunya.
"Aku bersedia mendengarkan nya sepanjang dan selama apapun itu... dan aku hanya ingin lebih mengenal pria yang aku sayangi ini dengan masa lalu nya.." ucap Nanda lembut yang berbicara di dalam dekapan David.
Tok tok tok...
Verrel mengetok pintu. Membuat Nanda memperbaiki posisi duduknya.
"Masuk..!" seru David.
"Tuan... ternyata Nona Marissa adalah orang yang sama dengan Nona Audie..!" seru Verrel.
"Iya, aku juga melihat nya..!" Balas David. Wajahnya kembali geram. Mengingat telah di permainkan oleh Marissa.
__ADS_1
"Kamu kosongkan jadwal ku hari ini..!!" seru David.
"Tapi Tuan.. klien kali ini adalah kesempatan kita satu-satunya untuk kembali mendapatkan investor besar..!" ujar Verrel panik.
David menoleh ke arah Nanda. Dia tidak tega meninggalkan Nanda yang sedang kurang enak badan. Namun di satu sisi dia harus pergi bertemu dengan klien besar.
"Mau aku temani sayang..?" tawar Nanda.
Verrel yang sudah tahu hubungan Tuannya dengan sang sekretarisnya pun tidak merasa canggung. Karena kini mereka sudah blak-blakan memperlihat hubungan mereka berdua.
"Tapi..?" ujar David.
"Aku baik-baik saja..!" seru Nanda meyakinkan. Di satu sisi, Nanda tidak ingin ketinggalan satu pun informasi tentang David.
"Kamu atur rapatnya Verrel...!" seru David.
"Baik Tuan.. kita akan rapat dalam satu jam ke depan di Hotel S..!" jawab Verrel. Kemudian meninggalkan ruangan David.
David kembali duduk di sisi Nanda dan merangkul pinggangnya. Kemudian David mengangkat Nanda agar duduk di pangkuannya dan menghadap ke dirinya.
Kini mereka berdua saling menatap. David memainkan anak rambut Nanda dan menyandarkan kepalanya di dada empuk Nanda.
"Terima kasih sudah hadir dalam hidup ku Sayang..." gumam David lembut.
Nanda mengusap kepala David. Lidahnya kelu tidak bisa menjawab. Perasaannya menjadi campur aduk.
"Dulu...
__ADS_1
☘☘☘☘
#Lanjuttt beb..!!