Tuan Alex Akulah Wanitamu

Tuan Alex Akulah Wanitamu
Alex menjadi President Direktur


__ADS_3

#Lanjut Lagi seyeng 😘


Selamat berbuka Puasa


Ingat untuk selalu Like, Komentar, Kirim Hadiah dan Klik Tombol Favorit ya ❤


Happy Reading ~~~


.....


"Apa aku mengatakan sesuatu yang salah..?" seru Tommy sambil menaikkan bahunya.


"Tidak Tom..! Tapi itu sangat masuk akal..!!" balas Alex.


"Kalau gitu saya siapkan perlengkapan untuk Marissa.." sela Maria.


"Ok Kak Mar.. Thank you..!" balas Audie.


Setelah kurang lebih dua puluh menit mereka melakukan rapat kecil. Akhirnya semua petinggi dari Ferdinand Coorporationt sudah hadir di ruang meeting.


"Ok Alex.. sudah waktunya..!" seru Tommy.


Dan di jawab dengan anggukan kecil oleh Alex.


"Ayo sayang,.." ujar Alex. Dan Audie langsung saja mengaitkan tangan nya ke lengan Alex.

__ADS_1


"Let's Go sayang..!"


Sedangkan Tommy sudah siap dengn beberapa berkas dan Map di tangan nya. MAria pun jalan beriringan di samping Tommy.


tap.. tap... tap...


Suara langkah mereka berempat mengisi lorong jalan kantor yang sangat megah itu.


Tepat berada di depan pintu besar. Tommy dengan siaga membuka pintu dan mempersilahkan Alex dan Audie untuk masuk.



Begitu Alex masuk ke dalam ruangan, semua staff dan petinggi-petinggi berdiri menyambut Alex. Namun tidak dengan seseorang yang duduk di bagian kepala meja.


Yaitu Ferdinand sendiri, Sang Pemilik Perusahan.


Sedangkan Tommy berdiri di atas mimbar untuk memimpin rapat. Dan Maria duduk tepat di sisi kursi Tommy. Yaitu dekat dengan Sang pemilik Perusahan.


Tommy dengan cekatan membawakan rapat sesuai instruksi. Di kesempatan ini pula. Ferdinand menyerahkan Perusahaan ke Alex. Jadi posisi Alex saat ini bukan lagi hanya seorang CEO, Namun CEO yang sekaligus ada President Direktur Utama atau pemilik perusahaan.


Alexpun sangat terkejut dengan keputusan tiba-tiba dari sang daddy. Namun, apapun tu Alex sudah siap untuk mengemban titah dari sang Daddy.


Semua staff tertinggi dan pemegang saham bertepuk tangan menyambut Alex dengan suka cita. Karena memnag bagi mereka Alex sangat layak untuk menduduki posisi tersebut.


Setelah pemindahan kepemilikan Ferdinand Coorporation. Kini Alex mengambil jalannya rapat. Alex mengemukakan tentang niatnya untuk mengakuisisi Lashon Grup.

__ADS_1


Dan tentu saja tu menjadi pro dan kontra dari para pemegang saham.


"Kami tidak yakin Tuan Alex kalau pihak Lashon Grup akan memberikan perusahaan mereka ke phak kita..." ujar salah satu pemegang saham.


"Betul Tuan Alex, walaupun Nona Audie memiliki saham senilai empat puluh lima persen di Lashon Grup. Itu masih belum cukup untuk mengakuisisi Lashon Grup...!"Seru seseorang pemegang saham juga.


"Dan kami berpikir, itu akan membuat Ferdinand Coorporation akan memiliki hubungan buruk dengan pihak Lashon Grup.."


Alex dengan tenang menanggapi semua komentar dari para pemegang saham.


Alex menjelaskan kalau dengan mengakuisisi Lashon Grup bukan berarti, Lashon Grup akan hilang atau berganti nama perusahaan. Hanya saja kepemilikan seutuhnya saja yang berbeda yaitu atas nama dirinya.


"Kami masih belum yakin, kalau pihak dari Lashon Grup akan setuju Tuan...!" seru Pemegang saham lainnya.


"Baiklah kalau itu sekarang masalah nya..!!" seru Alex kemudian dan memberikan perintah ke Tommy.


"Tommy..." seru Alex dan mengangguk kecil kepalanya.


"Baik.." jawab Tommy kemudian berjalan ke arah pintu yang menyatu di dalam ruangan meeting. Lalu menekan sebuah tombol. Seketika sekat kayu berubah menjadi kaca transparant.


Semua mata para pemegang saham dan staf tinggi pun menoleh. Tidak menyangka kalau ruangan meeting ini terhubung dengan ruangan lain.


Dan di ruangan tersebut ada sekitar tujuh orang pemegang saham di Lashon Grup.


"Bukankan itu Tuan James...?" gumam seseorang yang mengenali James.

__ADS_1


☘☘☘☘☘


#Yukk yukkk jangan Lupa Like, Komentar dan Kirim Hadiah ya Bestie 😘😘


__ADS_2