
#Mohon untuk selalu tinggalkan Like dan komentar setelah membaca ya say 🥰😘
#Menuju tamat, semua teka-teki akan terbongkar..!!
....
"Brengsek kamu James..!!!" maki Nanda begitu telpon nya tersambung.
"Hei.. come on Nanda..! Ada apa..??" tanya James dengan tenang. Baru kali ini Nanda memaki nya seperti ini.
"Katakan apa yang kamu tutupi dari ku, dari Cathlyn, dan dari Marissa..??" cerca Nanda. Dirinya seakan menelan bulat-bulat apa yang dikatakan David.
"Apa maksud kamu Nan..?? Aku tidak pernah menutupi apapun dari kalian..!!" balas James dengan nada sedikit tinggi.
"Lalu Marissa sebenarnya anak siapa.. Hah..?!" tanya Nanda to the point.
Mendengar pertanyaan Nanda membuat James tentu saja terkejut. Kenapa bisa Nanda melontarkan pertanyaan seperti itu kepada dirinya.
"Jamesssss..!!!" teriak Nanda lirih.
"Tentu saja anak Sidney..!" jawab James tanp ragu.
"Lalu Ayah kandung Mariisa siapa..??" tanya Nanda lagi.
"Maksud kamu..?? Tentu saja David...!!" seru James dengan tegas.
"Apa kamu yakin..??" ujar Nanda.
"Tentu saja Nanda..! Sidney dalam hidupnya hanya mencintai satu pria..!! Dan dia adalah David...!" ucap James.
"Lalu apa maksud David yang mengatakan Marissa adalah anak Haram dan kamu adalah Ayahnya James..!!! Katanya kamu dan Sidney memiliki hubungan..!!" ucap Nanda lirih.
"Oh my Fu* king Sh*it..!!" maki James.
"Dari mana kamu mendapatkan informasi seperti itu Nanda..!!! Kau juga tahu... !! Aku dan Sidney hanya bersahabat..!! Dan satu-satunya wanita yang aku cintai hanya Cathlyn..!!" seru James dengan marah.
Nanda tersadar dengan perbuatan nya. Seharusnya dia bertanya baik-baik terhadap James. Bukan nya langsung menuduh James.
"Hiksss.. maaf James..hikss..." ucap Nanda dengan isak tangisnya.
"Ceritakan ada apa sebenarnya..!! Informasi apa yang kamu dapatkan sehingga membuatmu tidak terkontrol seperti ini..!!" cerca James dengan nada rendah.
Akhirnya Nanda menceritakan apa yang David ceritakan kepda dirinya tanpa ada yang ketinggalan satu hal pun.
"Jadi.. ada seseorang yang memberikan David foto-foto ku dengan Sidney..? Dan bukti test DNA antara aku dan Marissa..??" tanya James, tidak percaya kalau ada kejadian seperti itu.
"Iya James..! Sekali lagi maaf, aku sempat menuduh mu..!" balas Nanda.
"Sudahlah Nanda...Aku tidak menyalahkan mu..!! Dan ini adalah jawaban dari semua teka-teki.. Terima kasih atas pengorbanan mu Nanda..! Sepertinya aku menemukan titik terang siapa dalang di balik semua ini..!!" ujar James.
__ADS_1
"Siapa..??" tanya Nanda penasaran.
"Kimberly..!!" jawab James dengan yakin. Apalagi dia mengingat semua curhatan Sidney kepada dirinya.
"Dan.. sekarang yang terutama kamu mengambil rambut David agar kita bisa melakukan test DNA. Antara dirinya dan Marissa..! Apa kamu bisa ..??" seru James.
"Iya... itu hal yang mudah.. aku akan mengirimkan nya padamu..!" ujar Nanda.
"Sayang...?" teriak seseorang terdengar oleh Nanda.
"David..??" gumam Nanda.
"Berhati-hatilah Nanda..!!" seru James sebelum Nanda mematikan ponselnya.
Dengan cepat Nanda menghapus jejak riwayat panggilannya. Kemudian membuka seluruh pakaian nya dan menyalakan shower.
Tepat David membuka kamar mandi. Nanda sudah berada di bawah shower.
"Fiuhhttt... hampir saja..!" batin Nanda yang membelakangi pintu kamar mandi.
"Kamu di sini sayang..??" seru David. Kemudian Nanda membalikkan badan nya.
"Hai sayang.. kamu sudah kembali..?" balas Nanda sambil tersenyum. Untung saja air hangat dari shower menghilangkan jejak matanya yang sembap sehabis nangis.
"Iya.. aku mencari mu sayang..!" balas David yang ikut masuk ke dalam kamar mandi yang luas itu.
"Maaf sayang aku tidak dengar.... Tadi kepalaku sakit.. Jadi aku memilih untuk mandi air hangat.. !" jawab Nanda manja.
David tersenyum hangat.
"Ternyata kamu dan Sidney hanyalah korban..!" batin Nanda, dan tidak terasa mengeluarkan air mata. Untung saja dirinya berada di bawah shower.
Tapi David bisa melihat mata Nanda yang berembun.
Dengan cepat David mendekat. "Heii.. ada apa sayang..?" ucap David sambil memegang pipi Nanda.
Nanda menggelengkan kecil kepalanya.. "Aku senang kamu di sini.." balas Nanda yang kemudian keluar dari guyuran shower.
David tersenyum hangat. Kemudian dirinya menarik tengkuk leher Nanda dan men ciumi bibir Nanda dengan perasaan hangat.
Nanda pun membalasnya tak kalah panas. Bibir mereka saling beradu. Tangan Nanda dengan cekatan membuka seluruh pakaian David. Hingga kini tubuh mereka berdua polos ingin saling menikmati.
David mendorong dengan lembut tubuh Nanda ke bawah shower. Dan kembali me lu mat bibirnya.
Mereka berdua mulai saling menyentuh area sensitip mereka. Des sahan mereka berdua terdengar, menandakan mereka saling memberikan kenik matan.
"Uhmm Nanda..!!" gumam David ketika memacu dirinya di dalam tubuh Nanda.
__ADS_1
"Ah..ah..David...!" balas Nanda merasakan ingin sampai puncak nya. Baru pertama kali dia merasakan nikmat se ks bersama David. Ini adalah pertama kalinya dengan jujur tubuhnya bereaksi atas setiap sentuhan dari David.
"Nanda..kamu tidak berhak menikmatinya..!!" batinnya. Namun hati dan tubuhnya kali ini tidak bisa mengalahkan logikanya.
Setelah tahu kenyataan kalau pria di depannya ini juga memiliki luka yang cukup besar.
David yang sadar kalau Nanda kali ini sangat berbeda pun. Merasa sangat bahagia, Dirinya terasa terbang melayang dengan pr gu mulan mereka berdua. Berbagai gaya mereka lakukan. Hingga...
"Sayang...!" gumam David dengan suara berat.
Nanda mengangguk lembut. Hingga akhirnya mereka bersama-sama mencapai pun cak dan saling mengisi hasil per cin taan mereka.
"Ahhh...!" teriak David lega mendapatkan kenikmatan yang sangat dahsyat.
"Terima kasih sayang.." ucap David dan me lu mat bibir Nanda.
Kemudian David membersihkan dirinya dan membantu Nanda untuk membersihkan bagian bawahnya.
Setelah selesai, David membantu Nanda mengenakan handuk kimono dan dirinya hanya memakai handuk yang menutupi pinggang samai lututnya.
"Mau bermalam di sini..?" goda David. Ketika mereka berada di atas ranjang.
"Apa pun mau kamu sayang...!" balas Nanda. Karena dia ingin mengambil beberapa helai rambut David untuk test DNA. Dia harus membuat David kelelahan dan tidak sadar ketika dirinya menyembunyikan sampel rambutnya.
Setelah berkata seperti itu. David langsung saja mengungkung tubuh Nanda. David menatap manik mata Nanda dengan syahdu. Perasaan sayang dan cinta kembali membuat dadanya terasa hangat.
"Terima kasih Nandaku sayang..." ucap David lembut dan hangat.
"Untuk apa..?" tanya Nanda.
"Untuk mengembelikan kehangatan di dada ini..!" balas David sambil mengarahkan tangan Nanda menyentuh dadanya.
Degg...
Perasaan Nanda kembali berkecamuk. Ada sedikit terbersit perasaan bersalah.
"Kamu tidak salah Nanda..!! Ini semuanya demi Sidney...!!!" batin Nanda menguatkan hatinya.
Melihat Nanda kembali melamun. David langsung me lu mat bi bir Nanda yang selalu membuatnya candu.
"Uhmmm..." des sah Nanda. Karena David sudah kembali membuka handuk kimononya. Dan bermain dengan lembut dengan mu lut dan tangannya di gunung nya yang padat dan ranum.
Setelah menghabiskan beberapa ronde. Kini David audah terlelap karena kelelahan. Rambut yang berhasil Nanda ambil ketika mereka ber cin ta. Nanda simpan di dalam tissue dan menyembunyikan di dalam box make up nya.
"Semoga dengan ini.. semuanya berakhir happy ending...!" batin Nanda penuh harap sambil menatap David yang tengah tertidur.
☘☘☘☘
#Lanjuttt gak nih ??? hehehhe
__ADS_1
#Kalau mau lanjut buruan kirimin mama Bunga atau Kopi biar melek 🤣
#Makasih untuk support nya bestie 💋💋