
Happy Reading gaes...😎
....
"Iya Tuan Alex.. Ada perlu apa memanggil saya..?" seru Audie dengan nada formal.
Sesungguhnya Audie saat ini sangat tidak ingin bertemu dengan Alex.
Karena kalau bertatap muka seperti ini mengingatkannya dengan kejadian semalam.
Seperti video yang diputar ulang.
Audie segera menggelengkan kepalanya.
"Sini..!" panggil Alex agar Audie duduk di pangkuannya.
Blusshhh...
"Nihhh orang kalau mau bikin mati mendadak jangan gini caranya..!!" gumam Audie dengan degupan jantung begitu kencang.
"Kamu kesini atau aku kesana memakan mu..!" seru Alex menggoda wanitanya.
Menggoda Audie merupakan hal baru yang membuatnya bahagia.
"Waktu kecil kamu yang selalu menggodaku...!" gumam Alex dan tersenyum.
"Hmmm baiklah..!" jawab Audie pasrah dan berjalan ke Alex.
"Sini..!" ucap Alex dan menepuk pahanya.
Audie naik duduk dipangkuan Alex. Alex pun merangkul tu buh mungil itu dan mengecup pipinya.
"Kamu kenapa sayang..?" tanya Alex lembut.
"hmmm... !" gumam Audie.
"Hmmm ada apa..?" tanya Alex membelai rambut Audie.
Audie mengambil tangan Alex dan meletakkan nya di dadanya.
"Jantungku berdetak sangat cepat.. apa aku sedang sakit..?" seru Audie polos.
Alex yang mendapat gerakan tiba-tiba hanya bisa meneguk sa livanya.
"Kalau seperti ini aku tidak bisa mendengar nya sayang..! harus seperti ini...!" ucap Alex dan memindahkan tangannya lalu menggantinya dengan menyandarkan telinganya di dada Audie.
"Alex ..! aku bisa merasakan detakan jantungku menjadiblebih cepat..!" seru Audie.
Alex hanya tersenyum mendengar ucapan Audie.
"Ohh my Audie..kau sungguh menggemaskan.. untung saja dalam hitungan jam kau aeutuhnya menjadi milikku..!" gumam Alex dalam hati.
"Hmmm.. itu semakin cepat..!" gumam Alex.
"Dann disini sangat wangi sayang..!" lanjut Alex dan menghirup aroma tu buh Audie.
Audie merasakan geli teramat sangat.
__ADS_1
"Apa kau gugup sayang mendekati pernikahan kita...?" tanya Alex dengan posisi yang masih sama.
"Hmmm.. aku sangat gugup..!! Tapi kenapa kamu begitu tenang Alex..?" seru Audie.
Mendengar perkataan Audie. Alex mengangkat kepalanya. Dan mengambil kepala Audie agar mendekat ke dadanya. Untuk memdengar detak jantungnya.
"Itu berdetak sangat cepat Alex..!" seru Audie.
"hmmm..saat ini aku sangat gugup..!" ujar Alex dan memeluk Audie.
Audie membalas pelukan Alex.
Mereka saling menenangkan diri mereka.
"Semuanya akan baik-baik saja..percaya padaku Audie..!" bisik Alex.
"Hmmm..aku percaya padamu Alex..!" ujar Audie dan mengecup pipi Alex sekilas lalu menatap *** mata Alex.
Mereka bertataan sangat lama. Hingga Alex membuka kacamata yang dikenakan Audie.
Alex memegang tengkuk leher Audie dan melu mat bi bir Audie dengan sangat lembut.
Audie membalas lu mt an Alex dan melingkarkan tangannya di leher Alex.
"I love you Audie..!" bisik Alex di sela lu matan mereka.
"I love you too Alex..!" jawab Audie.
Mereke melepas pa gutan mereka dan nafas saling menderu.
"ummhhfff..Alex..ahh uhhh ahh uhh..!" seru Audie dan mengambil nafas ketika sekitar dua menit mereka saling me lu mat tanpa jeda.
Audie menatap bola mata Alex. Yang sekarang dia begitu yakin. Memang dia mencintai pria di depannya ini.
Audie mengecup kening Alex. Mata kiri dan kanannya.Hidung Alex, Pipi Alex. Kemudian bi birnya.
"Terimakasih sudah menjaga cintamu Tuan Alex..!" ucap Audie di atas bi bir Alex.
Kemudian Audie me lu mat bi bir atas dan bawah Alex bergantian.
Alex begitu menikmati luapan cinta Audie kepada dirinya.
Tok tok tok..
Audie sontak berhenti dan berdiri dari pangkuan Alex lalu memakai kacamatanya.
Sedangkan Alex merapikan Jasnya.
"Permisi Tuan Alex..!" Debora membuka pintu.
"Ehhmm.. iyah silahkan Bu Debora..!" jawab Alex.
Debora masuk ke ruangan dan berdiri disisi Marissa.
"Nona Marissa..kamu disini..?" sindir Debora
"Tentu saja Bu Debora.. Saya sedang berdiskusi dengan Tuan Alex..!" jawab Audie tenang.
__ADS_1
Dan ketika Audie melihat ke arah Alex.
"Oh my.. lipstik gw transfer ke bi bir Alex." gumam Audie dalam hati.
"Semoga aja Bu Debora gak perhatikan..!"
"Betul Bu Debora. Ibu ada perlu apa..?" tanya Alex.
"Oh iya.. ini saya minta tolong Tuan Alex menandatangani surat pemindahan salah satu karyawan..!" ujar Debora dan memberikan map ke Alex.
"Ok Bu.. !" Alex membaca sekilas. Dan mendatangani berkasnya.
Karena memang dia sendiri tidak begitu hafal dengan nama seluruh staff di gedung ini.
Jadi dia menyerahkan semuanya ke Debora.
Dan sekain itum jantunganya masih belum stabil. Jadi dia ingin Debora dengan ceat meninggalkan ruangannya.
"Terima kasih Tuan..! Kalau begitu saya permisi..!" ucap Debora dan keluar dengan wajah penuh kemenangan.
Begitu Debora menutup pintu.
"Kalau gitu aku juga ke ruangan ku ya..?" seru Audie.
"Gak usah Audie.. kita langsung pulang saja.. Biar banyak waktu untuk istirahat dan persiapan. Dan.. Aunty Vivian .. Uncle James sudah tiba di rumah..!" ujar Alex.
"Benarkah..? hmmm.. kalau gitu Ayokkk..!" Seru Audie semangat.
"Tapi aku masih mau lanjutan yang tadi..!? Boleh..?" ujar Alex dengan manja.
"Alexxx... !" kesel Audie karna Alex menggoda dirinya lagi.
Cupppp...
Alex mengecup bi bir Audie sekilas dan menarik tangan Audie.
"Ayok sayang..! Kalau diam lanjut nih..!" seru Alex.
Audie auto sadar dan mengikuti langkah Alex.
😂😂😂😂
Nih babang Alex nyosor trus ih..!!!
Sabar dong!! Kan tinggal beberapa jam lagi bisa Unboxing 🤣
#Jangan dikasih kendor Like, Komentar dan Hadiahnya yaaaa 😘
#Dan Tolong Vote untuk karya ini..
#Klik favorit juga ❤
#Terimakasih...
Maaf edisi maksa.. Karena tangan Mama auto kesemutan dari pagi crazy up untuk dua novel 😂
...Sarange 💋...
__ADS_1