
#Bab 113 sudah lulus review 😍 silahkan di baca ya 🤣🥰😍 ingat 112-113-114 itu nyambung 😆
#Yang Marathon harap di rem untuk selalu Like, Komentar dan kirimin hadiah point ya 😘
...+ Happy Reading +...
.........
"Oh sh*it..!" gumam Nathan. Melihat seorang wanita muda sedang mengganti pakaian dengan santainya di dalam mobil. Memperlihatkan lekukan tubuhnya yang begitu indah.
Dan sewaktu wanita itu keluar dari dalam mobil. Betapa terkejutnya kalau itu adalah wanita yang tadi bertabrakan dengan dirinya beberapa menit lalu.
"hmm... cantik...!" gumam Nathan sambil menyunggingkan senyumannya.
Nathan mematikan rokok nya dan membuangnya ke tempat sampah. Kemudian berjalan mendekati wanita yang kini tengah bergaya di sisi mobilnya.
"Ehmmm..!" seru Nathan mengejutkan Sunny.
"Eh kucing meong...!!" latah Sunny karena terkejut.
Nathan ingin sekali tertawa, tapi berusaha menahan nya.
"Ehh Si Tuan Sombong..!! Ngapain di sini..?" seloroh Sunny melihat pria di depan nya.
Nathan mengernyitkan alis, baru kali ini ada wanita yang ketus sama dia. Biasanya semua wanita di depannya akan bersikap manja dan cari perhatian.
"Bukannya tadi kamu yang menggoda ku ..?" seru Nathan dengan wajah coolnya.
__ADS_1
"Astagaaa..!! Bukan hanya sombong..! Tapi anda memiliki tingkat percaya diri di atas rata-rata..!!" ujar Sunny dengan mata melotot.
"Ck...!!" decak Sunny dan hendak meninggalkan Nathan. Karena dia sudah sangat terlambat untuk melakukan wawancara di dalam gedung ini.
Nathan langsung meraih lengan Sunny dan memberikan ponselnya.
Sunny menaikkan satu alisnya dengan waut wajah bingung "heh..??! "
"Simpan nomor mu..! Aku akan mengganti baju mu yang kotor..!" tukas Nathan.
"Ckk...!! Tidak perlu...!!!" ketus Sunny dan menghempas tangan Nathan.
Kemudian Sunny kembali berjalan meninggalkan Nathan yang masih melongo. Masuk ke dalam gedung menyusul temannya yang sudah ada di ruang pertemuan.
Drzzz drzzzz....
Ponsel Nathan berdering.
'Semua peserta sudah hadir Tuan' (Asisstent)
'Ok..!' (Nathan)
Nathan langsung saja bergegas ke ruangan pertemuan. Pasalnya hari ini dia akan mewawancarai beberapa kandidat untuk mengisi bagian pembawa berita pagi.
tap tap tap....
Ceklek
Nathan membuka pintu dan langsung saja Sunny melihat ke arah pintu. Begitu pun Nathan yang langsung bisa melihat Sunny tengah duduk di antara peserta.
__ADS_1
Mata mereka sempat bertemu tiga detik. Nathan dengan penuh kharisma dan wibawa duduk di kursi tengah bagian depan dan di dampingi oleh pembawa berita senior serta tim HRD.
Satu per satu para kandidat di interview. Dan kini tiba lah Sunny yang di Interview.
"Apa Anda tahu kalau pakaian Anda ssat ini tidak mencerminkan orang yang siap untuk mengikuti interview ..?" seru Lola si pembawa berita senior.
"Maaf Bu Lola, Tadi ada sedikit kendala di depan. Jadi hanya ada baju ini yang saya punya..!" jawab Sunny dengan tenang dan melirik sekilas ke arah Nathan.
"Saya tidak butuh alasan kamu..!" seru Lola karena sempat menangkap lirikan Sunny ke arah Nathan. Yang di salah artikan oleh dirinya.
"Pakaian kamu lebih cocok untuk pergi ke club malam dari pada ikut interview di sini..!" sambung Lola.
"Maaf, saya tidak tahu kalau pakaian yang jadi pertimbangan untuk menjadi salah satu tim di perusahaan ini. Saya pikir skill dan keterampilan yang harus saya praktek kan di sini..!" seru Sunny tak kalah tegas.
Lola menjadi kesal sendiri terhadap Sunny. Karena sedari tadi Nathan tidak berhenti mencuri pandang melihat Sunny.
"Kamuuu...!!" seru Lola yang terputus.
"Prokkk... prokk .... prokkk..!!" Nathan bertepuk tangan atas jawaban Sunny dan tersenyum puas.
"Ternyata aku salah menilai wanita ini..!" gumam Nathan dalam hati.
"Tapi Tuan..!?" ucap Lola.
"Bu Agnes, Kita akhiri interview ini..!! Dan langsung ke ruangan saya..!" seru Nathan ke HRD mengacuhkan protes Lola.
"Baik Tuan..!" jawab Agnes singkat.
"KAMU...! IKUT SAYA..!!" Seru Nathan ke Sunny.
__ADS_1
☘☘☘