
#Buat yang Marathon jangan sampai remnya Blong ya 😂🤣 Ingattt di Like biar Mama semakin semangat up nya 😘
~~ Happy Reading ~~
"Bukankan itu Tuan James...?" gumam seseorang yang mengenali James.
"iya benar...!" balas rekan nya.
"Ok.. karena sekarang semua nya sudah lengkap, akan saya lanjut kan...!" seru Alex.
Akhirnya yang tadi me-ragu ikut mengiyakan dan mengangguk setuju.
James dan para pemegang saham lainnya pun ikut menjelaskan tentang dirinya akan ikut atas kemauan Alex. Setelah tujuh orang dari tim Lashon grup setuju dengan keinginan Alex. Masih ada yang mengganjal, karena David yang memiliki saham senilai lima persen tidak turut hadir, serta putri nya yang bernama Marissa.
Marissa merupakan orang kedua yang memiliki saham terbesar di Lashon Grup.
"Saat ini hanya tujuh puluh tujuh persen... kita membutuhkan minimal sembilan puluh persen agar semua nya terlaksana...!"seru seseorang pemegang saham dari Ferdinand Coorpration.
"Apakah dengan ini sudah cukup..?" balas Alex sambil memperlihatkan berkas penyetujuan atas nama Marissa di layar proyektor. Dimana surat pernyataannya mengatakan Saham senilai delapan rsen miliknya sudah di pindah tangan kan atas nama Audie Ethelyne.
Sontak semua orang yang berada dalam ruangan kembali terkejut.
James pun akhirnya buka suara dan ikut menjelaskan tentang Marissa.
"Artinya Nona Audie memiliki enam puluh tiga persen saham di Lashon Grup..?" ujar seseorang.
"Benar sekali...!" seru Alex tenang.
__ADS_1
"Jadi semua sudah mencapai kesepakatan..?" lanjut Alex.
Dan tanpa hambatan lagi semua staff tinggi dan para pemegang saham setuju atas keputusan Alex.
Lima prsen suara dari David tidak lgi di butuhkan. Dan otomatis saham milik David akan di tiadakan apabila telah pengalihan. Itulah tujuan utama Alex.
Setelah semua bagian lawyer dan pengalihan secara resmi ke tangan Alex. Para pemegang saham keluar dari ruangan meeting setelah ketuk palu.
Kini tinggalah Ferdinand, James, Alex, Audie, Tommy dan Maria di dalam ruangan tersebut.
"Selamat Alex..!!" seru James sambil menyalami tangan Alex dan menepuk pundaknya dengan bangga.
"Thank you Uncle James..!" ucap Alex.
"Daddy bangga sama kamu son..!!" ujar Ferdinand dengan lengkungan bibir. Diantidak bisa menyembunyikan ekspresi nya yang terlihat sangat bangga dan bahagia.
"Iya Dad..! Aku hanya ingin mengembalikan Lashon Grup ke pemilik aslinya...!" balas Alex sambil menatap istrinya.
"Terima kasih sayang.." balas Audie dengan senyuman indah nya.
James dan Ferdinand pun saling melirik dan terlihat dengan jelas rasa syukur dan kelegaan di wajah mereka.
Akhirnya penantian mereka selama delapan belas tahun semuanya berjalan dengan lancar.
Sekarang tinggal satu hambatan terbesar yaitu David. Dimana dia harus mempertanggung jawabkan tindakan kriminalnya delapan belas tahun lalu.
"Kita harus bersiap-siap dengan tindakan David ketika dia mendengar sudah tidak menjadi bagian dari Lashon Grup..!" seru James.
__ADS_1
"Iya Uncle..Aku sudah memikirkan segala konsekuensi nya..! Dan besok kami akan memberikan sebuah kejutan untuk dirinya..!" ujar Alex dengan senyuman smirk nya yang sangat mengerikan apabila di lihat oleh orang lain. Namun di mata sang istri. Alex sangat tampan dengan senyuman devil nya itu.
"Ganteng nya suamiku..!" celutuk Audie tiba-tiba di dalam keheningan ruangan.
Sontak membuat gelak tawa di dalam ruangan melihat tingkah absurd Audie.
Namun Alex dengan gemas memeluk istrinya.
"Ck...berhenti mesra-mesraan di sini..!!" seru James dengan sengaja menggoda Audie.
Namun Audie melirik uncle yang sudah dia anggap seperti ayah nya sendiri dan berkata..." Makanya buruan nikahin Mommy Vivian...!"
James pun terkejut mendengar celutukan putri kecilnya itu. Dari mana Audie tahu, dia sudah berusaha keras menutupi hubungan nya dengan Vivian.
"Gak usah kaget gitu Uncle..! Gimana Audie gak tahu..! Tatapan Uncle se bucin itu sama Mommy Vivian..! hahahaha...!" lanjut Audie.
"hahahahha....!" tawa keras Ferdinand melihat wajah James seperti kepiting rebus. Seperti anak muda yang ketahuan pacaran oleh teman-temannya.
"Fer....!!" gumam James dengan suara beratnya.
Bukannya berhenti tertawa, Ferdinand malah semakin terpingkal-pingkal.
Sosok Ferdinand yang hanya bisa di lihat oleh anggota keluarganya. Sosok yang sangat berbeda ketika tadi dia ikut memimpin rapat, Seorang President direktur yang berwibawa dan berkharisma.
☘☘☘☘☘
#Yukk yukkk jangan Lupa Like, Komentar dan Kirim Hadiah ya Bestie 😘😘
__ADS_1