
#Kita lanjut Besti 😘 Jangan lupa kirimin Vote di hari senin ini ya 😍😍
Bantu Mama biar Karya ini bisa nangkring di Beranda Rekomendasi dengan cara Like, Komentar yang banyak dan kirimin Mama Hadiah 😍😍😍
Lope You sekebon Timun 😍😍
.......
"Silahkan Tuan Ferdinand....!!" seru pria yang tadi duduk di ranjang Kimberly kini sudah berada di sisi Ferdinand dan menunduk dengan hormat. Pria yang baru saja menghabiskan ranjang panas bersama Kimberly.
Namanya adalah Lewis, pria yang sengaja mendekati Kimberly beberapa minggu terakhir ini. Pria yang sengaja begitu patuh hingga mendapatkan kepercayaan dari Kimberly. Sehingga dirinya dengan mudah mengakses ponsel milik Kimberly dan memasang alat penyadap di ponsel Kimberly.
Ferdinand yang dalam diam bergerak tidak memberikan informasi yang dia dapatkan kepada James. Karena ingin memastikan kalau memang benar selama ini David hanya menjadi korban dari keserakahan Kimberly. Dan Ferdinand masih mencari tahu siapa yang menjadi partner Kimberly dalam melakukan kejahatannya. Dan tepat hari ini Kimberly melakukan panggilan telpon ke saudara laki-lakinya.
Pria yang di ketahui sudah meninggal dua puluh tahun yang lalu. Dimana awal mula Kimberly masuk ke kediaman David.
"Kauuu...!!" seru Kimberly tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini.
"Apa yang kalian lakukan di rumahku...!!" teriak Kimberly.
"Nyonya Kimberly, silahkan panggil pengacara Anda..." ucap Anggota kepolisian sambil memborgol tangan Kimberly dengan paksa karena Kimberly mencoba untuk melakukan perlawanan.
"Kerja yang bagus Lewis...!" seru Ferdinand ketika Lewis memberikan usb ke Ferdinand.
__ADS_1
Karina yang berada di dalam kamar nya mendengar ribut-ribut dari kamar orang tuanya pun berlari keluar.
"Mam...?! Apa yang terjadi...?!!!" seru Karina ketika melihat Kimberly dengan tangan terborgol.
"Tunggu Mama Karina..!! Mama akan kembali secepatnya...!! Orang-orang ini telah melakukan kesalahan..!!" ujar Kimberly dengan angkuhnya.
Karina hanya menganggukkan kepala nya. Dan membiarkan Kimberly di bawa oleh Petugas Kepolisian. Karena dia pun tidak bisa melakukan apa-apa untuk saat ini.
Sedangkan suasana di Rumah Sakit begitu menegangkan. Begitu tiba di Rumah Sakit B, David di larikan ke ruang operasi dan langsung di berikan tindakan. Sudah lebih tiga puluh menit David masih berada di dalam ruang operasi. James pun sudah menceritakan semuanya kepada Audie dan Alex.
Audie merasa begitu shock ketika mendengar kenyataan bahwa keluarga mereka terpecah belah hanya karena keserakahan seseorang.
Alex berusaha menenangkan istrinya. Melihat istrinya yang begitu terguncang membuat hati Alex ikut terluka.
"Sayang...semuanya akan baik-baik saja..hmm..??" gumam Alex dengan lembut.
Sedangkan Tommy yang baru saja selesai di rawat oleh Dokter duduk di sisi Alex. Tommy mendapatkan jahitan kecil di lengan nya karena tersambar oleh peluru. Untung saja peluru yang mengarah ke arah Maria meleset dan tidak menyebabkan luka serius.
"Bagaimana Tom..?" seru Alex melihat sang sahabatnya.
"Hanya luka kecil Bro..!" jawab Tommy santai.
"Syukurlah..Dan Terima Kasih Bro..!" ucap Alex tulus. Dirinya beruntung memiliki sahabat seperti Tommy.
__ADS_1
Tommy hanya menepuk pelan pundak Alex.
"Itulah guna nya sahabat...!" jawab Tommy tulus dan tersenyum hangat.
Maria yang melihat persahabatan suaminya dengan Alex merasa begitu bangga kepada suaminya. Dia tidak salah memilih seorang pria yang kini menjadi pendamping hidupnya.
Apalagi ketika tadi suaminya tanpa ragu menerjang bahaya untuk menyelamatkan dirinya.
"Terima kasih sayang..." ucap Maria lembut ke Tommy.
"Ya...?" ujar Tommy ke Maria yang sengaja ingin menggoda sang istri dengan mata sembap nya sehabis menangis melihat luka di tangan nya.
"Terima kasih sayang.."ucap Maria lembut ke arah Tommy membuat Tommy tersenyum.
"Sayang...Audie..." gumam Maria lirih melihat Audie yang begitu terpukul. Dia tidak bisa memberikan kata-kata yang bisa menghibur Audie. Karena kini memang hanya Alex yang di butuhkan oleh Audie.
"It's ok sayang... Audie akan baik-baik saja...!" jawab Tommy menenangkan istrinya. Maria pun mengangguk kecil.
Tap tap tap
"James...!!!" suara seorang wanita menghampiri James dengan mata sembap.
************
__ADS_1
#Lanjut Gak nih Bestie..??
#Jangan Lupa Like, Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Klik Favorit ❤