Tuan Alex Akulah Wanitamu

Tuan Alex Akulah Wanitamu
I Love You


__ADS_3

#Yukkk segera merapatkan barisan 😆😆


#Ingattt untuk Like dan Komentar, Kopi atau Bunga untuk Mama juga ya ❤❤


...............


"Maafkan Aku Sayang...." gumam Nanda sambil tersenyum lirih.


"Karena kamu tidur dengan begitu lelap, biarkan malam ini aku memanggil mu seperti itu untuk terakhir kalinya..."sambung Nanda yang terus menatap wajah David.


"Maafkan aku sudah salah paham terhadap mu, ternyata kamu juga menyimpan luka yang begitu besar...Maafkan aku yang sudah mempermainkan perasaan mu..." sambung Nanda.


David yang mendengar nya merasa begitu kecewa. Ternyata memang benar Nanda hanya mempermainkan perasaan nya.


"Aku takut bertemu dengan mu seperti ini, aku takut kamu marah dan kecewa, aku takut menerima kenyataan kalau perasaan mu pun akan hilang kepada ku setelah tahu kenyataan yang sebenarnya..."


"Dari awal hubungan kita sudah salah, dari awal kita hanya saling memuaskan dan memanfaatkan....tapi....yang aku tahu saat ini..."


"Aku sangat menyayangi mu David..." ucap Nanda pelan sambil menitikkan air mata yang sedari tadi berusaha dia tahan.


"Maaf...maaf... sudah melukai mu..." ucap Nanda lirih. Kemudian Nanda berdiri dan mengecup kening David cukup lama dan berbisik.


"I love you sayang..." sambil meneteskan air mata.


"Aku pergi dan berbahagialah..."ucap Nanda kemudia berbalik memunggungi David. Tubuhnya terguncang menahan tangisnya. Tangannya terus mengusap air matanya yang tidak mau berhenti.


"Siapa yang mengizinkan mu untuk pergi...?!" suara berat David menggema di dalam kamar. Kini posisi nya sudah duduk di tepi ranjang tepat di belakang Nanda.

__ADS_1


Deg....


Nanda dengan cepat berbalik. "David...!!" seru Nanda kaget melihat David yang sedang menatapnya yang sangat sulit dia artikan.


Begitu Nanda berbalik. David langsung meraih pinggang Nanda membuat mereka tidak berjarak.


"Da-vid...." ucap Nanda berusaha menahan bahu David.


"Ahhh..." rin tih David kesakitan. Karena Nanda memegang tepat di bagian yang terluka.


"Maaf..maaf...!" ujar Nanda panik dan meniup-niup tempat yang sakit membuat David tersenyum.


David langsung merapatkan pinggang Nanda ke dekapan nya.


"Ada yang ingin kamu katakan sayang...?"bisik David.


Nanda membulatkan matanya. "Maaf David... sebaiknya aku pergi..." ucap Nanda pelan.


Bukan nya merenggangkan pelukan nya David malah mempererat dekapan nya.


"Kamu mau di hukum..? Karena menyebutkan nama ku...?" bisik David tepat di telinga Nanda membuat jantung Nanda berdegup tidak karuan.


"Aku ingin mendengar apa yang tadi kamu katakan..." sambung David dengan suara berat nya.


"Lepaskan David... Aku harus pergi...!!" seru Nanda terus mengelak tatapan David.


"Aku tidak akan pernah mengijinkan mu pergi...!! Kamu adalah milik ku selama nya...!!" seru David membuat Nanda terluka.

__ADS_1


"Aku bukan wanita pemuas nafsumu lagi...!!!" ketus Nanda.


David tersenyum. Pertama kali dirinya melihat Nanda yang berbeda. Dengan lembut David memegang wajah Nanda agar Nanda mau menatap nya.


"Tapi Aku tetap mau dirimu..." ucap David.


"Kamu Jaha---...!!" seru Nanda.


"Sebagai istriku.... Aku mencintai mu Nanda...." sela David dan langsung mendaratkan bibir nya ke bibir Nanda dengan lembut membuat Nanda terkejut dan membelalakkan matanya.


"David...?!" gumam Nanda tidak percaya dengan apa yang dia dengar setelah David melepaskan ciuman nya.


"I love you too sayang..." ucap David dengan tersenyum hangat dan kembali melu mat bibir Nanda.


Ci uman David yang begitu lembut dan hangat membuat Nanda membalas se sa pan yang di lakukan David. Li dah mereka saling melilit dan ber tautan. Tangan Nanda sudah berada di punggung David dan memeluk nya.


"Dav.. maafkan aku..." ucap Nanda di sela ci uman nya.


"Ssssttt....aku tidak mau mendengar kata itu ...!" balas David yang menggigit kecil bibir Nanda dan menatap Nanda.


Nanda pun tersenyum. " I love you more sa..umppphhh..." ucap Nanda yang tidak selesai karena bibir nya langsung di bungkam oleh David.


Suara se sa pan demi se sa pan memenuhi ruangan. Luapan perasaan yang selama ini tertahan tidak dapat di bendung. David me lu mat bibir Nanda tiada henti. Begitu pun Nanda yang membalas per mainan bi bir David.


Braaakkkkk


"Sorry...."

__ADS_1


☘☘☘☘☘☘☘


__ADS_2