
#Detik-detik menuju tamat 🥰
Dua hari telah berlalu. Hari ini David audah bisa keluar dari Rumah Sakit.
"Terima kasih sayang..." ucap David lembut ke Nanda yang baru saja selesai membantu dirinya berpakaian.
"Sama-sama sayang..." balas Nanda dan mengecup sekilas bibir David. Tapi David tidak membiarkan kecupan itu berakhir dengan cepat.
David menahan pinggang Nanda dan menye sap bibir bawah Nanda dengan sangat lembut dan penuh cinta.
Nanda pun membalas ci uman David tanpa beban dan penuh cinta.
"Terima kasih sayang sudah mencintaiku..." ucap David tepat di atas bibir Nanda. Hembusan nafas mereka saling bersahutan akibat ciu man yang cukup lama tadi.
"Terima kasih sudah menerima pria seperti ku..." lanjut David.
Nanda pun hanya tersenyum lembut. Nanda mengusap pipi David. Lalu memeluknya dengan erat.
"Terima kasih sayang...." balas Nanda.
Tok tok tok
"Permisi Tuan David..." sapa Verrel.
David tersenyum menyambut Verrel sambil merangkul Nanda.
Verrel pun sudah diberitahukan semua kejadian sebenarnya. Dan dua hari ini Verrel di sibukkan dalam pengurusan berkas harta gono gini milik David yang sudah di ubah paksa oleh Kimberly.
__ADS_1
"Terima kasih Verrel, kamu sudah bekerja keras beberapa hari ini..." ujar David.
"Sama-sama Tuan..." balas Verrel. Verrel sangat merasakan perubahan sikap dan sifat David. Ternyata David adalah orang yang hangat dan berhati lembut.
"Pagi Paa...Pagiii Auntyyy...." seru Audie yang baru saja tiba. Dirinya dan Alex menyempatkan datang menjemput David.
"Pagi sayang..." balas David dan Nanda bersamaan.
"Pagi Nona Audie dan Tuan Alex..." sapa Verrel ke Audie dan Alex.
"Pagii Verrel.." balas Audie dan tersenyum.
"Pagi.." balas Alex singkat.
"Oh iya pa...Sepertinya kita harus langsung ke kantor kepolisian... Daddy baru saja mengabari kalau posisi Wilson sudah ditemukan. Orang Daddy dan Petugas kepolisian sedang mencari dia..." seru Alex.
"Hmm Ayo kalau begitu.. Mari kita selesaikan secepatnya...!!!" ujar David.
Sementara para petugas kepolisian yang sudah mendapatkan posisi Wilson segera menuju ke lokasi.
Tidak ketinggalan orang-orang kepercayaan Ferdinand dan James pun ikut andil dalam penangkapan Wilson.
"Wilson...!! Seperti nya lokasi ini sudah di ketahui...!!" seru teman Wilson.
"Ambil semua barang-barang di brankas...!!" seru Wilson yang langsung menuju garasi mobil.
"Oke...!!" balas teman Wilson.
__ADS_1
"Bagaimana Mike..?!"
"Mereka semakin mendekat...!!" seru Mike yang langsung melompat masuk ke dalam mobil dengan satu tas hitam yang beirisikan uang.
Wilson dengan cepat memacu mobil nya. Menyusuri pepohonan besar. Saat ini mereka bersembunyi di sebuah Villa di pinggir kota.
"Lalu Kimberly ..??" seru Mike mengingat kekasih nya.
"Kita akan menjemputnya setelah semua ini beres...Yang terutama kita harus keluar dari Kota ini...!!!" seru Wilson.
"Tapi...!!!" seru Mike yang tidak senang dengan perkataan Wilson.
"Sudahlah Mike...!! Jangan mengganggu konsentrasi ku menyetir...!! Jangan buat semua yang kita perjuangkan berakhir sia-sia...!! " cerca Wilson tersulut emosi.
"Fu*ckkk..!!" geram Mike. Dirinya tidak tega meninggalkan Kimberly sendiri di penjara.
"Aku sudah bilang Wilson..!! Seharusnya setelah mendapatkan harta-harta ini lima belas tahun lalu.. seharusnya kita pergi...!! Tapi kau sungguh serakah ingin menghabisi semua yang David miliki...!!!" geram Mike.
"Hahahhahaha....!! Dia terlalu beruntung Mike...!!" tawa devil Wilson.
"Betapa susahnya aku mengejar Sidney. Tetapi wanita itu jatuh cinta dan menikah dengan David...!!!" dengus Wilson memgingat kejadian masa lalu.
"Arrrghhhh...!!! Sh*iiit...!!" maki Mike. Dia tidak menyangka dirinya terjebak bersama pria tamak seperti Wilson.
Seandainya dulu dia tidak tergiur dengan rencana Wilson. Pasti saat ini dirinya sudah hidup bahagia bersama Kimberly dan putrinya.
Tiba-tiba terdengar suara tembakan...
__ADS_1
Dorrr
"Wilson... awas...!!!"