
.
.
"Alex.. Cukup Alex" ucap Alex yang segan dipanggil Tuan oleh Audie.
"Ahh.. Ok Alex, sekali lagi terima kasih" Ucap Audie.
Walaupun sebenarnya enam orang bagi Audie dan Maria itu hanyalah hal sepele. Namun dia tetap menghargai bantuan Alex.
"Tidak perlu sungkan.."jawab Alex.
Audie hanya mengangguk dan tersenyum.
"Oh my.. Dia sungguh imut dan badas!!! " gumam Alex dalam hati.
Tommy hanya tersenyum melihat sahabatnya itu. Baru kali ini dia mau ikut campur dalam urusan wanita.
"Apa boleh saya yang mentraktir kalian ? Sebagai ucapan terima kasih?" ucap Audie.
"Tidak perlu Audie, kamu bisa membalasnya lain kali" jawab Alex ringan dengan maksud tertentu.
"Hmm lain kali??"gumam Audie sambil mengernyitkan alis dan menyenggol kaki Maria yang duduk di sampingnya.
Maria hanya mengangguk kecil. Sebagai tanda "its ok!"
"Selamat malam Tuan dan Nyonya" sapa pelayan dengan ramah.
"Malam.."jawab mereka bersamaan.
"Ini menunya.."
"Mau minum apa Audie, Maria ? ?" tanya Alex ramah.
"Apa saja yang penting non alkohol" jawab Audie cepat.
"Hmm baiklah.."ucap Alex mengerti kalau ke dua Wanita didepannya tidak minum minuman beralkohol.
"Kamu Tom?" tanya Alex.
"Aku kira sudah dilupain hahahha... Yang biasa aja Lex" sindir Tommy. Dan ikut memesan.
Alex hanya menatap sinis ke arahnya.
"Hmm baiklah dua mocktail angel dan dua Cocktail ringan seperti biasa, jangan lupa dessert buahnya " ucap Alex ke pelayan.
"Baik Tuan" jawab Pelayan dan pamit undur diri.
Maria lebih banyak diam. Atau Tommy yang lebih sering mengajaknya ngobrol. Namun di jawab dengan singkat dan padat. 🤣😂
(Maklum ya Tom, Maria itu wanita langka)
Mereka berempat asik bercerita sambil menyicip hidangan yang sudah datang.
"Hmm.. Mocktail nya enak banget Kak Mar.." seru Audie.
"Iyah .. Enakk.. Hehhehe" jawab Maria singkat.
"Syukurlah kalau kalian suka" ucap Alex senang yang melihat Audie menikmati minuman pilihannya.
"Ehmm ehmmm.. Alexxx.....???" suara seorang wanita mendayu - dayu memanggil Alex.
Sontak mereka berempat mendongakkan kepala melihat ke asal suara.
__ADS_1
"Alex.. Kok gak bilang sayang kalau kesini ??" tanya Siska sok mesra.
Yesss itu adalah Siska yang barusan datang bersama teman-temannya.
Alex hanya mengernyitkan dahi.
"Ngapain lagi nih ulat keket ada disini!" gumam Alex pelan ke arah Tommy.
Tommy hanya mengangkat bahunya.
"Audie,, bisakah saya memagih ucapan terimakasih kamu sekarang?" tanya Alex pelan setengah berbisik di telinga Audie.
"Hmm? Tentu saja" jawab Audie bingung yang belum paham maksud Alex.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Audie.
"Alexxx ...?" tanya Siska lagi yang belum mendapatkan balasan dari Alex.
Alex segera berdiri dan meraih tangan Audie untuk ikut berdiri.
Audie pun berdiri.
"Hai Siska.. Tentu saja sedang berkencan.. Kenalkan kekasih saya.."Ucap Alex tegas sambil merangkul pinggang kecil Audie.
Jeng jeng jeng...
"Hehh?" tiba - tiba otak Audie nge hank. Dan melirik ke arah Alex.
Maria yang sedang minum langsung tersedak.
Tommy melotot dan mulutnya menganga bengong mendengar ucapan Alex.
"Help me..." bisik Alex kemudian menyadarkan Audie.
Siska yang melihat Alex sedang merangkul wanita lain didepannya tidak terima.
"Untuk apa Alex repot-repot melapor ke kau kalau Dia memiliki Kekasih ? Hah?" seru Tommy emosi mendengar ucapan Siska yang sudah keterlaluan.
"Tapiii.. Tapi... "Siska kaget dengan ucapan Tommy. Merasa malu, Siska mengambil segelas minuman diatas meja berniat menyiramkan minuman ke wajah Audie.
Namun Audie secepat kilat mengambil minuman yang masih penuh dari tangan Maria.
Dan mengibaskan minuman tersebut ke arah Siska and the gank.
"Uppss sorry..! Gak sengaja!!" seru Audie sambil menutup mulutnya pakai tangan pura - pura terkejut.
"Hahahhaa mamposss... "gumamnya senang.
"Arghhhhh!!! Kauu !!! " Siska and the gank melesat meninggalan mereka berempat dengan sejuta kedongkolan.
"Hahahahahha hahahahaha.. Hahahahhaa" Alex tidak berhenti tertawa sampai mengeluarkan air mata.
Tommy juga tak kalah, dia tertawa terbahak - bahak.
"Triple kill !!" seru Tommy lagi.
Mereka berempat pun tertawa karena tau maksud dari kata Triple Kill.
Karena tadi pada saat Audie mengibaskan minuman, semua minuman itu langsung terhempas ke Siska dan kedua temannya.
"Permisi Nona, ini minumannya" sapa Pelayan yang memberikan ke Maria minuman yang baru.
"ohh thank you" jawab Maria dan mengambil minumannya dari tangan si pelayan, dan meminumnya.
__ADS_1
"Sudah.. Sudah.. Kasian tuh anak orang di ketawain terus.. Hehehhe" seru Audie ke mereka bertiga.
"Hahahah.. Betul betul kamu Audie!! " seru Alex yang merasa puas dengan ulah Audie.
"Heheheheh.. Kalau ulat keket seperti itu mah tinggal di basmi!!" ucap Audie lagi.
"Hahahhahaha hhahahaha... " Alex dan Tommy kembali tertawa.
"Kenapa lagi sih nih duo gendeng!!" ucap Audie melihat Alex dan Tommy kembali tertawa.
"Ulatt kekett.. Ulat kekett!! itu julukannya si Alex untuk cewe yang tadi hahahhaa.. Trus kamu juga manggil tuh Siska Ulat Keket!" Tommy menjelaskan sambil menggelengkan kepala dan menahan ketawanya.
"Owhhh hahhahaha" seru Audie dan Maria bersamaan.
"Ternyata Alex orangnya seru juga" gumam Audie dalam hati.
Mereka berempat pun kembali mengobrol ringan.
Waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari.
"Kalau gitu kami berdua balik duluan ya..terimakasih untuk hari ini" pamit Audie dan berdiri dari duduknya diikuti oleh Maria.
"Ok Audie.. Malam ini sungguh menyenangkan..hati - hati " ucap Alex.
"Ok bye Alex.. Bye Tommy!" ucap Audie dan Maria bergantian.
Audie dan Maria berjalan menuju pintu keluar. Namun..
"Audie,, tunggu.." Alex mengejar dan meraih tangan Audie.
"Ya?" kaget Audie dengan sikap Alex.
"Boleh bicara sebentar ? Berdua? Hmm?" izin Alex.
Audie menatap Maria.
"Ok ! Saya tunggu diluar" jawab Maria. Dan memberikan waktu untuk mereka berdua.
Maria bisa merasa aman karna Audie sedang bersama Alex.
Begitu Maria keluar. Alex pun menarik Audie ke sudut ruangan.
"Ya?" tanya Audie lagi yang dari tadi hanya mengikuti Alex.
"Hmm.. Boleh minta nomor ponsel kamu ?" ujar Alex ragu dan memberikan ponselnya ke arah Audie. Karena ini adalah pertama kali dalam hidupnya meminta nomor ponsel seorang wanita.
"Hmm?" Audie tersenyum tau maksud Alex. Dan di mengambil ponsel Alex dan mengetik kan beberapa nomor dan namanya. Dan mengembalikan ponsel Alex.
Alex melihat nomor yang tertera dan mengangkat alisnya.
"Itu hanya empat digit awal.. Aku akan memberikan lanjutannya kalau ada pertemuan kedua.. Kalau gitu permisi..." ucap Audie sambil mengedipan mata dan berjalan dengan anggun keluar melewati Alex yang masih diam seribu bahasa.
.
.
.
🤣🤣🤣🤣
Iseng banget si Audie. Yang sabar ya Lex !! hehehehe
Tidak bosan-bosannya Mama minta Like, Komentar dan Klik tombol favorit ya 🥰
__ADS_1
Trus jangan lupa sekuntum 🌹 untuk Mama...
Love you... 💋