
#yukk cap cuss lanjut lagi 🥰
Ketika Sunny dan Agnes meninggalkan ruangan nya. Nathan juga berdiri dari duduknya. Entah kenapa dia penasaran dengan sosok gadis yang baru dia temui hari ini.
Nathan berjalan menuju ruangan Agnes. Bisa dia lihat dari balik pintu kaca kalau Sunny dan Agnes sedang berbicara serius.
Kurang lebih lima menit berlalu. Agnes yang memang posisi duduk nya bisa melihat keluar. Terkejut melihat Bosnya sedang berdiri di depan ruangan nya. Berdiri sambil bersandar dengan santai menatap ke dalam ruangannya. Begitu Agnes mengikuti tatapan Nathan. Ternyata Bosnya itu sedang menatap gadis yang sedang duduk di depannya.
Nathan yang melihat Sunny sudah membubuhkan tanda tangan nya di surat kontrak pun tidak sabar untuk menghampiri.
"Sudah selesai..??!" seru Nathan yang membuka pintu kaca.
Sontak Sunny terkejut. Sedangkan Agnes yang memang sudah melihat bosnya itu hanya berdiri sopan dan sedikit membungkuk.
"Sudah Tuan Nathan.." jawab Agnes mewakili Sunny yang masih dalam mode terkejut.
"Ok..!! Sekarang kamu ikut saya..!" seru Nathan sambil menarik tangan Sunny.
"Eh.. mau kemana Tuan..?!" Sunny tiba-tiba menjadi sopan karena sekarang Nathan sudah resmi menjadi atasannya.
Nathan yang mendengar seruan Sunny langsung berhenti dan mengernyitkan satu alisnya.
"Tumben sopan..?" sarkas Nathan.
"Ck...! Kalau bukan Bos gw sekarang bakal gw becek-becek lu jadi tempe bacem..!! " batin Sunny.
"Tentu saja. Karena Bapak adalah atasan saya...!" jawab Sunny dengan tersenyum paksa.
"hmmm..!" Nathan cuek langsung saja berjalan keluar sambil menarik tangan Sunny.
__ADS_1
Sontak semua mata yang ada di sepanjang koridor kantor menatap bingung Bos besar mereka sedang berjalan sambil memegang tangan seorang wanita.
Ini adalah sebuah mo ment langka. PIHN alias Persatuan Istri Halu Nathan menjadi histeris dan sibuk di grup chat mereka. Ada yang sempat memotret mo ment tersebut dan semakin banyak asumsi.
Mulai dari wanita ranjang, wanita penggoda, sampai wanita one night standing Nathan yang datang ke kantor menggoda Nathan.
Sunny yabg melihat begitu banyak Hiena lapar menatap nya berusaha melepaskan tangan nya dari Nathan.
"Nihhh orang kenapa sih..!!"batin Sunny.
"Tuan..?" ucap Sunny.
"Diam..kamu cukup temani saya..!" potong Nathan sebelum Sunny sempat memberikan protesnya.
Akhirnya mereka tiba di basement.
"Masuk..!" seru Nathan lagi menyuruh Sunny masuk ke mobil.
"Nanti saya yang urus..." seru Nathan.
"hmm.. baiklah..!" jawab Sunny kemudian masuk di kursi penumpang.
Nathan jalan memutar di bagian kap dan masuk di kursi pengemudi.
"Mau kemana Tuan..?" seru Sunny begitu Nathan menjalankan mobilnya.
"Kita makan siang..." ujar Nathan tanpa menoleh.
"Tapi aku tidak lapar Tuan..!" jawab Sunny cuek.
__ADS_1
"Kruyukk..." bunyi suara perut Sunny.
"Seperti nya.. perutmu lebih jujur..!" sarkas Nathan.
Ingin sekali Sunny menghilang saat ini. "Ck...dasar perut..!! Gak bisa di ajak kompromi..!!" batin Sunny.
"Heehhehe...!" cengengesan Sunny dengan malu.
Dan di saat bersamaan, Verrel terlihat panik ketika melihat berita di TV dan Media Sosial.
Dengan cepat Verrel berlari ke ruangan David.
tok tok tok...
"Tuann...! Urgent..!!" seru Verrel dari balik pintu. Karena dia tahu saat ini. David sedang bersama Nanda di dalam ruangan kantornya.
"Sayang.. buka pintu nya dulu..!" ujar Nanda dengan senyuman manisnya.
"hahh..!! awas saja kalau bukan hal penting..!" ketus David kesal karena dia baru saja dia membuka celananya harus memakai kembali celana nya.
Sedangkan Nanda hanya mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya.
"hmmm... tontonan menarik baru saja di mulai..!" batin Nanda.
"Masuk...!" seru David.
Verrel langsung membuka pintu dan memperlihatkan tablet yang di bawa nya.
"APA INI...!!!"
__ADS_1
☘☘☘
#Ingat untuk selalu Like dan Komentar untuk bukti support kalian ke Author ya 🥰💋