
Happy Reading ❤❤
.
.
Tepat hari ini Alex akan bertemu dengan David. Sedangkan Marissa masih berada di ruangan Alex, bercengkrama dengan sang suaminya yang kian hari makin manja.
Pada saat Marissa masuk ke dalam Perusahaan. Tiada henti dirinya mendapatkan cibiran tentang foto syur yang menyerupaj dirinya tersebar.
Padahal Alex sudah melarang istrinya itu untuk datang ke kantor. Tetapi Audie tetap memaksa untuk tetap melakukan penyamaran, karena David akan datang menemui Alex.
Maria dan Tommy berada di Lobby Perusahaan menunggu kedatangan David.
Tommy melihat seseorang yang dia kenal baru saja turun dari mobil. Dan dengan ceat menghubungi Alex.
"Mereka tiba..!" seru Tommy
"ok..!" balas Alex cepat.
.....
Sambil membungkuk "Selamat datang Tuan David..!" ucap Tommy dengan sopan dan di ikuti Maria pada saat berada di depan David.
"Perkenalkan saya Tommy, Asisstent pribadi Tuan Alexavier...!" tambah Tommy.
David hanya mengangguk kecil.
__ADS_1
"Terima kasih Pak Tommy..Perkenalkan saya Verrel assistent Tuan David.." balas Verrel yang ikut membungkuk.
"Silahkan .... Tuan Alex sudah menunggu kedatangan Tuan David.." ucap Tommy sopan.
Sedangkan di dalam Ruangan Alex. Marissa duduk di kursinya pas di sisi sudut ruangan Alex. Mulai tadi pagi para tim interior office di sibukkan dengan request tiba-tiba dari orang nomor satu di kantor ini untuk membobol kaca sekat antara ruangannya dan ruangan sekretarisnya.
Tok tok tok...
Tommy membuka pintu besar milik ruangan Alex. CEO dari Ferdinand Coorporationt. CEO termuda yang sangat terkenal dalam dunia bisnis di kota Berlin.
"Selamat Pagi Tuan Alex...!!" seru David dengan semangat namun tetap menjaga wibawa nya.
Alex bangun dari duduknya dan menyapa David. Begitu pun Marissa dengan sigap audah berada di sisi Alex sebagaimana pekerjaan seorang sekretaris.
"Pagi Tuan David..!" balas Alex dengan suara beratnya dan membalas jabatan tangan dari David.
"Terima kasih...!"
"Halo putri Papa...!!" sapa David ke Marissa.
"Iya ..." jawab Marissa singkat dan sedikit membungkuk.
Sambil mengambil paperbag berwarna orange dari brand terkenal dari tangan Verrel "Ahh.. iya ini Tuan Alex.. Maaf saya sedikit terlambat memberikan ucapan selamat atas pernikahan Tuan Alex...!"
"Tidak perlu repot-repot ... Tapi terimakasih banyak..! Marissa ... tolong..." balas Alex santai dan memanggil Marissa dengan lembut untuk mengambil paper bag tersebut.
"Baik Tuan.." jawab Marissa dan memindahkan paperbag ke atas buffet dan kembali berdiri di sisi Alex.
__ADS_1
David merasa sedikit bingung dengan sikap Alex ke Marissa. Karena sepengetahuannya, Alex merupakan sosok yang dingin dan cuek.
"Terimakasih sudah begitu baik terhadap putri saya Tuan Alex.." ujar David tiba-tiba. Merasa Marissa putrinya itu bisa sebagai alat agar dia menjadi lebih dekat dengan Alex.
"Ah.. Marissa memang wanita yang luar biasa..!" jawab Alex santai.
David merasa di atas angin dan mulai berani membahas mengenai perusahaan dan kebutuhan nya untuk pendanaan.
Setelah sedikit berbasa-basi. Alex mengikuti permainan David.
"Tentu saja, tidak ada salahnya saya menanam saham di perusahaan Anda...!" seru Alex.
"Itu suatu kehormatan Tuan Alex..!!" balas David dengan penuh semangat. Dia tidak menyangka di hari pertama dia langsung berhasil. "Ternyata putri buruk rupa ini bisa berguna...!" batin David dengan angkuhnya.
"Sekarang aku tinggal mengambil 18 persen saham mu Marissa...!" gumam David.
"Tommy, Kamu atur semuanya.. !"ujar Alex memberikan perintah ke Tommy.
"Baik Tuan Alex...!"
Akhirnya David dan Verrel berpamitan. Dan tinggal Audie dan Alex di dalam ruangan.
Plakkk...
☘☘☘☘
#support Karya ini Dengan Like, Tulis Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan Klik tombol Favorit ❤
__ADS_1
Terimakasih untuk selalu support Kisah Audie dan Alex 😍