
"Kau adalah kekasih Morevo?" tanya Oxanna dengan penuh intimidasi. Saat ini, mereka bertiga sedang berbincang di cafe shop dekat perusahaan. Yang mana, dia menyembunyikan identitas Maria agar bisa mengulik siapa Selena sebenarnya dan sudah berapa lama berhubungan dengan Morevo.
Selena mengangguk. "Ya, kurang lebih beberapa bulan lalu kami berkencan dan bahkan kami akan menikah tahun depan," jawabnya.
Oxanna dan Maria saling pandang.
"Benarkah? Morevo sendiri yang mengajakmu berkencan?" tanya Oxanna curiga. Sengaja, karena dilihat dari penampilan Selena yang err, saat ini bagaikan ******, membuatnya ragu jika pria dingin seperti Morevo begitu agresif untuk mendapatkan kekasih.
"Hei, Madam. Aku tahu jika kau adalah istri dari Tuan Aarav, tapi jangan ragukan hubunganku dengan Morevo ya," kata Selena menentang dengan keras. Dia melirik ke arah Maria kesal dan dibalas tatapan angkuh olehnya.
Oxanna tertawa pelan. "Tenang saja, aku tak menentang. Hanya penasaran mengapa kau mau dengannya."
Selena mendengkus sambil melipat kedua lengannya di depan dada. "Astaga, Madam. Aku cantik, seksi, berkelas, dan terpandang. Mengapa pria harus menolakku, huh?
"Benarkah? Kau sangat menyukai Morevo? Sampai rela mengejar-ngejar ke perusahaan ini yang mana suamiku tak mengizinkan jika priamu itu membawa kekasih ke mari?" Oxanna menyeringai licik setelah mengutarakan kebohongannya.
Selena menggeram pelan, dia lantas menatap Oxanna serius. "Jujur saja padaku, Madam! Kini, kau menentang hubunganku dengan Morevo, huh?!"
Oxanna tersenyum meremehkan, walaupun dia terlihat santai, otaknya tengah berpikir keras bagaimana caranya menjauhkan Selena kali ini. "Jika aku mengatakan yang sejujurnya, kau akan pingsan, tahu."
"Hello, seorang Selena, pramugari icon Skalov Airplane akan terkejut mengetahui kabar tak jelas itu? Hell no!" kata Selena begitu sombong.
Maria pun sampai mengepalkan kedua tangan kuat di bawa meja. Oxanna meliriknya sekilas, mereka saling mengangguk samar sebagai kode.
"Kau hanya lah mainan saja, Selena. Aku yang lebih tahu bagaimana sisi kehidupan Morevo yang sebenarnya," ujar Oxanna memulai permainan.
Benar saja, Selena tertarik! Dia menatap Oxanna dengan kedua mata menyipit curiga.
"Apa yang terjadi?!" katanya berseru cepat.
Kali ini, gantian Oxanna yang melipat kedua lengannya di depan dada dan menatap Selena meremehkan. "Tentu saja aku tak bisa memberikan informasi secara cuma-cuma, bukan?"
__ADS_1
"Kau!!" Selena berteriak murka yang mengundang tatapan protes dari pengunjung cafe lainnya.
"Jika kau ingin mendengarku, kau hanya perlu lakukan satu saja permintaanku tanpa penolakan. Setuju?" Oxanna membuat negosiasi.
Selena berpikir sesaat sebelum mengangguk setuju. "Baik, aku akan menyetujui setelah mendengar persyaratan kau," balasnya.
"Dengar, aku tak akan mengulanginya sebab kau harus menuruti keinginanku, Selena." Oxanna menghentikan kalimatnya, dia menatap Selena dengan serius supaya wanita itu mempercayai ucapan dia selanjutnya. "Putuskan semua hubunganmu dengan Morevo setelah ini. Karena, kau tak bisa terus bersama dengannya. Jika kau menolak maka aku yang akan mendesak untuk hubungan kalian berakhir."
Mendengar itu membuat Selena seketika mengamuk. Dia menatap Oxanna dengan urat-urat wajah menonjol dan menegang. "Apa yang kau katakan, huh?!"
"Kau tak bisa memaksa seorang pria berhubungan denganmu jika dia telah menikah, bukan?" lanjut Oxanna kemudian.
Wajah Selena yang murka perlahan-lahan pudar dan tergantikan dengan terkejut. "Apa? Morevo telah menikah? Sejak kapan?!"
Oxanna menyeringai kecil. "Dia telah menikah cukup lama. Kau hadir ke dalam hubungan mereka dan mengacaukan segalanya, kau memaksa Morevo untuk berkencan denganmu kan?!"
Itu hanyalah sebuah dugaan semata. Oxanna tidak berekspektasi tinggi jika memang kenyataan. Tetapi, melihat reaksi Selena yang begitu terkejut setelah mendengar kalimatnya membuat dia yakin bahwa yang dia katakan adalah kenyataan.
Oxanna tertawa puas memikirkan jika dia berhasil menebak alasan hubungan Selena dan Morevo. "Astaga, kau murah sekali, ya? Membanting harga diri demi mendapatkan pria," ejeknya licik.
Wajah Selena memerah. "Diam kau," bentaknya.
Maria berdehem keras. Hei, sudah waktunya dia berakhir bukan?
"Kau yang tutup mulut sebelum aku membinasakan kehidupanmu," sahut Maria tajam. Selena menoleh ke arahnya.
"Perkenalkan, dia adalah istri pria yang kau paksa untuk berkencan itu, Maria." Oxanna memperkenalkan Maria membuat Selena melebarkan kedua matanya.
"Oh, ternyata kau ya, ******?" Selena menatap Maria dengan remeh. "Pantas saja Morevo memilihku. Ternyata kau tidak ada apa-apanya dibanding denganku, kan?"
Ketika Oxanna ingin membalas Selena, Maria menahan pergelangan tangannya. Mereka saling pandang dan wanita itu memberi isyarat dengan lirikan mata kepada pengunjung.
__ADS_1
Seketika, Oxanna menoleh dengan gerakan natural. Seluruh pengunjung memusatkan perhatian ke arah mereka, ada beberapa pengunjung yang merekam kejadian tersebut. Bagaimana tidak, dia adalah istri sah dari Aarav dan ada Maria yang telah di publikasikan sebagai istri oleh Morevo beberapa hari yang lalu di pesta Oxanna.
Oxanna hanya berdehem. Waktunya bermain anggun!
"Kau merebut Morevo dariku, ******!!" Selena semakin berteriak kencang.
"Seharusnya kau sadar diri, Selena. Kau yang membuat pernikahan Maria juga Morevo retak. Karena kau selalu berada di sisi Morevo, janin yang ada di dalam kandungan Maria keguguran. Semua karena kau," kata Oxanna memanipulasi.
Bukan hanya mereka bertiga saja yang mendengar. Seluruh pengunjung dapat mendengar itu, mereka berseru terkejut lalu menatap Selena menghakimi.
Selena menatap seluruh orang terkejut. "Tidak! Aku tak melakukan apapun! ****** ini berbohong," katanya berteriak murka dan menunjuk-nunjuk Oxanna.
Mereka semua tahu siapa Oxanna maka dari itu semakin memojokkan Selena sebab tak terima jika dia dituduh yang macam-macam.
"Dengar, Selena. Aku akan menyabarkan diri sampai nanti malam. Jika kau tak memutuskan hubunganmu dengan suamiku, maka, aku tak segan-segan menghancurkan karir kau itu," ancam Maria kejam.
Selena menggeram. Tanpa menunggu lama, dia segera pergi dari hadapan mereka berdua.
Oxanna dan Maria saling menepuk tangan pelan di balik meja. Tak mungkin keduanya berseru semangat dalam situasi ini, kan?
"Dokter, wanita itu siapa?" Salah satu pengunjung mendekati meja mereka berdua.
Oxanna berdehem, dia lantas mengubah mimik wajahnya agar menjadi sedih. "Dia adalah pramugari Skalov Airplane yang ternyata selama ini merupakan simpanan dari Morevo, kalian sudah mendengar berita kemarin, bukan? Jika dia," katanya menghentikan kalimat demi menunjuk Maria. "Adalah istri sah Morevo yang telah dinikahi tahun lalu?"
Pengunjung mengangguk.
"Nyatanya, beberapa bulan ini, Morevo berselingkuh dan menyebabkan janin di dalam kandungan Maria keguguran," lanjut Oxanna.
Dia mendapati salah satu kamera pengunjung menyorot ke arahnya. Oxanna tersenyum sinis lalu berkata, "Morevo telah melupakan ingatannya karena dia berselingkuh."
***
__ADS_1
"Berita terkini! CEO SHC, Tuan Morevo dinyatakan berselingkuh oleh Madam Oxanna dan Madam Maria, wanita yang kini tercatat sebagai istri sah dari pengusaha Skalov tersebut. Sampai saat ini, belum ada tanggapan lagi dari SHC untuk meredakan amarah wanita!"
Oxanna tertawa puas melihat berita utama yang menyorot kejadian bersama Selena tadi. "Kena kau!!"