Tuhan, Beri Aku Kekuatan

Tuhan, Beri Aku Kekuatan
Konferensi pers


__ADS_3

Hari ini adalah jadwal untuk Eren melakukan konferensi pers untuk mengkonfirmasi tentang berita-berita negatif yang terjadi pada Kaira dan dirinya beberapa hari ini. Dia tidak membiarkan kaira untuk keluar kamarnya selama dua hari ini sebelum dia mengadakan konferensi pers. Dia juga tidak mengatakan kepada Kaira jikalau dia akan mengadakannya. Namun, dia ingin menyatakan perasaannya pada kaira sekaligus mempublikasikan pernikahan mereka. Yaa semoga saja ini adalah yang terbaik dan tidak mengakibatkan dampak negatif kedepannya atau bahkan serangan pada kaira yang menyebabkan dia dalam bahaya


"Tuan, semuanya sudah siap. Apa tuan muda juga sudah siap?" Tanya Rangga yang menghampiri Eren di waiting room


"Hmm" Eren pun bangkit dan membenarkan jasnya dan mengancingkan kancing baju dilengan jasnya.


Eren berjalan menuju ruang yang akan menjadi tempat konferensi pers kali ini. Menurutnya, memberikan status pada Kaira adalah suatu hal yang tepat agar semua orang tidak ada yang berani menyentuhnya... Bagaimana bisa berani jikalau pada tubuh kaira tertanam nama 'wanitanya Tuan muda'


Eren pun duduk diluar ruangan acara tersebut. Nanti dia akan masuk saat namanya dipanggil. Dia sudah sering sekali menghadiri konferensi pers, namun entah mengapa dia terasa sangat gugup hari ini. Rangga yang menyadari perilaku tuan mudanya pun berusaha menenangkannya


"Tuan, tolong anda relaks ya agar hasilnya maksimal. Dan jangan permalukan diri tuan muda karena ini sangat berpengaruh pada pemikiran nyonya"


"Hmm. Bagaimana kamu tahu bahkan kamu sendiri jomblo?" Celetuk Eren


"Atas perintah tuan muda kemarin dan apa yang anda tanyakan pada saya, saya pun mencari tahu lebih mengenai cara mendekati seorang wanita tuan." Jawab Rangga. Memang dia sedikit tersinggung namun itulah kenyataannya.


"Lalu, mengapa tidak menerapkannya?" Lanjut Eren sedikit menggoda Rangga


"Tidak tuan. Sebelum anda bahagia, saya tidak akan mencari kebahagiaan hidup saya yaitu seorang wanita pasangan saya kelak"


Ayolah... Kapan acara ini dimulai? Saya sudah tidak sanggup menjawab pertanyaan aneh-aneh tuan muda. Mengapa semakin kesini tuan semakin suka menggoda sih? Rasanya aneh. Batin Rangga.


Tak lama kemudian, doa Rangga pun terkabul. Sebelum Eren menanyakan hal lebih lagi, acara tersebut sudah dimulai.


"Baik. Selamat siang semuanya. Semua pasti sudah tahu mengenai berita acara konferensi pers hari ini mengenai kehidupan pribadi tuan muda Eren yang kalian nantikan. Tuan Muda Eren selalu menjadi tranding topic terpanas sayangnya jarang sekali berita mengenainya. Nah dalam kesempatan kali ini, mari kita simak mengenai apa yang akan disampaikan oleh Tuan Muda Eren. Kalian pasti ingin mengetahui kan, mengapa tuan muda tiba-tiba menyetujui untuk datang pada acara kali ini. Yok langsung saja kita sambut Tuan muda Eren William" Kata pembawa acara tersebut


Prok prok prok prok. Suara tepuk tangan yang meriah terdengar. Eren pun memasuki ruangan dengan gagahnya. Tentu saja, para fans diluaran sana yang sedang nobar berteriak kegirangan.


Wahhh tuan muda... Wahh tampannyaa. Begitulah kira-kira


"Selamat siang tuan. Apa kabar anda hari ini? Sapa sang pembawa acara tersebut


"Baik" Jawabnya singkat.


..............


Villa


Kriinggg... Suara handphone nyaring terdengar. Kaira saat ini sedang memasak menunggu Eren pulang kerumah. Eren tadi berpamitan kepada kaira untuk mengurusi urusan penting di Bali, tempat mereka berbulan madu. Kaira pun memberhentikan aktivitasnya.


"Kaiiiii" Teriak seseorang diujung sana.


"Apa sih Zul? Kebiasaan deh. Gendang telinga aku bisa pecah tau ga? Apalagi suara kau yang nyaring dan cempreng itu haduhh.. Bisa ga sih ga teriak-teriak Mulu?" Marah Kaira

__ADS_1


"Hehe maaf. Oh iya ada yang penting." Kata Zuli


"Apa itu?" Tentu saja Kaira ingin tahu.


Tumbenan nih anak nelfon karena ada yang penting.


"Lihat deh di tv channel X. Tuan Muda mengadakan konferensi pers. Dia mengundang banyak wartawan dan acara gosip di channel X yang sedang gempar itu" Kata Zuli mirip sekali dengan ibu-ibu bergosip


Kaira pun sontak berlari dan meraih remot. Dia menyalakan televisi nya dan melihatnya


"Kai? Kamu tahu apa yang akan dikatakan tuan muda? Biasanya kan dia susah sekali diundang beginian? Kamu tahu sendiri kan untuk reporter, tuan muda adalah penghasil uang terbesar karena segala berita tentangnya akan selalu viral"


Zuli melanjutkan hobinya


"Gatau. Tuan bahkan tidak mengatakan apapun padaku pagi ini. Dia hanya izin keluar mengurusi suatu urusan mendesak" Jawab Kaira.


"Udah deh kita dengerin dulu aja" Lanjutnya.


...............


Kembali ke acara


"Baik tuan. Akhir-akhir ini ada kabar mengenai batalnya pertunangan anda dengan nona muda Richards. Apa itu benar?" Tanya pembawa acara


Duhh tuan muda tampannyaaa. Elegant sekali. Begitulah teriakan fans kira-kira.


Seperti yang kita ketahui beberapa fans fanatik akan menganggap idolanya adalah segalanya. Apapun yang dilakukan oleh idolanya adalah benar tidak peduli itu adalah hal kriminal maupun tidak. Namun, mereka tidak pernah mendukung idola mereka untuk menikah atau sebagainya jika tidak, mereka akan menyerang istri atau pacar idola mereka. Sayangnya, Eren tidak memikirkan itu.


"Jika diperkenankan, bolehkah tuan muda bercerita mengenai alasannya? Apakah benar karena ada pihak ketiga diantara hubungan kalian?"


"Tidak ada pihak ketiga. Saya sudah sejak lama membatalkan perjodohan ini. Jadi, tidak ada yang namanya orang ketiga." Eren pun mengklarifikasi alasan mengapa dia membatalkan pertunangannya dengan Mona.


"Jika bukan orang ketiga lantas apa alasan utama anda?" Tanya perwakilan reporter di lokasi tersebut


"Alasannya sederhana. Karena saya merasa tidak ada kecocokan." Jawab Eren


"Akhir-akhir ini pula beredar kabar bahwa beberapa orang pada saat pesta yang diadakan di kediaman keluarga Richards, anda melindungi seseorang yang diduga penyebab batalnya pertunangan ini" Tanya kembali sang pembawa acara


"Wanita itu adalah istri saya. Sudah sepantasnya saya melindunginya. Lagipula, dia bukanlah penyebab segalanya. Jadi, saya mohon kepada kalian semua untuk tidak menyalah-nyalahkan dan membullynya di sosial media. Jika saya mengetahuinya, siap-siap saja mendapatkan hukuman" Jawab Eren dengan nada mengancam.


Kaira pun menutup mulutnya dengan tangannya. Matanya pun berkaca-kaca. Dia tak menyangka Eren akan mengakui status mereka dihadapan publik.


"Apakah anda mencintainya?" Tanya pembawa acara.

__ADS_1


"Iya, saya sangat mencintainya. Untuk Ara-ku. Aku tahu kamu melihatnya disana walau aku tidak memberitahukan ini padamu. Aku katakan sekali lagi bahwa aku sangat mencintaimu Ara. Remember that" Eren pun menyatakan perasaannya kepada Kaira.


"Aww sweet sekali. Apa yang anda suka dari istri anda? Apakah kami boleh menayangkan fotonya?" Lanjut ke pertanyaan selanjutnya


"Tidak. Hanya saya yang boleh memiliki fotonya. Saya tidak mau ada pria lain yang memandangi fotonya. Dan saya menyukainya dari segala hal terutama cara dia memperlakukan saya..." Jelas Eren panjang lebar. Hilang sudah kewibawaan yang selama ini dia jaga.


"Tuan, Tolong hentikan. Jangan membuat nama anda buruk"


Mona pun kesal dan geram karena rencananya untuk mempermalukan kaira dan menjelekkan namanya pun gagal.


Ughh kenapa gagal sih? Padahal tinggal selangkah lagi. Bahkan mereka semua tadi mendukungku. Mengapa semua terbalik sekarang? Engga engga, gw harus cari cara biar kaira kena mental. Mona pun mematikan televisinya.


Rangga telah mengisyaratkan kepada pembawa acara untuk menyudahi acara ini. Pembawa acara yang mengerti maksudnya pun langsung mengambil tindakan.


"Baik. Demikian acara hari ini, kurang lebihnya mohon maaf..." Eren memberhentikan apa yang pembawa acara itu katakan


"Ingat untuk kalian, jangan sekali-kali percaya dengan rumor yang ada. Pastikan dulu kenyatannya. Jika saya mendengarkan ada rumor negatif lagi mengenai keluarga saya, saya akan menghukum kalian seberat-beratnya. Mengerti?"


Menakutkan sekali. Pembawa acara pun bergidik ngeri membayangkan betapa kejamnya tuan muda William ini.


"Demikian acara konferensi pers bersama dengan Tuan Muda Eren William kali ini, saya mewakili rekan-rekan yang bertugas pamit undur diri, selamat siang dan sampai jumpa" Kamera pun dimatikan. Mereka semua keluar dari ruang tersebut. Eren bersiap-siap untuk pulang dan ingin memanfaatkan sisa waktu cutinya untuk semakin dekat dan mengenal Ara-nya.


................


Lama waktu Eren menempuh perjalanan. Akhirnya pun sampai. Dia bergegas turun dari mobil. Dari dalam rumah, Kaira berlari kearahnya dan seketika memeluknya erat. Dia pun menangis dipelukan Eren


"Hey hey. Ada apa?" Tanya Eren dengan nada lembut


"Terimakasih tuan"


Eren semakin bingung ada apa dengan istrinya ini.


"Cerita sama aku ya. Ayo kita masuk dan duduk." Mereka pun duduk


"Begini tuan eh sayang, Saya mendapatkan telfon dari sahabat saya, Zuliana. Dia mengatakan bahwa anda mengadakan konferensi pers hari ini untuk mengklarifikasi terkait masalah yang akhir-akhir ini viral. Dan saya mendengarkan semua yang anda ucapkan." Jelas Kaira


"Lalu?" Tanya Eren singkat


"Saya terharu tuan mengakui hubungan kita. Saya terharu tuan menyatakan cinta didepan seluruh orang. Terimakasih tuan" Tanpa sadar air mata Kaira pun menetes. Eren mendekatinya dan menyeka air matanya.


"Itu adalah kewajiban ku untuk selalu melindungi mu dan mengakuimu"


Apa yang telah aku perbuat padanya dulu hingga hal sekecil ini membuatnya sebegitu bahagianya? Batin Eren sambil mendekap erat tubuh Kaira.

__ADS_1


__ADS_2