Tuhan, Beri Aku Kekuatan

Tuhan, Beri Aku Kekuatan
Bertemu Lagi


__ADS_3

Dag dig dug


Suara jantung Wisnu berdetak sangat jelas. Dia mengira bila hanya Clara lah yang paling cantik di dunia ini, nyatanya masih ada bidadari lainnya bahkan 100× lebih cantik dibandingkan dengan nona kecil yang baru saja memuaskan hasratnya


"Ehh, kalau begitu ini kartu nama saya. Jika anda memerlukan saya untuk mencuci jas anda atau menggantinya, saya siap untuk melakukannya" Ucap Kaira.


"Baiklah." Ucap Wisnu yang masih nampak elegant.


Wanita itu... menarik. ~Batin Wisnu sambil menyeringai.


Sedangkan di ujung meja sana, seorang pria yang terus saja cemas menantikan istrinya kembali pun akhirnya dapat bernafas lega setelah melihat Kaira kembali ke mejanya


"Ara, kamu kemana aja sih? Kan aku jadi nunggu lama tau" Ucap Eren sambil mengelus tangannya


"Maaf mas, tadi aku bertemu dengan seorang pria..." Jawab Kaira yang terpotong oleh Eren


"Bertemu pria? Siapa? Tampan ga?" Rasa cemburu Eren sepertinya sedang meledak-ledak.


"aku lupa namanya sih. Yang jelas dia tinggi dan badannya bagus sama sepertimu,potongan rambut rapi dan terlihat lumayan tampan..." Kaira sedikit memprovokasi suaminya itu. Dia gemas melihat tingkah suaminya yang kekanak-kanakan saat cemburu. Ingin sekali dia mencubit pipinya dan menciumnya, namun dia sadar didepan mereka masih ada Ana dan Rangga.


"Stt sttt. Kita pindah kursi aja yuk. Jangan ganggu tuan muda dan nyonya muda" ~Bisik Ana


"Tapi kan..." Balas Rangga


"Udah. Ikut aja" Ana menarik tangan Rangga menjauh dari mereka berdua. Kaira membiarkan mereka berdua, karena dia berpikir bila mereka tengah dimabuk asmara. Padahal, mereka hanya sedang membantu tuan dan nyonya mereka saja


"Rangga sama Ana mau kemana itu?" Tanya Eren


"Biarkan saja. Rangga dan Ana berhak bahagia kan?" Ucap Kaira. Eren hanya mengangguk menandakan dia setuju


"Terus gimana sama tuh cowok? Terus gimana kalian bisa bertemu? Kenapa begitu lama? Kamu ngobrol tentang apa aja ke dia? Kenapa ga ngobrolnya sama aku aja sih?" Tanya Eren bertubi-tubi tanpa memberikan jeda sedikit pun


"Sudah-sudah. Gimana saya jawabnya kalau sebanyak ini?"


"Ya, ya maaf. Sekarang ceritakan" Eren menyangga dagunya dengan satu tangannya, menghadap ke Kaira layaknya seorang anak TK yang menanti ibu guru mereka bercerita

__ADS_1


"Jadi, tadi saya bertemu dengan seorang pria dengan setelan rapi. Sepertinya orang kaya yang berpendidikan tinggi. Dia dingin seperti mas terus tinggi dan badannya juga ga jauh beda dari mas. Nahh saya bertemu dengan dia itu karena, pas saya berbalik badan, saya tak sengaja menabraknya dan membasahi jas mahal miliknya. Yahh akhirnya saya pesan lagi deh" Jelas kaira panjang lebar


"Oh gitu. Syukurlah" Eren bernafas lega


Akhirnya, mereka pun makan dengan nikmat sambil bercerita keseharian mereka selama tidak bertemu satu sama lain. Mulai dari bagaimana Eren mengusir Clara hingga bagaimana kaira dan pergi kemanakah dia setelah Eren bersalah sangka padanya saat itu. Namun, kejadian yang menyebabkan Clara keguguran pun tidak terungkap hingga saat ini, karena entah kebetulan atau disengaja, CCTV di rumah mereka mati dan rusak.


................


Rayhan pergi ke kantornya seperti biasa. Kemarin dia melakukan hal besar yang bahkan sangat berjasa di kantornya. Bangga? Jelas bangga, siapa yang tidak bangga akan kerja keras mereka sendiri? Rayhan sudah terbiasa mandiri sejak dia kecil dan prinsipnya adalah membanggakan dan melindungi kakaknya dengan segenap jika dan raganya.


Di kantor Rayhan


"Rayhan, kamu temui saya di kantor" Ucap bos Rayhan.


"Baik pak" Balasnya


Rayhan mengikuti pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan dapat berdiri tegak.


Di ruang Presdir...


"Ya pak. Saya bersedia." Jawab Rayhan tanpa berpikir panjang


"Gaji kamu per bulan adalah 10 juta rupiah. Kamu akan mendapatkan fasilitas berupa mess pribadi dan mobil antar jemput" Ucap pria itu


Rayhan mendapatkan itu semua karena kebaikan hatinya yang rela mengorbankan nyawanya demi menolong sebuah kakek tua yang tak lain dan tak bukan adalah kakek dari pengusaha ternama. Rayhan tidak meminta imbalan apapun padanya dan berlalu pergi begitu saja. Saat pria itu mengetahui dia bekerja di perusahaan tempat dia akan berbisnis nanti, dia pun langsung meloloskannya tanpa pikir panjang.


"Oh ya pak. Apakah saya hari ini boleh izin untuk kerja hanya setengah hari saja?" Tanya Rayhan


"Memang ada apa?" Tanya Bosnya balik


"Saya ingin berkunjung ke rumah kakak saya, pak. Akhir-akhir ini saya terlalu sibuk dan lembur hingga lupa waktu." Jawab Rayhan


Bukan alasan memang, namun pekerjaan kali ini sungguh menguras tenaga dan waktunya. Namun, dia lakukan itu hanya untuk membelikan sesuatu untuk kakaknya. Gajinya yang dulu bahkan untuk membeli makan dan membayar kamar kosnya saja sangatlah terbatas. Dia juga sering kehabisan uang. Apalagi hidup di kota besar seperti ini, uang dua hingga tiga juta tidak ada artinya baginya.


....................

__ADS_1


Kaira hendak pulang menuju rumahnya. Namun, dia berpapasan lagi dengan pria itu di sebuah supermarket dekat rumahnya.


Dughhh


Suara kepala Kaira menubruk dada bidang milik pria itu terdengar disana


"Bapak? Kita bertemu lagi" ucap kaira riang dengan senyumnya yang manis


Deggg. Kenapa senyumnya begitu manis? Damagenya ga ngotak.


"Pak?" Panggil Kaira


"Ahh ya maaf maaf. Kamu...Kamu kesini sama siapa?" Tanya Pria itu


"Sama suami saya... Nahh itu orangnya" Menunjuk ke arah Eren.


"Woyy bro, lu ngapain disini?" Tanya Eren sambil menyapa Wisnu, teman baiknya.


Mereka berdua seperti biasa menggunakan tos ala mereka yang khas. Mereka benar-benar seperti anak kecil saat ini


"Ya gue mau belanja lah. Mau apa lagi?" Jawab Wisnu


"Lho, kalian saling kenal?" Tanya Kaira heran.


"Ya dong, we are twins" Ucap mereka berdua bersamaan. Mereka berdua menempel layaknya bocah. Kaira akui mereka berdua memang mirip secara fisik dan karakter layaknya kembar beda orang tua.


Kaira memutar bola matanya.


"Tunggu tunggu. Kamu bilang dia suami kamu?" Tanya Wisnu kepada Kaira. Kaira hanya mengangguk saja.


"Berarti kalian suami istri? Ohh makanya orang-orang bergosip lu udah nikah tapi Clara bilang bukan dia yang nikah sama lu. Jadi, si cantik ini toh" Ucap Wisnu menunjuk ke arah Kaira.


"Ya begitulah. Lu tau sendiri kan Clara ke Amerika serikat terus malah nikah sama orang lain. Kebetulan cahaya rembulan datang menyinariku dan mempertemukanku dengan DIA(menekankan) yang bagaikan Dewi yang turun dari langit." Jawab Eren


Berarti... Wisnu juga kenal dengan Clara dong? Kesempatan bagus nih. ~Batin Kaira.

__ADS_1


__ADS_2