Wanita Gendut Itu Aku

Wanita Gendut Itu Aku
52 - Mencintaimu


__ADS_3

Aluna Keluar untuk mengejar Rehan, namun ia tak menemukan nya, begitu cepat Rehan berjalan hingga ia kehilangan nya untuk menjelaskan ke salah pahaman yang tadi di lihat.


Mata nya mengelilingi halaman yang begitu luas itu. "Kemana dia?." Batin Aluna dengan nafas yang agak terengah-engah.


Hati Aluna begitu sedih, Ketika mengingat kesalah pahaman karena ke tidak percaya Rehan pada nya, membuat Hubungan mereka hancur dulu.


Aluna sejenak berdiri mematung dengan sedih dan kecewa mengingat bagaimana Rehan dulu mengusir nya karena Bu Rose. meminta nya pergi tanpa mempertanyakan seperti apa perasaan nya. hati Aluna patah.


"Kenapa kau menghindari ku?." Sebuah suara membuat Aluna yang tengah tertunduk terkejut dan mengangkat kepala nya.


Saat ia menoleh, ia di buat terkejut saat Rehan telah ada di belakang nya.


"Apa kau benar tak ingin lagi bersama ku lagi?." Tanya Rehan lagi dengan tatapan Dingin dan sendu.


Aluna tak bisa berkata-kata, hanya bisa menatap Rehan dengan sendu, Ia kini melihat kembali wajah yang selama ini ia rindukan dengan jelas berdiri tepat di hadapan nya. Kedua nya pun sejenak saling aduh pandang.


"Kau terlalu sering salah paham pada ku, kau tidak percaya pada ku."Ucap Aluna dengan sendu.


"Tidak lagi akan terjadi, Karena aku Mencintai mu Aluna." Ucapan Rehan tak membuat Aluna terkejut atau pun gugup. Aluna membalas nya dengan senyuman tenang. Hingga membuat Rehan mengerutkan kening nya heran dengan Reaksi Aluna saat ia mengatakan hal yang begitu sulit sebenarnya ia katakan.

__ADS_1


"Kenapa?, kau tak percaya pada ku?." Tanya Rehan.


"Aku sudah tahu, karena aku juga merasakan hal yang sama dengan mu Tuan Rehan, Meski kau sangat menyebalkan bagi ku." Balas Aluna tersenyum sendu.


Rehan pun tersenyum malu mendengar Ucapan Aluna yang juga mencintai nya.


"Kau mau kan kembali pada ku?." Tanya Rehan.


"Maaf, Tapi tidak untuk saat ini."Balas Aluna.


"Kenapa?."


"Bukan aku yang mengirimi mu surat cerai, Itu Ibu ku."Ucap Rehan. Aluna kembali melebarkan senyuman nya, menutupi perasaan sedih nya.


"Iya, aku sudah tahu semua nya, Terima kasih masih menunggu ku." Ucap Aluna.


Aluna lalu memeluk Rehan saat Rehan membuka tangan nya untuk menyambut pelukan Aluna. kedua tubuh saling menempel, terasa begitu hangat dan nyaman untuk kedua pasangan yang baru saja kembali memadu kasih kembali.


Rehan lalu mengajak Aluna untuk naik ke mobil nya, Mengajak wanita nya itu untuk menikmati udara malam yang sejuk malam ini, namun terasa hangat di hati.

__ADS_1


Di sisi Lain, Herry yang melihat semua nya tersenyum penuh kelegaan, Ia sangat senang saat Aluna dan Rehan akan kembali bersama.


"Kau pantas bahagia Aluna."Ucap Herry masih memandang mobil itu berlalu pergi dari hadapan nya.


••••


Di dalam mobil.


Rehan memegangi tangan Aluna dengan lembut, Mencium nya sesekali sembari menyetirkan mobil nya. Aluna pun di buat tersipu oleh perlakuan Rehan yang tak biasa pada nya.


"Tuan, Kita mau kemana?"


"Kemana aja, asal bersama mu."


"Ha ha ha." Aluna tertawa saat mendengar Rehan mengucapkan kata-kata yang tampak agak menggombal.


"Ada apa?." Tanya Rehan mengerutkan kening nya dengan senyuman bingung.


"Tuan, siapa yang mengajari anda menggombal selama Aku pergi?." tanya Aluna. Rehan pun tersipu malu, mengaruk kepala nya karena ucapan Aluna, Terlalu bersemangat hingga ia pun tak dapat menahan kata-kata lagi.

__ADS_1


Rehan lalu mencium kembali tangan Aluna dengan lembut, sembari sesekali melihat wanita yang duduk samping nya.


__ADS_2