Wanita Gendut Itu Aku

Wanita Gendut Itu Aku
59 - Makan Malam Yang berantakan


__ADS_3

Malam Itu


Bu Rose Mengundang Aluna datang ke rumah nya kembali untuk makan malam bersama, Aluna yang sedang berada di apartemen milik Rehan pun tengah bersiap untuk makan malam ini.


Tok


Tok


Tok


Sebuah ketukan Pintu membuat Aluna yang tengah berada di depan cermin lekas berdiri untuk melihat siapa yang datang.


Saat Aluna membuka pintu, tampak sebuah laki-laki gagah berjas berdiri di depan pintu.


"Cari siapa ya?."Tanya Aluna.


"Saya Utusan Tuan Rehan untuk datang menjemput anda Nona." Balas nya.


"Loh, Rehan nya kemana?." Tanya Aluna heran.


"Tuan Rehan menunggu anda di rumah Nona, jika anda sudah siap mari saya antar nona, Agar tidak terlambat."Ucap Nya lagi dengan datar.


Aluna tersenyum dan mengangguk, ia pun lekas mengambil Tas dan memakai sepatu nya untuk segera berangkat.


Aluna lalu berjalan keluar dari hotel bersama utusan Rehan yang datang menjemput nya.


•••


Saat berada di dalam mobil.


Aluna duduk dengan tenang dan melihat keluar jendela. suasana di mobil pun begitu sunyi tak ada pembicaraan di antara Aluna dan sang supir.


Namun setelah 10 menit telah berlalu, Aluna mulai heran karena tak kunjung sampai di rumah keluarga Rehan, dan Aluna pun mulai menyadari kalau jalan yang mereka lewati bukan lah jalan menuju ke tempat tujuan nya.


"Maaf Pak, seperti nya ini bukan jalan menuju ke rumah Rehan." Ucap Aluna masih mencoba berfikiran positif.

__ADS_1


"Tuan Rehan mengubah tempat pertemuan Nona, Anda duduk tenang saja." Jawab nya.


"Baik lah." Namun jawaban itu tak dapat membuat Aluna tenang, ia pun mulai mengeluarkan ponsel nya dengan tetap bersikap tenang.


Namun saat ia menyadari kalau Rehan mengirimi nya pesan. "Aku sebentar lagi sampai." Isi Pesan dari Rehan membuat Aluna menelan Saliva nya.


Aluna mengirimi Rehan lokasi nya berada, Ia lalu mengetik kata "Tolong." tiba-tiba ponsel Aluna di rebut oleh laki-laki yang berada di samping nya, membuang ponsel nya keluar dari mobil membuat Aluna begitu terkejut.


"Kamu siapa?." Tanya Aluna.


"Kamu bukan orang suruhan Rehan kan." Ucap Aluna lagi.


"Saya Orang yang di suruh untuk melenyapkan anda Nona."Ucap Laki-laki itu.


Aluna dengan cepat merebut stir mobil, berharap cara ini bisa membuat iamenghentikan mobil nya dan lekas kabur dari sana.


"Berhenti."


"Hei apa yang kau lakukan."


Kedua nya saling berebut stir mobil, hingga Mobil kehilangan keseimbangan dan "Aaaaaaahhhhhhhhh" mobil yang di tumpangi Aluna menabrak sebuah Pohon.


•••


Di tempat lain.


Rehan yang menerima pesan Aluna pun tampak heran saat Aluna mengirimi pesan lokasi, namun meski sempat di buang, Ponsel Aluna berhasil mengirimi kata tolong pada Rehan.


Rehan yang membaca pesan kedua pun begitu terkejut. saat ia sudah sampai di apartemen Aluna, Ia pun lekas masuk ke dalam untuk mengecek lebih dulu keadaan Aluna.


Namun Aluna tidak ada, ia tahu Aluna kini dalam masalah. Ia pun lekas menghubungi Frans untuk membantu nya menemukan Aluna melalui Lokasi terakhir yang di kirim Aluna pada nya.


Rehan mencoba untuk menghubungi Aluna, namun Ponsel Aluna telah pecah berkeping di buang oleh orang itu.


"Dimana kau sayang." Rehan begitu khawatir pada kondisi Aluna saat ini.

__ADS_1


Ia memacu mobil nya dengan laju menuju ke lokasi terakhir Wanita yang ia cintai itu berada.


••••


Di rumah Bu Rose.


Frans yang mendapatkan telefon dari Rehan pun raut wajah nya berubah, membuat semua yang tengah berkumpul dan menunggu kedatangan Rehan dan Aluna menatap nya dengan Heran, Frans lekas berdiri dari duduk nya.


"Frans, ada apa?, Kau tampak panik?." Tanya Herry.


"Nona Aluna seperti nya di culik Tuan." Ucap Frans.


"Apa?."


Semua tampak terkejut mendengar Aluna di culik.


"Jadi kau mau kemana?." Tanya Herry.


"Menuju ke lokasi terakhir Nona Aluna berada."Ucap Frans.


"Aku ikut dengan mu." kata Herry. Frans mengangguk.


"Kak, Aku ikut." Ucap Reni.


"Kamu di rumah saja sama Mama."Ucap Herry dan tak menunggu jawaban dari Reni, kedua laki-laki itu berlalu pergi.


Reni melihat Bu Rose penuh selidik. "Ini pasti ulah Mama kan?, Kata kan dimana Kak Aluna ma?." Tanya Reni.


"Apa yang kamu bicara, Mama tidak ada sangkut paut nya dengan semua ini." Kata Bu Rose..


"Aku gak bisa percaya kata-kata Mama, mama memang gak suka kak Aluna kan, Mama juga tumben buat acara ini untuk makan malam bersama." Tutur Reni penuh penindasan.


"Ngaur kamu Reni, Mama buat makan malam bersama karena Mama ingin memperbaiki hubungan dengan kakak mu, Mana tahu Mama bisa Terjadi hal ini."Ucap Bu Rose lagi.


"Udah lah, Pusing Mama, kacau makan malam kita."Kata Bu Rose sembari berlalu pergi masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


Reni masih menatap kesal ibu nya, ia nyakin semua sudah di rencana kan Ibu nya.


__ADS_2