Wanita Gendut Itu Aku

Wanita Gendut Itu Aku
54 - Flashback Herry


__ADS_3

Herry duduk di kursi cafe yang sudah mulai malam karena akan segera tutup.


"Udah lah, Perempuan masih banyak kali." Seseorang datang menghampiri Herry, menepuk pundak nya dan duduk berhadapan nya dengan.


Herry yang melihat pun tersenyum saat ia melihat Ello yang ternyata datang.


Herry tersenyum menahan tawa saat ia mendengar ucapan Ello.


"Kau datang semalam ini, aku sudah mau tutup."Ucap Herry..


"Aku datang bukan untuk minum, tapi datang untuk menemani kau yang sedang galau."Ucap Ello.


"Sok Tahu."


"Udah lah Her, Tak usah di kasi tahu, aku udah tahu kalau kau mencintai kakak Ipar mu itu kan."Ucap Ello.

__ADS_1


Herry mengelengkan kepala dengan senyuman tipis. "Kau bukan orang miskin, kata kan kenapa kau mau menjadi supir Kakak ipar ku?." Tanya Herry penuh selidik.


Ello tersenyum ragu menceritakan hal itu.


"Aku salah satu yang menyukai Aluna."Ucap Ello. Mata Herry seketika menatap Ello penuh heran.


"Eh, Itu dulu, sekarang udah engak kok, meski masih sedikit, tapi kebahagiaan Aluna lebih utama kan, sama seperti yang kau lakukan.


"Sekarang kata kan, kenapa kau bisa mencintai Aluna?."Tanya Ello.


Herry sejenak diam sebelum akhir nya ia mengatakan hal yang sejujur nya.


Saat masih kecil, Herry tengah di ganggu oleh beberapa anak kecil di sebuah taman, Rasa takut hanya mampu membuat Herry berdiam diri tak berdaya di ganggu oleh beberapa orang, Namun di saat itu, seorang anak wanita bertubuh gemuk datang untuk menolong nya.


Wajah nya sangat di ingat sama Herry sebagai bentuk terima kasih nya, Wanita itu ia lah Aluna kecil yang menjadi pahlawan siang bolong untuk nya. kedua nya pun menjadi teman dekat, sering bertemu beberapa kali setelah pertemuan itu.

__ADS_1


Namun, kedua nya terpisah dan tak lagi bisa bertemu saat Aluna di angkat oleh orang tua angkat dan di bawa pergi tinggal keluar kota. Sejak hari itu Herry kehilangan Aluna dan masih mengingatkan nya sampai saat ini.


Awal pertemuan dengan Aluna saat menjadi kakak ipar nya tidak begitu spesial Bagi Herry karena Herry tak mengenali Aluna saat itu, namun ada saat nya saat ia membantu Aluna membersihkan kamar yang sempat Di minta Rehan untuk di bersihkan, membuat Rehan melihat foto kecil Aluna dulu, seketika mengingatkan Herry pada sosok gadis kecil yang seja dulu ia tunggu, seketika membangkitkan rasa sayang yang sejak dulu telah terkunci. tak pernah memandang fisik Aluna, Herry berjanji untuk menjaga Aluna.


Meski Herry tahu, ia tak lagi memiliki kesempatan untuk memiliki Aluna karena ia telah menjadi kakak ipar nya. namun ia ingin melihat Aluna bahagia.


Di tambah hanya Aluna yang dapat mengubah sang kakak yang keras dan pemarah, membuat Herry pun tak sungkan lagi untuk membuat kedua nya bersama.


Bahkan laki-laki yang bersama Aluna di tempat acara itu, adalah orang suruhan Herry yang ingin Aluna melihat kecemburuan sang kakak saat itu juga.


Ello yang mendengar cerita dari Herry pun terkagum dengan apa yang di lakukan Herry, tak menyangka Aluna adalah cinta masa kecil Herry.


"Kau hampir membuat air mata ku menetes."Ucap Ello menghela nafas berat.


"Kau terlalu belebihan, mulai sekarang aku akan lebih lagi mengawasi nya saat dekat dengan Aluna."Ucap Herry.

__ADS_1


"Terbalik, seharus nya itu aku."Ucap Ello.


Kedua nya pun tertawa di meja Cafe Herry malam itu.


__ADS_2