Wanita Gendut Itu Aku

Wanita Gendut Itu Aku
68 - Tak Akan Membiarkan nya


__ADS_3

Pagi Itu.


Dokter datang untuk memeriksa kan keadaan Aluna.


"Bagaimana dok dengan keadaan istri saya?."Tanya Rehan.


"Iya dok, kapan saya boleh pulang?." Tanya Aluna yang sudah sangat bosan sekali berada di rumah sakit.


"Lusa sudah boleh pulang, tapi setelah 2 Minggu harus kembali ke sini untuk lakukan pemeriksaan rutin, dan juga soal Kaki Aluna, Sementara belum bisa di terapi, tunggu sudah lebih sehat dan lebih kuat baru kita mulai terapi nya." Tutur Dokter.


Aluna pun begitu antusias, meski ini akan sulit, tapi ia percaya ia akan bisa.


Saat Dokter pergi, Aluna pun begitu antusias mengatakan pada Rehan ia ingin segera pulang.


"Aku Rindu rumah." Kata Aluna.


"Kau tak Rindu pada ku?." Tanya Rehan.


Aluna pun mengigit bibir nya. Rehan lalu mendekatkan diri nya ke Aluna, membuat Aluna tersipu, Aluna lalu memeluk Rehan untuk menyembunyikan wajah merah nya itu.


Pintu kamar Aluna di rawat tiba-tiba terbuka, Reni dan Herry masuk ke dalam dan melihat pemandangan itu, kedua sedang berpelukan hangat. Reni tersenyum namun tidak dengan Herry.


"Hm." Deheman Reni membuat Aluna melepaskan pelukan nya.

__ADS_1


"Ren."


"Romantis banget sih, ini rumah sakit loh." Ledek Reni.


"Hehe, Ren, kata dokter aku sudah boleh pulang Lusa." Ucap Aluna memberitahu.


"Benarkah?, Wah aku sudah tidak sabar kakak ada di rumah, aku juga rindu kasur ku yang empuk." Ucap Reni.


Aluna tersenyum. "Maaf ya, karena aku kalian harus repot seperti ini " Ucap Aluna.


"Tidak sama sekali kak, Justru kita senang Kak Aluna sekarang udah pulih, soal nya kasian pangeran murung terus kayak ayam sakit." Ucap Reni tertawa.


Rehan mengelengkan kepala nya. Aluna tertawa melihat ekpresi pasrah Rehan.


Reni heran dengan sikap Herry yang tampak datar saja sejak tadi.


•••


Pagi Itu.


Aluna sedang bersiap untuk pulang ke rumah setelah berminggu-minggu di rumah sakit. sungguh sangat membosankan bagi Aluna.


Herry dan Ello ada untuk membantu membawa Aluna pulang dari rumah sakit ini.

__ADS_1


Dering Telefon.


Herry mendapatkan telefon dan mengangkat nya di luar kamar sembari menunggu barang-barang Aluna di siapkan.


Setelah beberapa saat, Herry kembali dengan wajah khawatir dan menghampiri Rehan. Herry membisikan sesuatu di telinga Rehan, Aluna yang melihat pun sangat penasaran apa yang mereka bicara kan.


"Sebentar sayang, aku akan kembali " Kata Rehan.


"Iyaa." Jawab Aluna.


Rehan lalu keluar bersama Herry dan berbicara di luar kamar Aluna.


"Elena keluar negri?." Tanya Rehan memastikan ucapan Herry.


"Iya kak, Aku dapat kabar dari orang-orang aku." Ucap Herry.


"Sial, dia pasti mau menghindar, tapi kita tak bisa melakukan apa-apa, Polisi sudah mengatakan kalau Elena tidak bersalah, tapi aku nyakin dia yang melakukan ini pada Aluna, Meski Polisi tidak bisa menangkap nya, Aku tak akan membiarkan nya." Ucap Rehan.


"Lalu bagaimana kak?." Tanya Herry.


"Biarkan saja dulu, aku ingin Aluna pulang dan pulih dulu, kita akan urus semua itu nanti " Ucap Rehan, Herry mengangguk setuju.


Follow Ig Shanti_san18

__ADS_1


__ADS_2