
Dibawah langit malam yang indah sembari disinari cahaya rembulan dan bintang – bintang yang berkelap kelip seakan seorang dewi turun dari surga ke bumi. Desiran angin sepoi sepoi menambah syahdunya suasana, Malam yang membuat penghuni bumi merasakan ketenangan dan kedamaian hakiki, tapi sebaliknya yang terjadi di sekte pedang emas bukanlah ketenangan dan kedamaian melainkan sebuah pembantaian berdarah.
Tiga dari delapan sekte besar aliran hitam yang berada didalam aliansi delapan naga menyerang sekte pedang emas secara tiba-tiba. Malam yang seharusnya damai berubah menjadi sebuah kekacauan besar dan tragedi pahit yang menimpa aliran putih.
Sekte pedang emas adalah sebuah sekte besar aliran putih yang berada di lembah pelangi, sebuah sekte dengan lima puluh ribu murid dan menjadi satu dari lima sekte yang menjadi tonggak utama dalam menghadapi pergerakan aliran hitam.
Suasana yang mencekam telah berlalu , namun di kejauhan masih terlihat ada pertempuran yang terjadi walaupun skalanya kecil, sekelompok besar orang aliran hitam melawan beberapa orang sekte pedang emas. Bunyi dentang senjata masih terdengar sesekali menandakan perlawanan masih dilakukan oleh para anggota sekte pedang emas walaupun dengan keadaan yang tidak seimbang.
“argh” sebuah teriakan memilukan terdengar disertai semburan darah dari tubuh seorang wanita yang tertembus sebuah pedang besar diperutnya. Disi lain Terlihat dua orang pria yang kedua tangannya terikat jatuh bersimbah darah karena kepala mereka jatuh ketanah ditebas oleh seorang pria dengan pedang panjangnya. Pemandangan lain yang sangat mengerikan terlihat dimana- mana, mayat yang bertumpuk tumpuk dibakar seperti sampah, dan yang masih hidup merasakan penyiksaan terberat dalam hidup mereka sebelum kepala mereka terpisah dari tubuhnya.
__ADS_1
“cepat kumpulkan semua mayat- mayat itu dan bakar “ perintah seorang pria dengan tampang yang sangat garang sambil meletakkan sebuah golok besar dipundaknya
Beberapa orang yang merupakan anak buah dari pria itu langsung membawa beberapa mayat dan menumpuknya sampai setinggi orang dewasa dan membakarnya.
“periksa kembali jangan sampai ada yang masih hidup, malam ini sekte pedang emas akan tinggal dalam sejarah” ujar seorang komandan pasukan yang lain
Satu jam kemudian delapan orang berpakaian hitam dan bertopeng datang dengan tiga orang yang menenteng tiga kepala dari pemimpin tertinggi sekte pedang emas dan meletakkannya dihadapan seorang pria berjubah ungu.
“tuan, misi kita kali ini berhasil dengan baik, sekte pedang emas berhasil kita hancurkan, saat ini seluruh anggota sekte pedang emas telah habis kita bantai” seorang pria bertopeng hitam berkata sambil berlutut dan menundukkan kepalanya
__ADS_1
“ Hahahaha, Xiao Bai malam ini seluruh orang di sektemu bernasib sama denganmu, sayang sekali kau tidak bisa menyaksikannya” teriak pria berjubah ungu dengan girang
“cepat lakukan pembersihan total, jarah seluruh harta mereka, bakar bangunan dan mayat – mayat yang tersisa, aku ingin semua menjadi abu malam ini” perintah pria itu kepada delapan orang berpakaian hitam itu.
“baik tuan ‘ jawab mereka sambil berdiri dan pergi secepat kilat. Tampaknya mereka adalah pasukan elit aliran hitam terbaik
Nyala api besar terlihat membumbung tinggi dari kejauhan, teriakan kegembiraan terdengar meriah menunjukkan ekspresi kepuasan karena mendapatkan sesuatu yang besar. Beberapa orang berjalan bolak balik dengan membawa mayat-mayat sambil terus menumpuk dan membakarnya.
Ketika malam telah berlalu cahaya matahari menyembur keluar, pembantaian yang dilakukan oleh para sekte aliran hitam pun usai dan mereka pergi meninggalkan puing puing sekte Pedang emas yang telah menjadi abu.
__ADS_1