
**
Ketika Xiao Quan kembali ke penginapan waktu telah lewat tengah malam. Penginapan telah sunyi, hanya beberapa orang penjaga yang masih tetap bangun dan sesekali berkeliling.
Xiao Quan masuk melalui pintu belakang penginapan karena akan sangat mencurigakan jika seorang anak kecil usia dua belas tahun masuk penginapan dimalam buta, bagaimanapun itu satu hal yang tidak wajar. Xiao Quan masuk kedalam dengan hati hati dan tidak bersuara serta menyembunyikan auranya dengan sebaik – baiknya. Tidak berapa lama Ia langsung mendapati sebuah meja dengan seorang pria tertidur sambil duduk di kursinya.
“penjaga ini memang tidak bisa diharapkan” batin Xiao Quan
Ia terus berjalan pelan dan penuh kewaspadaan agar keberadaannya tidak mengundang sesuatu yang tidak diinginkan. Setelah berada cukup jauh dari penjaga yang tertidur tersebut ia mempercepat langkahnya. Ia menaiki sebuah tangga yang dia duga akan langsung ke kamar penginapan dilantai dua . tapi dugaannya salah ia masuk kesebuah kamar yang penuh dengan guci - guci kecil dan besar. Tampaknya sebuah tempat penyimpanan benda berharga. Ia melihat tulisan yang ada di masing – masing guci, racun sembilan bunga, racun pelunak tulang, racun tidur. Mata Xiao Quan memeriksa dengan tajam dan ia meyakini kamar ini adalah kamar yang menyimpan berbagai jenis racun yang digunakan oleh orang – orang penginapan untuk melumpuhkan kultivator yang kebetulan sedang menginap.
__ADS_1
Merasa tidak perlu memeriksa lebih lanjut karena hanya membuang – buang waktu , Xiao Quan memutuskan untuk turun kembali kebawah dan mencari jalan ke kamarnya. Ketika hendak pergi, pengelihatannya menangkap sebuah botol kecil dengan tulisan “penawar racun tidur”, cepat – cepat Xiao Quan mengambil dan memasukkannya kedalam saku bajunya dan juga beberapa racun di botol kecil yang dia tidak sempat periksa labelnya.
biasanya seorang kultivator memiliki sebuah cincin ruang untuk membawa keperluannya dalam melaksanakan misi dari sekte. Tetapi untuk melaksanakan misi dari sekte seseorang minimal harus berumur lima belas tahun agar meminimalisir bahaya terhadap generasi yang lebih muda.
Xiao Quan kembali menuruni tangga dan mencari jalan menuju ke kamar. Setelah beberapa menit ia akhirnya menemukan tangga menuju ke kamar penginapan lantai dua. Beberapa penjaga kembali terlihat sesekali berpatroli dibeberapa tempat. Xiao Quan ketika merasakan kedatangan penjaga maka ia akan bersembunyi sehingga tidak menunjukkan sesuatu yang mencurigakan.
**
Di Keheningan malam yang sunyi, dua orang perempuan bertemu dalam satu ruangan yang cukup besar, satu memilki penampilan wanita paruh baya dengan gaun berwarna kuni dan juga seorang wanita muda berpakaian warna hijau dan wanita ini adalah wanita yang menghidangkan makanan kepada Xiao Quan dan yang lain. Tampak keduanya merupakan atasan dan bawahan.
__ADS_1
“bagaimana, apakah semua sudah dilakukan sesuai rencana” wanita paruh baya itu bertanya kepada wanita muda dengan nada suara yang datar .
“sudah nyonya, racun itu hanya akan hilang efeknya setelah tujuh hari, nyonya tidak perlu khawatir. Jawab wanita muda itu dengan mantap terhadap jawabannya
“baik, semakin banyak orang yang bisa kita persembahkan kepada Markas besar semakin banyak pula imbalan yang kita dapatkan” wanita paruh baya itu merasa puas dengan jawaban wanita muda berpakaian hijau
“awasi terus mereka, jangan biarkan ada yang mengetahui keberadaan mereka disni” perintah wanita paruh baya itu.
“baik Nyonya” jawab wanita muda itu
__ADS_1