
*mohon maaf kepada para pembaca atas keterlambatan update selama beberapa bulan hal ini dikarenakan Author memiliki kesibukan yang sangat padat beberapa bulan belakangan ini. mudah-mudahan ke depannya bisa di-update dengan lancar. terima kasih
***
malam yang gelap dan pekat dengan sedikit garis-garis cahaya melintas berkedip di pepohonan yang menjulang tinggi, udara dingin menusuk tulang menunjukkan mahakarya para dewa di bumi yang indah.
dalam hutan gelap gulita, api unggun lemah menari dengan anggun, sinar-sinar cahaya hangat tersebar di dalam malam yang tenang dan gelap.
di samping api unggun, seorang anak yang masih muda bersandar pada sebatang pohon dengan menyulut api yang ada di depannya.
termasuk hari ini sudah 7 hari sejak Xiao Quan meninggalkan sekte bulan sabit. perjalanan yang sepi telah mengikis kesegaran awal yang ada di hatinya. rasa rindu dengan samar-samar dan perlahan naik ke hati xiao Quan, "ayah ibu" dua kata keluar dari bibirnya.
__ADS_1
kilatan-kilatan kenangan muncul di benaknya tanpa bisa ditahan, gambaran-gambaran ketika ia sedang berada di sekte pedang emas bermunculan di dalam kepalanya. Xiao Quan menitikkan setitik air mata yang menetes ke tanah.
***
kira-kira 2 Li dari lokasi Xiao Quan duduk, terdapat dua orang yang sedang berlari di kegelapan malam. keduanya adalah seorang laki-laki dan seorang perempuan. laki-laki itu memakai pakaian berwarna coklat yang cukup kusam dengan beberapa noda dan tambalan yang terlihat di bajunya, dari kekuatannya ia merupakan Kultivator kondensasi Qi tingkat 4, sedangkan wanita itu memakai gaun berwarna biru dengan motif bunga-bunga di pakaiannya, wanita ini juga merupakan Kultivator tingkat keenam. tampak dari cara mereka berlari melesat maju ke depan dengan tergopoh-gopoh, sepertinya mereka sedang menghindari kejaran sekelompok orang.
"ayo, berlari lebih kencang orang-orang itu berada di belakang kita"ungkap wanita dengan memakai gaun berwarna biru.
sementara di belakang laki-laki dan wanita itu 6 orang juga sedang berlari mengejar keduanya. 4 diantara 6 orang ini merupakan Kultivator tingkat keenam dan dua diantaranya adalah kultivator tingkat ketujuh.
bagaimanapun keduanya berlari namun untuk bersembunyi dari pengajaran keenam orang ini merupakan hal yang mustahil dilakukan karena tingkat kultivasi keenam orang ini lebih tinggi membuat laki-laki dan wanita itu merasa kesulitan untuk membuat jarak
__ADS_1
semakin lama jarak diantara mereka semakin mengecil, keenam orang itu berpencar untuk mengepung laki-laki dan wanita itu.
dengan kecepatan dua orang kultivator kondensasi Ki tingkat ketujuh yang langsung melesat ke depan membuat laki-laki dan wanita itu berhenti dan keadaan mereka sekarang terkepung.
seorang pria dari keenam orang tersebut maju dan berkata kepada wanita berpakaian biru,"nona ikutlah dengan kami kembali ke mansion, tuan besar sedang menunggu nona"
"jika nona menolak kami telah diberikan kewenangan untuk memaksa nona ikut bersama kami" tambah orang lainnya
wanita itu melihat keenamnya dan menggelengkan kepalanya menunjukkan ketidaksetujuan dengan permintaan keenam orang tersebut. sementara pria yang ada di sampingnya mengambil kuda-kuda menyerang, terlihat kedua tangannya mengepal menunjukkan perlawanan terhadap keenam orang itu.
merasa tak diberikan respon yang baik, keenam orang itu lantas maju menyerang laki-laki dan wanita itu, dengan kemampuan mereka berenam bisa dikatakan sangat mudah bagi mereka untuk meringkus keduanya. salah satu dari motivator tingkat ketujuh langsung memukul pria yang ada di samping wanita berbaju biru. mendapatkan pukulan di punggungnya dengan cepat membuat pria itu terjungkal ke depan. perbedaan kultivasi di antara keduanya terpaut tiga tingkat sehingga menyebabkan pria itu terluka parah, sementara wanita itu adik ikat oleh Kultivator yang lain.
__ADS_1
tanpa memperdulikan pria yang sedang terluka parah itu keenamnya langsung membawa wanita berpakaian biru itu ke arah tempat mereka datang.