
Seorang anak usia dua belas tahun terbangun setelah pingsan selama beberapa jam, sekujur tubuhnya penuh dengan luka bahkan ada yang masih menganga dan berdarah, dengan susah payah ia mencoba menggerakkan tubuhnya untuk duduk.
Anak itu adalah Xiao Quan, satu- satunya orang yang masih hidup di lembah pelangi usai pembantaian oleh aliran hitam. Xiao Quan berusia dua belas tahun dan merupakan salah satu murid paling berbakat di sekte pedang emas. Xiao Quan Bisa selamat dari tragedi berdarah karena salah satu pendekar dari aliran hitam melemparkan tubuh Xiao Quan yang bersimbah darah kearah rerumputan yang cukup tinggi , melihat tidak ada gerakan setelah tubuh Xiao Quan menyentuh tanah para pendekar aliran hitam merasa bahwa Xiao Quan telah mati, padahal kondisinya saat itu hanya pingsan.
Xiao Quan bangkit berdiri dan berjalan dengan tertatih – tatih keluar dari rerumputan yang tinggi. Di Kejauhan ia menyaksikan abu dari sekte pedang emas sesekali berterbangan ditiup angin sepoi – sepoi.
“apa yang telah terjadi ? “ batin Xiao Quan menyaksikan sebuah pemandangan yang berbeda dihadapannya dari kondisi sekte pedang emas. Lembah pelangi yang dulunya indah berubah menjadi puing puing .
Xiao Quan terus berjalan dengan sesekali terjatuh semakin mendekat ke puing – puing, kebanyakan dari jasad yang ada telah berubah menjadi abu sedangkan sebagian kecil masih tersisa potongan –potongan tubuh.
Menyaksikan begitu mengerikannya pemandangan yang ada dihadapannya, Xiao Quan langsung terjatuh ketanah dan pingsan kembali.
***
__ADS_1
“adik kecil bangunlah” suara seorang pria terdengar ditelinga Xiao Quan
Ia pun membuka matanya dengan berat dan terlihatlah olehnya seorang pria berusia kira –kira dua puluh lima tahunan. Perawakannya yang tinggi dan tampangnya terlihat seperti bangsawan.
“ Kami dari sekte bulan sabit datang membantu” Ujar pria muda itu
Sekte bulan sabit adalah sebuah sekte kecil aliran putih yang terdekat dengan sekte Pedang emas, jarak keduanya bisa ditempuh dengan waktu tujuh hari perjalanan, sekte bulan sabit berada di barisan pegunungan leiyun dengan jumlah murid hanya seribu orang.
Seorang pria lain datang dan memberikan sebutir pil serta meminta Xiao Quan untuk menelannya. Kemudian pria itu menyalurkan Qi ke tubuh Xiao Quan untuk mempercepat pencernaan obat.
Beberapa menit kemudian Xiao Quan merasa tubuhnya lebih baik dan lebih segar, rasa sakit yang dirasakannya mulai berkurang sedikit demi sedikit.
“istirahat saja disini, kami akan memeriksa keadaan sekitar” ucap pria itu kepada Xiao Quan
__ADS_1
Pria itu bangkit dari tempat duduknya dan berjalan memeriksa sisa – sisa bangunan yang ada hingga tidak terlihat lagi
***
satu jam kemudian kedua pria itu kembali ketempat Xiao Quan beristirahat.
“adik kecil, aku adalah Luo Shin dan ini adalah Long Ming” pria muda yang membawa Xiao Quan itu memperkenalkan dirinya dan temannya
“kami dari sekte bulan sabit sebenarnya hanya lewat daerah ini, tapi kami melihat ada beberapa kelompok aliran hitam yang keluar dari lembah pelangi sehingga kami merasa perlu untuk menyelidikinya, ternyata sekte pedang emas telah hancur dan tidak yang tersisa , seluruh orang disini terbunuh,” tutur Luo Shin
“ sebaiknya kau ikut kami ke sekte bulan sabit, jika nanti ada anggota sekte pedang emas yang selamat, ia pasti akan mengunjungi sekte yang paling terdekat dengan sekte pedang emas” Long Ming menyambung perkataan Luo Shin
Xiao Quan Berfikir sejenak
__ADS_1