WAY OF ETERNITY

WAY OF ETERNITY
Ch 47. Penyerangan II


__ADS_3

**


“tidak bisa” ekspresi berang terlihat pada wajah ketua sekte


“hal ini telah kita sepakati  bahwa Aula Misi yang bertanggung jawab untuk mengkoordinir seluruh tugas ini,” ketua sekte menekankan kembali kesepakatan dalam musyawarah penatua kemarin.


Seorang penjaga masuk menghadap ketua, “salam hormat ketua, ada seorang dari menara pengintai ingin melaporkan sesuatu yang sangat penting.”


“biarkan dia masuk”


Beberapa saat kemudian seorang pria masuk dengan nafas yang tersengal – sengal, “lapor ketua, kami melihat ada pasukan besar datang dari empat penjuru jumlah mereka belum bisa kami pastikan namun perkiraan kami jumlah mereka lebih dari seribu orang”


Ketua sekte terperanjat mendengar laporan pengintai, ia tidak menyangka ada serangan mendadak dengan skala besar menurut ukuran sekte bulan sabit.


“cepat kembali ke menara pengintai dan laporkan perkembangan selanjutnya” ketua sekte  berujar


‘penjaga, sampaikan kepada seluruh penatua utama untuk menyiapkan seluruh orang di masing – masing aula dan mengirimkannya untuk membantu penjaga di empat penjuru, katakan juga kepada mereka untuk menemuiku Di Aula Utama” ketua sekte memberikan perintah sembari meninggalkan kediamannya diiringi dengan Liu kang yang berjalan dibelakangnya.

__ADS_1


“ketua sekte pergi menuju ke Aula Utama sedangkan Penatua Liu kang kembali ke Aula  penegakan.


***


Organisasi daun emas yang pimpin Lin Xiong mulai terlihat dari kejauhan, pergerakan mereka cukup cepat untuk sebuah pasukan. Lin Xiong telah melakukan pembagian tugas untuk mengepung sekte bulan sabit dari empat penjuru.


Strategi yang dilakukan oleh Lin Xiong adalah dengan menutup pintu - pintu utama sekte sehingga mencegah ada orang yang melarikan diri .


“Rapatkan barisan dan jangan biarkan seorangpun diantara mereka lolos” Lin Xiong memberi semangat kepada anak buahnya dari atas kudanya yang gagah berwarna hitam.


Semangat pasukan langsung melejit, nafas mereka yang mendengus berapi – api menunjukkan mereka siap menghadapi musuh walaupun dengan akhir kematian.


Para penjaga di sekitar gerbang mulai bersiap menyambut serangan besar. Beberapa puluh kuda mulai terlihat melaju kencang, dibelakang mereka ratusan orang datang dengan berlari, derap langkah musuh membuat para penjaga menjadi gentar.


Pertempuran mulai terjadi digerbang utama, dalam sekejap mata puluhan penjaga telah terbunuh karena perbedaan jumlah yang tidak seimbang.


“para pemanah bersiap” seratus orang dibarisan paling belakang menarik busur mereka. Masing masing telah melumuri mata panah mereka dengan racun yang mematikan.

__ADS_1


“lepaskan” teriak Lin Xiong


Seketika seratus anak panah melesat menuju para penjaga gerbang yang tersisa.walaupun sekte telah memperkuat gerbang utama dengan menambah penjaga namun dengan banyaknya penyerang yang datang disertai dengan tembakan anak panah yang bertubi – tubi membuat para penjaga ini kewalahan.


Berkali – kali anak panah dilepaskan kearah sekte, beberapa kultivator yang memiliki tingkatan Kultivasi yang cukup tinggi mampu menghindari dan menangkis anak panah yang dilepaskan, tetapi bagi mereka yang tingkat kultivasinya rendah hanya bisa menghindar beberapa kali sebelum terkena panah beracun.


Pasukan Lin xiong merangsak masuk kedalam sekte, pertempuran brutal mulai tak terelakkan, pasukan dari masing masing Aula mulai bertempur, para penatua utama bersama ketua sekte berada di aula Utama mencoba membaca peta pertempuran.


Dari segi kekuatan sebenarnya pasukan sekte Bulan Sabit lebih unggul, namun Lin Xiong dan pasukannya menggunakan cara – cara licik seperti menaburkan racun sehingga korban yang jatuh lebih banyak dari pasukan sekte bulan sabit. Di Empat penjuru sekte pertempuran terlihat semakin memanas


Lin Xiong dengan pedangnya yang panjang maju ke depan menebas ke kiri dan ke kanan membuat banyak kultivator ranah kondensasi Qi menemui ajalnya. Aura yang keluar dari pedangnya menunjukkan kalau pedang itu adalah sebuah pusaka raja.


Pusaka di dunia kultivator berbagai macam ragam bentuknya hanya saja kualitasnya akan berbeda – beda antara satu tingkat dengan tingkat yang lain, ada beberapa tingkatan senjata yang ada yaitu senjata biasa, pusaka raja, pusaka bumi, pusaka langit dan pusaka dewa.


Harga dari setiap senjata tergantung tingkatannya bahkan untuk pusaka langit, tidak akan ditemukan orang yang menjualnya karena hanya kultivator tingkat tinggi yang mampu menggunakannya, hal ini disebabkan roh yang ada didalam pusaka tersebut memerlukan Qi yang besar untuk mengaktifkan kemampuan senjata itu. Bahkan pusaka dewa  hanya orang – orang yang berjodoh dengannya yang sanggup menaklukkan dan menggunakannya, jika tidak berjodoh, orang yang menggunakannya bisa saja terbunuh oleh senjata itu saat memaksakan diri untuk menggunakannya.


Keadaan sekte semakin kacau balau, perang mulai tidak bisa dikendalikan oleh sekte bulan sabit.

__ADS_1


‘ketua, sepertinya kita harus turun kelapangan  untuk membantu pasukan kita, mereka menggunakan racun untuk melemahkan kita, mengapa kita tidak melakukan hal yang sama kepada mereka” Luo Shin


Penatua Ning Wang menatap Luo Shin, “ benar ketua, saya juga setuju dengan wakil ketua Luo, kami dari aula pengobatan memiliki beberapa jenis racun yang biasa kami gunakan sebagai bahan eksperimen membuat obat, dengan hal ini paling tidak keadaan bisa akan kita balikkan” penatua ning wang menimpali


__ADS_2